Bahaya Menyimpan Helm di Bawah Sinar Matahari

- Editor

Rabu, 26 November 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak pengendara sepeda motor sering kali meletakkan helm di atas jok atau spion saat memarkir kendaraan di bawah sinar matahari. Tindakan ini dianggap mudah dan tidak merepotkan karena tidak perlu membawa helm masuk ke dalam ruangan. Namun, di balik kenyamanannya, terdapat risiko yang jarang diketahui. Helm yang terkena panas matahari secara terus-menerus dapat mengalami kerusakan, baik secara fisik maupun fungsional. Dalam jangka waktu yang lama, hal ini bisa mengurangi kemampuan helm untuk melindungi kepala ketika terjadi tabrakan.

Helm bukan sekadar pelindung kepala biasa, tetapi alat keselamatan dengan struktur yang rumit. Di dalamnya terdapat lapisan busa pelindung, bahan perekat, serta visor yang dirancang untuk berfungsi optimal pada suhu normal. Jika dibiarkan terkena sinar matahari langsung, khususnya dalam jangka waktu yang lama, suhu di permukaan helm dapat mencapai lebih dari 60 derajat Celcius. Suhu tinggi ini bisa mengurangi kualitas bahan helm, membuatnya menjadi lebih rapuh dan kurang aman digunakan.

1. Lapisan busa dan lem di dalam helm dapat mengalami kerusakan

Bagian dalam helm terdiri dari bantalan pelindung (EPS foam) yang berfungsi menyerap benturan. Bahan ini sangat rentan terhadap panas. Jika helm dibiarkan terlalu lama terkena sinar matahari, struktur busa bisa mengembang atau menjadi keras secara tidak merata. Akibatnya, kemampuan busa dalam menyerap benturan berkurang signifikan. Pada kecelakaan, helm yang telah rusak akibat panas mungkin tidak lagi dapat melindungi kepala dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, panas juga bisa mengurangi daya lekat yang menghubungkan bagian-bagian helm, seperti lapisan busa dan kain pelapis. Jika lem mulai kering atau mencair, bagian dalam helm dapat terlepas atau bergeser dari posisinya. Kondisi ini menyebabkan helm terasa lebih longgar dan tidak nyaman saat dipakai. Bahkan, dalam beberapa kasus, kain pelapis bagian dalam bisa mengelupas lebih cepat dari usia normalnya.

Baca Juga  Toyota Menggemparkan Industri Otomotif: RaBit dan Bioetanol Selulosa Jadi Kunci Menuju Nol Emisi!

2. Pelindung mata dan cat helm cepat memudar atau retak

Sinar matahari tidak hanya merusak bagian dalam helm, tetapi juga mempercepat kerusakan pada lapisan luar. Paparan sinar ultraviolet (UV) dalam jangka panjang dapat menyebabkan cat helm mengelupas, berubah warna menjadi kuning, atau retak halus. Untuk helm dengan warna gelap, dampak panas lebih besar karena warna gelap menyerap lebih banyak cahaya matahari. Akibatnya, permukaan helm bisa terasa sangat panas saat disentuh dan merusak lapisan pelindung cat.

Visor atau kaca helm juga bisa mengalami gangguan. Bahan visor yang biasanya terbuat dari plastik polikarbonat dapat melengkung atau berubah bentuk jika terus-menerus terpapar suhu tinggi. Keadaan ini dapat menyebabkan visor sulit dibuka-tutup secara lancar, atau bahkan menyebabkan distorsi penglihatan saat berkendara. Jika sudah demikian, pengemudi mungkin tidak menyadari perubahan kecil tersebut, padahal bisa menimbulkan risiko besar saat berkendara dengan kecepatan tinggi. Visor atau kaca helm juga bisa terganggu. Material visor yang umumnya terbuat dari plastik polikarbonat dapat melengkung atau berubah bentuk bila terkena panas dalam jangka waktu lama. Kondisi ini dapat membuat visor sulit digunakan secara normal, atau bahkan menyebabkan gangguan pada penglihatan saat berkendara. Jika hal ini terjadi, pengemudi mungkin tidak menyadari adanya perubahan kecil, meskipun bisa berpotensi membahayakan saat berkendara pada kecepatan tinggi. Visor atau kaca helm juga bisa mengalami kerusakan. Bahan visor yang biasanya terbuat dari plastik polikarbonat dapat melengkung atau berubah bentuk jika terpapar suhu tinggi secara terus-menerus. Hal ini dapat menyebabkan visor sulit dibuka dan ditutup dengan lancar, atau bahkan menyebabkan distorsi pandangan saat berkendara. Jika kondisi ini terjadi, pengemudi mungkin tidak menyadari perubahan kecil, padahal bisa berisiko besar saat berkendara dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga  Balai Budaya Jabar Ajak 100 Pelajar Kenali Warisan Leluhur Melalui Sekolah Budaya

3. Cara menyimpan helm dengan aman saat sedang memarkir kendaraan

Untuk mencegah kerusakan akibat panas, sebaiknya hindari meletakkan helm di atas jok atau spion motor yang terkena sinar matahari langsung. Lebih baik menyimpan helm di tempat yang teduh, seperti digantung di bagian dalam kendaraan dengan penutup atau disimpan di bagasi jika memungkinkan. Jika tidak tersedia tempat teduh, gunakan kain penutup helm atau sarung helm khusus agar tidak terpapar sinar UV secara langsung.

Selain itu, sebaiknya hindari meletakkan helm di permukaan logam seperti tangki atau stang motor, karena panas dari logam dapat mempercepat kenaikan suhu di dalam helm. Setelah berkendara pada siang hari, biarkan helm terkena angin di tempat yang sejuk sebelum menyimpannya. Dengan perawatan sederhana ini, umur helm akan lebih lama, penampilannya tetap terjaga, dan yang paling penting — fungsinya sebagai pelindung kepala tetap optimal.

Helm Fullface Vs Helm Half Face: Yang Lebih Nyaman untuk Penggunaan Harian?

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 11:31 WIB

Iran Turup Selat Hormuz, Krisis Minyak Dunia Bakal Terjadi

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:50 WIB

Terima Suap, Mantan Petinggi Majelis China Divonis Seumur Hidup

Senin, 2 Februari 2026 - 22:11 WIB

IRGC Dianggap Teroris! Iran Meradang, Panggil Dubes Uni Eropa

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:16 WIB

AS Darurat Nasional, Trump Ancam Pemasok Minyak ke Kuba

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:28 WIB

Korban atau Pelaku Scam? Ribuan WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja

Senin, 26 Januari 2026 - 15:38 WIB

Perang Dunia 3 Pecah!!! Inilah Wilayah Aman, Salah Satunya Indonesia?

Senin, 10 November 2025 - 09:01 WIB

Tanggal 3 Januari 2026 Diperingati sebagai Hari Apa? Ini Daftar Hari Penting Nasional dan Internasional

Senin, 10 November 2025 - 02:15 WIB

2 Januari 2026 Jadi Hari Apa? Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

Berita Terbaru

Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal Purn. Alm. Try Surtisno.

Nasional

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia

Senin, 2 Mar 2026 - 11:18 WIB