Wagub Erwan: Cinta Rupiah adalah Cinta Tanah Air

- Editor

Rabu, 26 November 2025 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG BAGUS— Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan memberikan apresiasi terhadap acara Bincang Rupiah dan Pahlawan (Rupawan) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Jabar di Convention Hall Telkom University, Kota Bandung. Acara ini berlangsung pada Jumat 7 November 2025.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Sebuah langkah bijak dari BI untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme melalui makna yang terdapat dalam uang kertas rupiah sebagai lambang kedaulatan negara,” ujar Erwan.

Menurut Erwan, rupiah bukan hanya sebagai alat tukar. Setiap lembar uang rupiah menyimpan kisah perjuangan, nilai kebangsaan, dan rasa percaya diri bangsa. Wajah para pahlawan yang terlihat di dalamnya menggambarkan semangat, pengorbanan, serta cinta tanah air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun, pada masa globalisasi dan digitalisasi saat ini, semangat perjuangan para pahlawan sering kali berkurang. Generasi muda akrab dengan uang elektronik, tetapi tidak selalu memahami makna filosofis rupiah sebagai lambang kedaulatan bangsa,” katanya.

Ia juga mengatakan, “Oleh karena itu, kegiatan seperti Rupawan sangat penting dalam melestarikan ingatan bersama bangsa bahwa kemandirian ekonomi, sebagaimana kemerdekaan politik, harus terus dipertahankan dan diperjuangkan.”

Erwan menuturkan, generasi muda yang hadir saat ini merupakan pewaris bangsa yang akan membawa Indonesia menuju masa depan berbasis ekonomi digital. Namun, dalam perkembangan teknologi yang pesat, mereka tidak boleh kehilangan jati diri serta nilai-nilai kebangsaan.

“Pastinya, menjaga rupiah berarti menjaga kepercayaan diri bangsa Indonesia di tengah arus global. Menjaga rupiah berarti turut memastikan bahwa perekonomian nasional berkembang dari hasil karya anak bangsa, bukan diatur oleh kepentingan asing,” tegasnya.

Erwan menekankan bahwa literasi keuangan dan nasionalisme ekonomi adalah dua aspek yang perlu berkembang bersamaan. Hal ini bertujuan agar Indonesia tidak hanya berkembang, tetapi juga memiliki kemandirian dalam bidang ekonomi.

Baca Juga  Festival Otomotif Sleman, Daihatsu Undang Komunitas Berkumpul

“Ayo jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk merenung dan mendapatkan semangat. Ketika kita membicarakan pahlawan, jangan hanya membayangkan mereka yang berjuang di masa lalu. Pahlawan saat ini adalah mereka yang bertindak nyata demi bangsa—guru yang mengajar dengan tekun, petani yang menanam dengan tulus, pelaku UMKM yang kreatif, serta pemuda yang memanfaatkan teknologi untuk memberikan manfaat,” katanya.

Erwan juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi “Rupawan”, yaitu pahlawan dalam kehidupan sehari-hari yang menjaga rupiah, mengelola ekonomi dengan bijaksana, serta menyebarkan semangat cinta tanah air. “Saya berharap Bincang Rupawan 2025 tidak hanya menjadi acara formal, tetapi juga menjadi gerakan nasional baru — pergerakan untuk mencintai negara melalui ekonomi yang mandiri dan masyarakat yang berintegritas. Mari kita jaga rupiah sebagai simbol kebanggaan bangsa dan terus menyalakan semangat kepahlawanan dalam setiap langkah kehidupan,” kata Erwan.

Di sisi lain, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky Perdana Gozali mengatakan bahwa dalam era digital, ancaman terhadap kemerdekaan bangsa sering kali tidak terlihat. Oleh karena itu, generasi muda dapat menjadi pahlawan yang menjaga rupiah sebagai harga diri negara.

Wujudkan semangat pahlawan melalui Kasih, Bangga, dan Pemahaman terhadap Rupiah. Kasih berarti merawat uang kertas, mengenal ciri-ciri aslinya, serta menghargainya. Bangga berarti memakai rupiah, mempromosikan karya-karya Indonesia, dan percaya pada kemampuan bangsa,” katanya.

Ia juga mengatakan, “Meskipun Paham berarti memahami peran rupiah dalam perekonomian, menggunakan secara bijak, bertransaksi dengan aman, serta menyadari bahwa kestabilan rupiah merupakan kestabilan masa depan kita.”

Untuk memperluas pemahaman tentang Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, Bank Indonesia Jawa Barat telah menyelenggarakan 116 kegiatan pendidikan dengan jumlah peserta lebih dari 13 ribu orang. Selain itu, BI Jabar juga memastikan ketersediaan uang yang layak beredar hingga ke daerah terpencil.

Baca Juga  Akhir Tahun: Panduan Cek dan Cairin Bansos PKH, BPNT, & BLT Kesra November 2025

“Jika dahulu para pahlawan berjuang dengan memegang senjata, kini kita berjuang melalui kecerdasan, integritas, inovasi, serta kemampuan menjaga identitas dan harga diri bangsa, baik di dunia nyata maupun dunia maya,” ujar Ricky.

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Bupati Garut Bahas Penanganan Kebakaran dan Penataan TPA Pasir Bajing Bersama Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Viral Video Kericuhan KOD Cup U-23, Adanya Kabar Korban Meninggal Dipastikan Tidak Benar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:41 WIB

ChiMa 2026 Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Bagi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Bupati M. Yamin: Jangan Sampai RDTR Hanya Baik di Atas Kertas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Baru 12 dari 147 Dokumen Terunggah, Sekda Bartim Minta OPD Percepat MCSP-R

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Ditargetkan Rampung Desember ini, Proyek Flyover Pusdikpom Cimahi Kembali Digarap

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Bupati Garut Pastikan Pelayanan Isbat Nikah Beri Kepastian Hukum bagi Keluarga

Berita Terbaru

Kadis DPMD, Dudi Supriadi, bersama Camat Batujajar Andi M Khitmat dan pejabat lainnya dalam acara pelantikan anggota BPD periode 2026-2034 di Aula Kantor Koperasi Desa Merah Putih, Desa Batujajar Timur, pada Rabu (15/10/2026

Daerah

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:55 WIB