PORTAL PEKALONGAN – JAKARTA –
Aishang A100C EV, kendaraan listrik berukuran kecil yang posisinya sedikit lebih tinggi dibandingkan Wuling Mini EV.
Model ini memiliki panjang 29 mm lebih besar, lebar 130 mm lebih luas, dan tinggi 28 mm sedikit lebih rendah dibandingkan Mini EV 2025, sehingga memberikan tampilan yang lebih seimbang dan stabil saat berjalan di jalanan perkotaan.
Kekuatan kendaraan berasal dari motor listrik 35 kW (sekitar 51 daya kuda) dengan torsi sebesar 83 Nm, serta baterai LFP berkapasitas 17,65 kWh. Menurut uji CLTC, mobil ini dapat menempuh jarak hingga 220 km dalam satu kali pengisian—cukup untuk keperluan harian seperti pergi kerja, belanja, atau mengantarkan anak ke sekolah.
Dengan konsep dua pintu dan daya muat empat penumpang, Aishang A100C memberikan keseimbangan antara efisiensi, kenyamanan, serta desain yang modern untuk kebutuhan harian di kota.
Keunikan Aishang A100C
Desain yang sederhana namun berkonsep masa depan dengan garis-garis tajam dan lampu LED yang memiliki bentuk khusus, menunjukkan gaya muda dan perkotaan.
Desain interior yang mengusung konsep digital, dengan layar instrumen dan head unit berukuran besar yang terintegrasi, menciptakan kesan modern seperti pada mobil listrik kelas premium.
Sistem pengambilan kembali energi saat mengurangi kecepatan, berperan dalam memperpanjang jangkauan kendaraan serta meningkatkan efisiensi baterai.
Warna cerah dengan konsep dua nada (two-tone) yang jarang ditemui pada mobil listrik kecil meningkatkan daya tarik visual.
Keunggulan
Harga yang murah jika dibandingkan dengan mobil listrik sejenis, tetapi tetap memberikan fitur terkini seperti kamera parkir, sensor belakang, serta sistem akses tanpa kunci.
Ukuran yang lebih luas dari Wuling Mini EV memberikan ruang kabin yang terasa lebih lapang dan nyaman bagi empat penumpang.
Baterai LFP dikenal memiliki umur panjang, lebih aman dalam kondisi suhu tinggi, serta biaya perawatan yang rendah.
Kemampuan bermanuver dengan mudah di jalan sempit atau area parkir perkotaan berkat radius putar yang kecil.
Kekurangan
Kemampuan mesin 35 kW masih terbatas saat digunakan di jalan tol atau medan menanjak, sehingga mobil ini lebih sesuai digunakan di kawasan perkotaan.
Kapasitas baterai sebesar 17,65 kWh mengakibatkan jarak tempuh nyata bisa berkurang di bawah 200 km jika penggunaan AC dan kecepatan tinggi sering dilakukan.
Koper tergolong kecil, sehingga sedikit tidak nyaman digunakan untuk perjalanan keluarga yang membawa banyak barang.
Tidak tersedia fitur pengisian cepat DC, sehingga proses pengisian penuh membutuhkan waktu lebih dari 6 jam saat menggunakan colokan listrik rumah biasa.
Secara keseluruhan, Aishang A100C EV menjadi pilihan menarik bagi kalangan muda yang mencari kendaraan listrik kecil, modis, dan hemat untuk kebutuhan harian di perkotaan. Dengan tampilan lebih segar dan ruang kabin yang lebih luas dibandingkan Mini EV, mobil ini bisa menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan dalam kategori city EV compact.
Secara keseluruhan, Aishang A100C EV adalah mobil listrik terbaru yang ringkas, menawarkan keseimbangan antara efisiensi, gaya, dan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan.
Mobil ini dilengkapi dengan motor listrik berdaya 35 kW, torsi sebesar 83 Nm, dan baterai LFP berkapasitas 17,65 kWh, sehingga mampu menempuh jarak hingga 220 km sesuai hasil uji CLTC.
Desain dua pintu dan interior digital yang canggih membuatnya terlihat lebih modern dan futuristik dibanding pesaingnya seperti Wuling Mini EV.
Aishang A100C dilengkapi dengan bodi yang sedikit lebih luas, ruang kabin yang lebih nyaman, serta fitur seperti kamera parkir dan akses tanpa kunci.
Kelebihan utama terdapat pada efisiensi energi, kemudahan pengisian, serta harga yang murah.
Meskipun demikian, jangkauan dan kinerja masih terbatas untuk penggunaan di luar kota. Aishang A100C EV cocok untuk pengguna muda dan keluarga kecil yang mencari kendaraan listrik ramah lingkungan dengan tampilan menarik dan teknologi yang praktis.***






