Meliput Erupsi Anak Gunung Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak

- Editor

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima jurnalis dan tiga orang lainnya hilang kontak. Saat meliput Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Senin (7/9/2026). Foto: Ilustrasi

Lima jurnalis dan tiga orang lainnya hilang kontak. Saat meliput Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Senin (7/9/2026). Foto: Ilustrasi

 


PANDEGLANG, tujuhmenit.com – Saat meliput Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dengan menggunakan speedboat, Lima jurnalis dan tiga orang lainnya hilang kontak. Diduga kapal yang membawa rombongan korban menginap di pulau sekitar Gunung Anak Krakatau.


Seperti yang dilansir detik.com, lima jurnalis yang hilang kontak adalah M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance). Sementara itu, tiga awak kapal masing-masing: Warta selaku kapten, Sukarman sebagai ABK, serta Heriyanto sebagai guide.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik kapal, Sandi Wiyasa, mengatakan rombongan jurnalis itu menyewa kapalnya pada Senin (7/9/2026) siang. Mereka menyewa kapal untuk rute pulang pagi atau kembali ke kawasan Carita, Pandeglang, pada sore hari. Namun, hingga malam, kapal tersebut belum kembali. Sandi menyangka rombongan menginap di pulau sekitar Anak Krakatau.

“Saya pun berpikir karena mungkin kondisi, biasanya kan media minta angle yang bagus, foto yang bagus, takutnya nginep. Itu kan kita masih positive thinking ke kejadian itu,” ujar Sandi saat ditemui di Pos SAR Nasional, Pantai Carita, Pandeglang, Rabu (9/9/2026).

Sandi pun masih menunggu kabar mengenai kapalnya tersebut pada Selasa (8/9/2026) pagi. Ia sempat bertanya kepada kru kapal lain apakah melihat rombongan lima jurnalis tersebut.

“Kita pastikan bahwa hilang itu setelah ada beberapa kapal yang pulang dari Krakatau, dari rombongan media (lain) juga, tidak ketemu. Makanya langsung (dicari) Basarnas itu,” ujarnya.

Selain itu, di luar upaya pencarian Tim SAR, Sandi telah menghubungi beberapa orang kenalannya, baik nelayan, pemilik atau nakhoda kapal, serta warga Pulau Sebesi, dekat Krakatau.

“Kita juga sudah menghubungi masyarakat, nelayan-nelayan yang kita kenal, penjaga-penjaga yang di Gunung Krakatau, sudah kita hubungi dari kemarin,” ujarnya.

Baca Juga  Tersapu Puting Beliung Ratusan Rumah di Kota Cimahi Rusak, Empat Orang Luka

Kerahkan 5 Kapal
Tim SAR melanjutkan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Tim SAR gabungan menyisir pulau-pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau.

“Pada pencarian hari pertama, tim SAR telah menyisir sejumlah perairan hingga sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan rombongan maupun speedboat yang digunakan,” kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, Rabu (9/9/2026).

Tim SAR gabungan kini mengerahkan lima kapal untuk menyisir perairan Selat Sunda dengan total area pencarian sekitar 271 nautical mile (NM).

Kapal yang dikerahkan adalah KN SAR Tetuka, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, KAL Anyer, dan KP Sanjaya 7016 milik Polairud Mabes Polri untuk melakukan penyisiran di sejumlah sektor.

“Berdasarkan rencana operasi SAR (SARMEP), area pencarian dibagi ke beberapa sektor dengan total sekitar 271 NM. KN SAR Tetuka dan KAL Anyer melakukan penyisiran di sektor masing-masing, sementara RIB 02 Banten difokuskan di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang,” ujarnya. (Arjava)***

Berita Terkait

Setelah Berjuang Melawan Kanker, Kanaya Whu Vokalis EMKA 9 Tutup Usia
Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG
Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba
Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi
Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi
Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru
Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda
Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Meliput Erupsi Anak Gunung Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak

Minggu, 6 September 2026 - 05:46 WIB

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 21:29 WIB

Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 07:46 WIB

Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:13 WIB

Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994

Berita Terbaru

Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008, Danny Setiawan, meninggal dunia pada Sabtu (19/9/2026).

Nasional

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:07 WIB

Purbaya dicopot jabatannya sebagai Menteri Keuangan, digantikan Suahasil Nazara, Senin (14/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Ini Kata Ekonom Tentang Pencopotan Menkeu Purbaya

Senin, 14 Sep 2026 - 22:59 WIB