BANDUNG BARAT, tujuhmenit.com- SDN Sukasari, Desa Galangang, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, mendapatkan bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI pada tahun anggaran 2026. Anggaran yang dikucurkan untuk SD tersebut sebesar Rp1,27 miliar.
“Alhamdulillah SD Sukasari mendapatkan revitalisasi Rp 1,27 miliar yang digunakan untuk membangun 6 ruang kelas, ruang guru, satu ruang kepala sekolah, dan Lab, jadi semuanya ada 10 menu pembangunan fisik,” kata Ketua Komite, Agus Sofyan, Selasa (20/10/2026).
Masih kata Agus yang saat itu bersama Kepsek SDN Sukasari, Oom Saodah, menegaskan bahwa pihaknya sebagai komite sekolah akan memanfaatkan semaksimal mungkin agar proses kegiatan belajar mengajar bisa berjalan dengan aman dan nyaman.
“Kita berharap agar proses KBM di sini dapat berjalan dengan aman dan nyaman, Saya ucapkan terimakasih kepada pemerintahan terutama Bapak Presiden dan juga Bapak Bupati yang mendukung program ini,” katanya.
“Atas nama masyarakat khususnya orangtua siswa, dan guru-guru mengucapkan terimakasih. Insya Allah kami sebagai komite, akan memanfaatkan semaksimal mungkin agar bantuan tersebut benar-benar bisa bermanfaat,” katanya.
Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan juga Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Atas support dari para pemimpin ini lah kegiatan revitalisasi SDN Sukasirna dapat berlangsung dengan lancar.
Agus juga menegaskan dalam pembangunan tersebut dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang terdiri dari Kepala Satuan Pendidikan (sebagai Penanggung Jawab), komite sekolah, dan unsur masyarakat.
Pelaksanaan pembangunan tersebut memanfaatkan para pekerja dari daerah setempat, terutama bagi mereka yang tidak memiliki bekerja. Hal ini dilakukan untuk memberikan peluang kerja pada masyarakat setempat.
“Pekerja dari warga sekitar. Dan Pekerjaan di akhir November diharapkan selesai 85%. Alhamdulillah tidak ada kendala baik dari pekerja maupun barang-barang matrial,” katanya.
Agus berharap semoga proses revitalisasi dalam upaya meningkatkan kualitas prasarana, memperbaiki kondisi bangunan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Bangunan sekolah dapat berdiri kokoh tanpa ada kekhawatiran roboh. (K12)***






