Kota Cimahi Tak Lagi Masuk 10 Besar Daerah ODGJ Terbanyak di Jabar

- Editor

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Kota Cimahi tidak lagi tercatat sebagai salah satu dari 10 daerah dengan jumlah Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terbanyak di Jawa Barat. Hal ini menjadi hasil verifikasi ulang yang dilakukan Dinas Kesehatan setempat guna meluruskan data sebelumnya yang sempat dirilis.

Dalam catatan lama tahun 2025, Jabarstats menyebut Cimahi berada di urutan kedua dengan angka mencapai 3.930 orang. Namun setelah dicek melalui Sistem Informasi Kesehatan Jiwa (Simkeswa), data resmi menunjukkan jumlah sesungguhnya jauh lebih rendah, yaitu hanya 908 orang.

“Begitu ada data yang beredar, kami langsung mencocokkannya dengan catatan kami. Hasilnya, jumlah ODGJ berat yang terdata jelas hanya 908 orang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, Rabu (24/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka tersebut disusun secara ketat berdasarkan sistem by name by address, mencakup hanya penderita yang memiliki identitas dan alamat jelas. Tidak termasuk warga yang berkeliaran di jalan tanpa data pasti. Seluruhnya dipantau dan mendapatkan layanan sesuai Standar Pelayanan Minimal melalui 13 puskesmas di wilayah ini.

Dengan data terbaru ini, posisi daerah dengan kasus terbanyak kini diduduki Kabupaten Bogor (7.321 orang), disusul Kabupaten Sukabumi (3.930 orang), dan Kota Bandung (3.571 orang).

“Jadi, belum termasuk mereka yang terlihat di jalanan tanpa data diri dan alamat pasti. Seluruh 908 orang ini sudah tercatat dan dipantau pelayanannya melalui 13 unit Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Cimahi,” tegasnya.

Semua pasien dalam daftar tersebut dikategorikan sebagai ODGJ berat. Mereka menerima penanganan medis sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang berlaku, agar kondisi kesehatannya dapat terus diawasi dan ditangani secara berkala. (eri)

Baca Juga  Jam Kerja ASN di Pemkot Cimahi Berkurang 60 Menit Selama Ramadhan

Berita Terkait

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat
Bupati Garut Bahas Penanganan Kebakaran dan Penataan TPA Pasir Bajing Bersama Warga
Viral Video Kericuhan KOD Cup U-23, Adanya Kabar Korban Meninggal Dipastikan Tidak Benar
Libatkan Sejumlah Instansi,  Pemkab Bartim Ekspose Review Jakstrada Air Minum
ChiMa 2026 Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Bagi Masyarakat
Bupati M. Yamin: Jangan Sampai RDTR Hanya Baik di Atas Kertas
Baru 12 dari 147 Dokumen Terunggah, Sekda Bartim Minta OPD Percepat MCSP-R
Ditargetkan Rampung Desember ini, Proyek Flyover Pusdikpom Cimahi Kembali Digarap

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Bupati Garut Bahas Penanganan Kebakaran dan Penataan TPA Pasir Bajing Bersama Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Viral Video Kericuhan KOD Cup U-23, Adanya Kabar Korban Meninggal Dipastikan Tidak Benar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:41 WIB

ChiMa 2026 Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Bagi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Bupati M. Yamin: Jangan Sampai RDTR Hanya Baik di Atas Kertas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Baru 12 dari 147 Dokumen Terunggah, Sekda Bartim Minta OPD Percepat MCSP-R

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Ditargetkan Rampung Desember ini, Proyek Flyover Pusdikpom Cimahi Kembali Digarap

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Bupati Garut Pastikan Pelayanan Isbat Nikah Beri Kepastian Hukum bagi Keluarga

Berita Terbaru

Kadis DPMD, Dudi Supriadi, bersama Camat Batujajar Andi M Khitmat dan pejabat lainnya dalam acara pelantikan anggota BPD periode 2026-2034 di Aula Kantor Koperasi Desa Merah Putih, Desa Batujajar Timur, pada Rabu (15/10/2026

Daerah

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:55 WIB