Iran Turup Selat Hormuz, Krisis Minyak Dunia Bakal Terjadi

- Editor

Senin, 2 Maret 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilang minyak lepas pantai. Foto: Ilustrasi

Kilang minyak lepas pantai. Foto: Ilustrasi


Sebagai respons atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Parlemen Iran mendorong pemerintah untuk menutup Selat Hormuz. Rencana ini menjadi kekhawatiran menyusul kemungkinan terjadinya krisis minyak dunia.


TEHERAN, tujuhmenit.com,- Parlemen Iran dilaporkan telah mengambil langkah tegas untuk menutup Selat ini. Namun, seperti yang dilansir CNBC, Minggu (1/3/2026), keputusan akhir akan bergantung pada persetujuan dewan keamanan nasional Iran.

Jika direalisasikan, langkah ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan Iran sejak dimulainya konflik dengan Israel pada 1979. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur laut paling strategis di dunia, yang menjadi rute bagi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Republik Islam Iran saat ini berada pada posisi terdekatnya untuk mengambil tindakan penutupan Selat Hormuz. Sebelumnya, beberapa analis bersikap skeptis terhadap ancaman serupa karena secara historis Iran lebih memilih langkah-langkah terukur.

Namun, insiden yang menargetkan pimpinan tertinggi mereka baru-baru ini berpotensi mengubah pendekatan tersebut dan mendorong Teheran untuk mengambil tindakan yang lebih berdampak pada ekonomi global.

Pentingnya Strategis Selat Hormuz

Selat Hormuz hanya memiliki lebar sekitar 33 kilometer. Meski ukurannya kecil, selat ini menjadi penghubung vital antara Teluk Persia yang kaya minyak dengan seluruh dunia. Hal ini menjadikannya salah satu jalur laut tersibuk dan paling strategis di Bumi.

Sekitar 22% atau hampir seperempat pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz. Sekitar 20% perdagangan global gas alam cair (LNG) juga melewati Selat Hormuz pada 2022.

Selain minyak, Selat ini juga digunakan untuk mengangkut gas alam cair (LNG), petrokimia, dan barang-barang penting lainnya.

Keamanan dan stabilitas jalur ini sangat penting untuk memastikan perdagangan global tetap berjalan lancar. Jika Selat ini diblokir atau terganggu, konsekuensinya bisa sangat serius terhadap harga energi global, rantai pasok, dan ekonomi di seluruh dunia.

Baca Juga  Klasemen MotoGP 2025: Bagnaia Kehilangan Keunggulan, Acosta Ancam Perburuan Juara

Selat Hormuz berbatasan dengan beberapa negara, masing-masing memiliki kepentingan dan pengaruhnya sendiri di kawasan.

Di sisi barat ada Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman, sementara Iran menguasai pantai utara, dan Arab Saudi serta Bahrain berada di sisi seberangnya. Kedekatannya dengan negara-negara kuat dan sumber daya vital menjadikan Selat Hormuz sebagai pusat ketegangan geopolitik. (Umay)

Berita Terkait

Ramadhan dan Kondisi Pers Kita
Pasca Serangan Brutal, 17 Penerbangan Bandara Soetta Dibatalkan
Kematian Khamenei Jadi Isu “Perang Mental” Yang Ditebar AS dan Israel
Sebanyak 100.564 Warga, Dapat Bantuan Kepesertaan BPJS Kesehatan Pemkot Cimahi
Terima Suap, Mantan Petinggi Majelis China Divonis Seumur Hidup
IRGC Dianggap Teroris! Iran Meradang, Panggil Dubes Uni Eropa
Diduga Kuat Tak Kantongi Izin Operasional, Indomaret Baros Ganggu UMKM dan Pedagang Kecil
AS Darurat Nasional, Trump Ancam Pemasok Minyak ke Kuba

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:43 WIB

KBPP Polri Resor KBB Prioritaskan Kegiatan Yang Membantu Masyarakat

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:40 WIB

Dishub Cimahi Siagakan 104 Personel dan Pos Terpadu Pada Mudik Lebaran 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:02 WIB

Safari Ramadhan, Wali Kota Cimahi Tarawih Bersama Warga RW 17 Cigugur Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:15 WIB

Demi Lahirkan Generasi Cendekiawan, Penguatan Kapasitas Pengajar Ditekankan Wali Kota Cimahi

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:32 WIB

Melonjaknya Pendaftar Mudik Gratis 2026, Paksa Dishub Cimahi Lakukan Seleksi dan Verifikasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:13 WIB

Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:04 WIB

Lansia Tunanetra Tewas Dalam Kebakaran Rumah di Kawasan Padat Penduduk Kota Cimahi Dini Hari Tadi

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:51 WIB

Tersapu Puting Beliung Ratusan Rumah di Kota Cimahi Rusak, Empat Orang Luka

Berita Terbaru

Henry Ch Bangun, Forum Wartawan Kebangsaan (FWK). Foto: Ist

7Menit

Ramadhan dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:25 WIB