Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: FWK Ingatkan Agar Pemerintah Peka Terhadap Keresahan Masyarakat

- Editor

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arah masa depan Indonesia menjadi pembahasan FWK di tengah berbagai persoalan, Rabu (12/08/2026). Foto: Ist.

Arah masa depan Indonesia menjadi pembahasan FWK di tengah berbagai persoalan, Rabu (12/08/2026). Foto: Ist.


JAKARTA, tujuhmenit.com,- Diskusi kebangsaan yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menyoroti arah masa depan Indonesia di tengah berbagai persoalan krusial dan kegelisahan publik.


Dalam forum tersebut, para narasumber sepakat bahwa refleksi kritis terhadap perjalanan bangsa menjadi hal yang mendesak untuk segera dilakukan.

A.R Loebis dalam pandangannya menyatakan bahwa momentum saat ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk kembali mendalami pemikiran para pendiri bangsa sekaligus menggelorakan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa FWK hadir bukan untuk membahas figur atau individu tertentu, melainkan murni membicarakan arah serta masa depan bangsa Indonesia.

Kendati demikian, nada tajam dan kritis turut disampaikan oleh mantan Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch Bangun. Ia menyoroti kinerja lingkaran terdekat Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya minim pengalaman dalam bernegara.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat para pembantu presiden cenderung bekerja hanya untuk menyenangkan atasan tanpa orientasi kenegaraan yang matang.

Situasi ini dinilai sangat berbahaya karena berpotensi memicu apatisme di tengah masyarakat akibat pengelola negara yang dianggap kurang kompeten.

Diskusi ini juga merefleksikan kegelisahan masyarakat luas yang merasa bahwa di usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81, kemerdekaan yang dicita-citakan belum sepenuhnya dirasakan oleh rakyat.

Muncul pandangan kritis bahwa institusi negaranya memang sudah merdeka, namun kemerdekaan yang hakiki bagi kesejahteraan rakyat masih menyisakan pekerjaan rumah yang besar.

Diskusi ini merupakan Refleksi Kemerdekaan HUT RI ke 81, terkait masa depan Indonesia melihat kondisi kebangsaan yang ada saat ini.

Pada peserta diskusi menyoroti berbagai masalah terkait dengan program pemerintah, seperti MBG dan KDMP, situasi pelaksanaan hukum yang cenderung tumpul ke atas tajam ke bawah, dan hidup masyarakat yang semakin sulit karena banyak PHK, pengangguran besar, pendapatan turun, dan harga bahan pokok yang cenderung naik.

Baca Juga  Tersangka Ijazah Palsu Jokowi, Rismon Dukung 7 Tersangka Lain, Akan Diajukan Praperadilan

Hadir dalam diskusi Pemred VOI Iqbal Irsyad, mantan Sekretaris Redaksi Kompas, M Nasir, wartawan senior Budi Nugraha, Tatang Suherman, Sigit Setiono, Herwan Pebriansyah, Rudi Sitompul, Elwan Charisma, Fajar Ridwan Rahmat, Junie Rakhmat, Mukhsin dan lainnya.***

Berita Terkait

Ahmad Khozinudin: Gawat! UU Perampasan Aset Diekstensifikasi Menyasar Ke Semua Orang
Syukur Mandar: Ada Penjajah Yang Lebih Berbahaya dari Penjajah Yang Telah Diusir
FWK: Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif
FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh
Cacat Kelola Tingkat Dewa! Sebagian Besar Pemda Tidak Bisa Bayar Gaji ASN?
Diskusi FWK: Kesantunan Berbahasa Diperlukan dalam Berbangsa dan Bernegara
Kabinet Bayangan: Indonesia Darurat Korupsi Secara Struktural dan Sistemik
Karumga Mantan Jampidsus Kejagung Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Syukur Mandar: Ada Penjajah Yang Lebih Berbahaya dari Penjajah Yang Telah Diusir

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:21 WIB

FWK: Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:23 WIB

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: FWK Ingatkan Agar Pemerintah Peka Terhadap Keresahan Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Cacat Kelola Tingkat Dewa! Sebagian Besar Pemda Tidak Bisa Bayar Gaji ASN?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Diskusi FWK: Kesantunan Berbahasa Diperlukan dalam Berbangsa dan Bernegara

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:17 WIB

Kabinet Bayangan: Indonesia Darurat Korupsi Secara Struktural dan Sistemik

Senin, 27 Juli 2026 - 09:10 WIB

Karumga Mantan Jampidsus Kejagung Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa

Berita Terbaru

Hampir 2.000 orang diduga keracunan setelah menyantap menu MBG sejak Selasa (01/9/2026) hingga Kamis (03/9/2026). Foto: Ilustrasi

Peristiwa

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Minggu, 6 Sep 2026 - 05:46 WIB