Mengenal NPD: Mengapa Banyak Pemuda Terdiagnosis?

- Editor

Sabtu, 6 Desember 2025 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABAR WONOSOBO –Ketika mendengar istilah singkatan seperti “NPD”, mungkin hanya dianggap sebagai akronim yang asing — namun di balik tiga huruf tersebut terkandung sebuah kondisi psikologis yang lebih dalam dan rumit dari yang terlihat. Apa sebenarnya makna NPD dalam konteks kesehatan mental, bagaimana ciri-cirinya, dan mengapa penting bagi masyarakat di Wonosobo untuk memahaminya?

Apa Itu NPD?

Kondisi yang dikenal sebagai Gangguan Kepribadian Narsistik (NPD) dalam psikologi merujuk pada kondisi yang dalam bahasa Indonesia disebut sebagaigangguan kepribadian narsistik. Menurut sebuah sumber, “NPD merupakan kependekan dari Narcissistic Personality Disorder atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai gangguan kepribadian narsistik.” Seseorang yang mengalami kondisi ini memiliki pola pikir, perasaan, dan tingkah laku yang dipengaruhi oleh rasa percaya diri yang berlebihan, keinginan akan pujian yang berlebihan, serta kurangnya kemampuan untuk memahami perasaan orang lain.

Ciri-Ciri dan Gejala Umum

Beberapa tanda-tanda yang umum terlihat pada seseorang yang mengidap NPD antara lain:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Merasa bahwa dirinya berbeda atau istimewa dan pantas menerima perlakuan khusus.

  • Keinginan terus-menerus untuk dihormati oleh orang lain.

  • Kurangnya rasa empati, menyulitkan seseorang untuk memahami atau menghiraukan perasaan orang lain.

  • Sering menunjukkan reaksi yang tajam atau marah bila tidak mendapat pengakuan atau perlakuan khusus.

  • Menggunakan orang lain untuk kepentingan pribadi, atau merasa berhak mendapatkan sesuatu yang tidak seharusnya.

Orang yang memiliki ciri-ciri NPD biasanya merasa dirinya lebih berharga dibanding orang lain, sehingga mereka mengharapkan pujian atau pengagungan dari orang sekitarnya.

Berdasarkan sifat-sifat tersebut, keadaan ini sering kali memengaruhi hubungan sosial, pekerjaan, maupun kesehatan mental orang-orang di sekitar penderita.

Penyebab dan Faktor Risiko

Meskipun penyebab pasti NPD belum sepenuhnya diketahui, para pakar telah menemukan beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kondisi tersebut:

  • Faktor genetik atau keturunan.

  • Dampak gaya pengasuhan pada masa kecil — baik yang terlalu melindungi maupun terlalu menyalahkan secara berlebihan.

  • Pengalaman buruk atau perlakuan tidak baik pada masa kanak-kanak atau remaja.

  • Perbedaan dalam perkembangan otak dan sistem saraf yang berdampak pada kemampuan empati serta pengelolaan emosi.

Baca Juga  Kampanye HereNow, Dorong Masyarakat Siapkan Keamanan Finansial Masa Depan

Dengan memahami hal-hal tersebut, keluarga, sekolah, dan masyarakat di Wonosobo memiliki kesempatan yang lebih besar dalam mengidentifikasi tanda-tanda awal serta mengambil tindakan pencegahan atau intervensi.

Mengapa Penting bagi Masyarakat di Wonosobo?

Di tengah maraknya penggunaan media sosial dan pola komunikasi yang semakin terbuka, sifat-sifat narsistik sering kali terlihat sebagai hal yang biasa — namun jika sudah melebihi batas, dapat menghambat hubungan sosial yang sehat serta kesejahteraan psikologis seseorang. Dengan memahami NPD, masyarakat bisa lebih waspada terhadap gejala yang muncul dan bersikap bijaksana dalam berinteraksi maupun membantu orang yang mengalami kondisi tersebut.

Selain itu, lembaga pendidikan, layanan kesehatan mental serta komunitas di Wonosobo dapat mempertimbangkan untuk menyelenggarakan edukasi dan dukungan yang sesuai agar tidak terjadi prasangka berlebihan maupun penundaan dalam memperoleh bantuan dari ahli profesional.

Penanganan & Langkah-Pendukung

Berdasarkan beberapa sumber, meskipun NPD adalah kondisi yang bersifat kronis dan sulit diubah dalam waktu singkat, terdapat beberapa pendekatan yang bisa diterapkan:

  • Terapi psikologis seperti Terapi Perilaku Kognitif (CBT) bertujuan membantu seseorang mengenali pola pikir dan reaksinya.

  • Terapi kelompok atau keluarga yang bertujuan memperbaiki pola interaksi sosial dan hubungan antar individu.

  • Jika ada kondisi tambahan seperti depresi atau kecemasan, penggunaan obat-obatan dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari pengobatan yang dilakukan oleh tenaga medis.

  • Bagi mereka yang tinggal bersama atau berinteraksi dengan seseorang yang mengidap NPD: menetapkan batasan yang sehat, menghindari perdebatan yang tidak bermanfaat, serta menjaga kesejahteraan pribadi.

Istilah NPD bukan hanya sekadar istilah psikologi — ia menggambarkan kondisi kesehatan mental yang berdampak nyata terhadap kehidupan individu serta lingkungan sosialnya. Di Wonosobo, dengan semakin mudahnya akses informasi dan layanan kesehatan, mengenali NPD bisa menjadi langkah awal penting menuju penanganan yang tepat dan interaksi sosial yang lebih baik. Jika Anda atau seseorang terdekat mulai menunjukkan tanda-tanda yang mencurigakan, pertimbangkan untuk berbicara dengan ahli kesehatan mental agar mendapatkan evaluasi dan bantuan yang dibutuhkan.***

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 11:31 WIB

Iran Turup Selat Hormuz, Krisis Minyak Dunia Bakal Terjadi

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:50 WIB

Terima Suap, Mantan Petinggi Majelis China Divonis Seumur Hidup

Senin, 2 Februari 2026 - 22:11 WIB

IRGC Dianggap Teroris! Iran Meradang, Panggil Dubes Uni Eropa

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:16 WIB

AS Darurat Nasional, Trump Ancam Pemasok Minyak ke Kuba

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:28 WIB

Korban atau Pelaku Scam? Ribuan WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja

Senin, 26 Januari 2026 - 15:38 WIB

Perang Dunia 3 Pecah!!! Inilah Wilayah Aman, Salah Satunya Indonesia?

Senin, 10 November 2025 - 09:01 WIB

Tanggal 3 Januari 2026 Diperingati sebagai Hari Apa? Ini Daftar Hari Penting Nasional dan Internasional

Senin, 10 November 2025 - 02:15 WIB

2 Januari 2026 Jadi Hari Apa? Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

Berita Terbaru

Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal Purn. Alm. Try Surtisno.

Nasional

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia

Senin, 2 Mar 2026 - 11:18 WIB