Pernyataan Sikap FWK, Ketika Prabowo Samakan Wartawan dengan Londo Ireng

- Editor

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hendry CH Bangun Pendiri Forum Wartawan Kebangsaan (FWK). Foto/Ist.tujuhmenit.com

Hendry CH Bangun Pendiri Forum Wartawan Kebangsaan (FWK). Foto/Ist.tujuhmenit.com


JAKARTA, tujuhmenit.com,- Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menyesalkan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyamakan wartawan dengan Londo Ireng, saat memberi sambutan dalam acara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis (23/7).


Secara historis Londo Ireng adalah julukan pribumi Indonesia yang bekerja untuk kepentingan pemerintah kolonial Belanda untuk membunuh, memerangi, memusuhi, dan menekan warga bangsanya sendiri demi kepentingan pribadi, golongan, maupun alasan ekonomis, politis.

Julukan itu sangat tidak pantas, bahkan menghina, karena dalam sejarahnya wartawan Indonesia berperan aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan mempertahankannya ketika republik yang baru berdiri berusaha untuk dijajah kembali. Melalui pemberitaan untuk mendukung dan menyiarkan eksistensi Indonesia ke dunia internasional, bahkan ikut mengangkat senjata, nasionalisme wartawan tidak perlu dipertanyakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946 untuk menghimpun diri dan memperkuat dukungan pers bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah wujud patriotisme yang melekat dalam diri wartawan. Bukan penghianat, bukan Londo Ireng.

Pers yang bersikap kritis adalah sesuai tugas dan fungsi yang ditetapkan dalam Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 dan menjadi kesepakatan bersama. Pers haruslah tetap melakukan kontrol sosial terhadap penyelenggara agar mereka bertugas sesuai peraturan dan perundang-undangan, demi Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, sesuai cita-cita para pendiri bangsa.

FWK mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengoreksi ucapannya yang menyakiti hati wartawan dan media, untuk menjaga kondusifitas bangsa. Seluruh anak bangsa seharusnya diajak dan diikut-sertakan, diajak perpartisipasi dengan peran masing-masing untuk membangun Indonesia menjadi negara dan bangsa yang besar. Bukan dikecilkan atau dipinggirkan dengan alasan apapun.

Jakarta, 24 Juli 2026
Hendry CH Bangun (Pendiri FWK)
Raja Parlindungan Pane (Kordinator Nasional FWK)
Budi Nugraha (Sekretaris FWK)

Baca Juga  Banjir dan Longsor Terjang Sumatra, 174 Tewas dan 12.546 KK Mengungsi

Berita Terkait

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia
FWK Minta Presiden Prabowo Jadikan Pergantian Menteri Momentum Memperbaiki Ekonomi Rakyat
Ini Kata Ekonom Tentang Pencopotan Menkeu Purbaya
Hasil Survei SMRC Elektabilitas KDM Meroket Kalahkan Prabowo, Gubernur Rasa Presiden!!!
Guntur Romli: Desil Tidak Lagi Berfungsi Sebagai Alat Pemetaan Kesejahteraan, Melainkan Alat Penjagalan
Sangat Dipaksakan, Guntur Romli Kritik Pedas Buku Islam Ala Prabowo
Ahmad Khozinudin: Gawat! UU Perampasan Aset Diekstensifikasi Menyasar Ke Semua Orang
Syukur Mandar: Ada Penjajah Yang Lebih Berbahaya dari Penjajah Yang Telah Diusir

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Meliput Erupsi Anak Gunung Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak

Minggu, 6 September 2026 - 05:46 WIB

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 21:29 WIB

Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 07:46 WIB

Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:13 WIB

Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994

Berita Terbaru

Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008, Danny Setiawan, meninggal dunia pada Sabtu (19/9/2026).

Nasional

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:07 WIB

Purbaya dicopot jabatannya sebagai Menteri Keuangan, digantikan Suahasil Nazara, Senin (14/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Ini Kata Ekonom Tentang Pencopotan Menkeu Purbaya

Senin, 14 Sep 2026 - 22:59 WIB