Bandung Barat, tujuhmenit.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi terus berinovasi meningkatkan kualitas pelayanan publik. Lewat program unggulan “Polantas Menyapa” yang digelar di Kantor Bersama Samsat Cimareme, kepolisian menghadirkan layanan cepat, tepat, profesional serta mengedepankan pendekatan humanis bagi seluruh masyarakat.
Program ini menjadi langkah nyata kepolisian untuk memutus mata rantai praktik percaloan sekaligus menutup celah segala bentuk pungutan liar dalam pengurusan administrasi kendaraan bermotor.
Di lapangan, personel diterjunkan langsung berbaur dengan warga. Petugas aktif menyapa, membimbing alur prosedur, hingga memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan resmi dan tanpa ada biaya tambahan di luar aturan yang berlaku.
Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Arviandre Maliki, menjelaskan kegiatan ini adalah implementasi semangat Polri Presisi, guna menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Program ini bukti nyata komitmen kami. Layanan harus akuntabel, transparan, dan utamakan kepuasan masyarakat,” tegas AKP Arviandre saat ditemui di lokasi kegiatan, Rabu (13/5/2026).
Lebih lanjut ia menyampaikan, seluruh petugas wajib memberikan sosialisasi lengkap soal Standar Operasional Prosedur (SOP). Mulai dari rincian biaya resmi, cara hitung pajak, hingga masa berlaku STNK dijelaskan secara rinci. Tujuannya agar warga paham dan tidak mudah dibohongi oleh oknum calo.
“Prinsip kami satu: Zero Pungli. Samsat, harus bersih dan berintegritas. Kami ingin ubah pandangan masyarakat, bahwa Polri bukan hanya penegak hukum, tapi mitra pelayanan yang bekerja dengan hati,” tambahnya.
Lewat pendekatan yang ramah dan empatik ini, Satlantas Polres Cimahi berharap kepercayaan publik semakin meningkat. “Polantas Menyapa” diharapkan menjadi tonggak baru, mewujudkan sistem pelayanan lalu lintas yang modern, mudah diakses, dan bebas dari praktik liar. (eri)






