Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi melalui Kantor Samsat setempat terus berbenah dan berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dijalankan lewat program unggulan bernama “Polantas Menyapa”, yang merupakan arahan langsung dari Kepala Korlantas Polri guna mempererat hubungan serta kedekatan antara kepolisian dan warga.
Sebagai ujung tombak pelayanan publik, fungsi lalu lintas menjadi garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Hadirnya program ini diharapkan membuat warga Kota Cimahi, Jawa Barat, makin merasakan kehadiran dan keramahan polisi, khususnya petugas yang bertugas di lingkungan Samsat. Hal ini disampaikan saat kegiatan berlangsung pada Jumat (29/5/2026).
Kanit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas Polres Cimahi, Iptu Endang Sudrajat, menjelaskan bahwa pihaknya tak henti berinovasi dan melakukan terobosan demi meningkatkan kualitas layanan. Perbaikan menyeluruh dilakukan mulai dari tata cara pelayanan hingga penyederhanaan sistem administrasi agar lebih efisien.
“Berbagai perubahan yang kami lakukan kini mulai terasa dampak positifnya oleh masyarakat. Upaya pembenahan yang terus kami jalankan ini, hasilnya kini makin terlihat dan dinilai jauh lebih baik oleh warga,” ungkap Iptu Endang.
Perubahan nyata ini pun langsung dirasakan salah satu wajib pajak, Guntur, warga Kelurahan Utama Kecamatan Cimahi Selatan. Ia mengaku sangat puas karena pelayanan di Samsat kini terasa jauh lebih cepat, prosesnya terbuka dan jelas, serta petugas melayani dengan sangat ramah.
“Ini bukti nyata kalau pelayanan publik, urusan pajak kendaraan misalnya, bisa dikelola dengan sangat baik dan mengutamakan kenyamanan kami selaku masyarakat. Sampai sejauh ini saya sangat puas dengan perubahannya,” ujar Guntur.
Lebih jauh dijelaskan, program Polantas Menyapa bukan sekadar soal kecepatan pelayanan, tetapi juga bentuk penghargaan. Melalui inovasi Korlantas Polri ini, masyarakat yang taat dan rutin membayar pajak akan diberikan apresiasi berupa bingkisan atau hadiah kecil. Tujuannya sederhana: supaya warga lain ikut tergerak dan meneladani kepatuhan tersebut demi ketertiban bersama. (Eri)






