Bandung Barat, tujuhmenit.com – Di bawah arahan tegas Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Arviandre Maliki, inovasi pelayanan publik di Kantor Bersama Samsat Cimareme, Kecamatan Padalarang, kini mulai membuahkan hasil nyata. Program unggulan “Polantas Menyapa” yang digagas Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat, menjadi bukti keseriusan pihak kepolisian dalam menghadirkan layanan yang lebih manusiawi, dekat, dan mudah dipahami masyarakat.
Konsep utama program ini adalah pendekatan komunikasi langsung. Para petugas tidak lagi hanya duduk di balik meja, melainkan turun langsung menyapa, mendampingi, dan memberikan penjelasan rinci kepada setiap wajib pajak.
“Fokus utamanya adalah mengurai kebingungan masyarakat mengenai rincian biaya yang harus dibayarkan, hal yang selama ini sering menjadi keluhan utama,” kata AKP Arviandre, Rabu (3/6/2024).
Kanit Regident Samsat Cimareme, Iptu Endang Sudrajat, menjelaskan bahwa kehadiran program ini merupakan bentuk penyempurnaan dan penguatan dari sistem pelayanan yang sudah berjalan sebelumnya. Tujuannya agar setiap warga yang datang tidak merasa dibingungkan oleh rumus atau tarif yang berlaku.
“Dulu warga mungkin hanya datang, membayar, dan selesai. Lewat program ini, kami ubah pendekatannya. Warga tidak sekadar membayar pajak, tetapi kami berikan pemahaman lengkap dan rinci. Mulai dari besaran pokok pajak kendaraan, Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP, hingga rincian struktur tarif yang berlaku sesuai jenis dan golongan kendaraannya masing-masing,” ungkap Iptu Endang.
Langkah ini dinilai sangat efektif untuk membangun kepercayaan publik. Dengan mengetahui secara jelas ke mana saja uang yang mereka bayarkan dialokasikan, transparansi pelayanan pun terjaga dan kesalahpahaman dapat dihindari sepenuhnya. (eri)






