Hanya 15% Perusahaan Indonesia Anggap AI Penting

- Editor

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tekno – Menurut laporan perusahaan International Business Machines Corporation (IBM) pada tahun 2025, sekitar 83 persen perusahaan di kawasan Asia Tenggara belum memiliki rencana penerapan Kecerdasan Buatan (AI) yang matang. Di Indonesia, hanya 15 persen perusahaan yang memandang AI sebagai hal penting dalam mencapai tujuan bisnis jangka panjang.

Mayoritas masih memandangnya hanya sebagai alat bantu, bukan sebagai penggerak utama perubahan digital. Hambatan utama yang dialami adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, hanya 31 persen dari tenaga kerja memiliki kemampuan di bidang AI, sementara sebagian besar perusahaan masih menghadapi kesulitan dalam meyakinkan pihak terkait tentang manfaat nyata teknologi ini. Tantangan lain yang muncul adalah masalah keamanan siber sebesar 48 persen, biaya implementasi yang mahal, infrastruktur yang belum memadai, serta regulasi dan kebijakan privasi yang masih dalam proses pengembangan.

Meski demikian, prospek di masa depan terlihat cukup cerah, dengan 97 persen perusahaan di Indonesia yang berencana mulai menerapkan AI dalam waktu dekat. Namun, sebagian besar masih belum memahami cara mengimplementasikannya secara efektif agar bisa memberikan dampak langsung terhadap kinerja perusahaan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, AICO, komunitas AI terbesar di Indonesia, memiliki tujuan untuk menciptakan kesadaran dan kemampuan AI yang berkelanjutan dalam dunia industri. Program ini telah diakui oleh lebih dari 200.000 peserta dari berbagai bidang dan menjadi mitra pelatihan AI bagi banyak perusahaan, universitas, serta lembaga pemerintah.

Didirikan oleh Tommy Teja dan Reynaldi François, dua pembuat konten teknologi yang memiliki lebih dari 3,3 juta pengikut di media sosial, AICO dikenal dengan pendekatan pembelajaran yang praktis, berbasis kode (code-first), serta fokus pada penggunaan alat (tool-first). Peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan proyek nyata yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan mereka.

Baca Juga  Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana

“Indonesia memiliki potensi besar dalam menghasilkan inovasi melalui sumber daya manusia yang kreatif dan produktif. Meskipun masih ada banyak tantangan, melalui AICO kami berharap dapat berkontribusi dengan memperluas akses pelatihan AI agar semakin banyak talenta mampu menguasai alat dan teknologi terbaru,” kata Tommy Teja, Pendiri AICO dalam pernyataannya.

AICO memiliki tiga jenis pelatihan. Melalui hal ini, AICO membantu perusahaan dalam menyesuaikan penerapan AI sesuai dengan kebutuhan masing-masing divisi, mulai dari peningkatan efisiensi kerja, pengembangan gagasan inovatif, hingga pembuatan solusi teknis berbasis kecerdasan buatan.

1. AI for Productivity

Ditujukan untuk meningkatkan efisiensi kerja dengan mengotomatisasi tugas dan menerapkan prompt yang telah distandarkan. Peserta pelatihan belajar menggunakan AI untuk menulis surat elektronik, laporan, riset harian, hingga merancang alur kerja otomatis dan agen AI sederhana.

Contoh penerapan meliputi pemasaran seperti konsep kampanye, penyusunan teks promosi, dan jadwal konten, penjualan berupa penyusunan proposal, follow-up, dan komunikasi dengan pelanggan, HR yang mencakup deskripsi jabatan, panduan wawancara, serta ringkasan aturan perusahaan, dan terakhir operasional/PMO: catatan rapat, penyusunan prosedur kerja, serta laporan mingguan.

2. AI for Creativity

Ditujukan untuk tim kreatif dalam mengubah konsep menjadi visual, video, dan materi komunikasi yang selaras dengan identitas merek. Peserta diajarkan menyusun moodboard, key visual, dan teaser peluncuran, serta memahami proses kerja kreatif yang aman, etis, dan sesuai aturan brand.

Penggunaannya mencakup media sosial untuk foto produk, poster, reels/shorts, branding untuk moodboard, key visual, konten lintas platform, PR dan komunikasi untuk laporan acara, pengumuman resmi, serta pemasaran produk untuk penjelasan fitur dan bocoran peluncuran.

3. AI for Technical

Ditujukan bagi tim teknis yang ingin mengembangkan sistem cerdas seperti agen AI, bot data, dan otomatisasi alur kerja. Peserta akan memahami konsep pemikiran, memori, dan penggunaan alat, sehingga mampu membuat prototipe asisten internal yang mendukung proses bisnis.

Baca Juga  Mengungkap 4 Mitos Kopi: Rasa, Kandungan, dan Risiko Dehidrasi

Seluruh pelatihan bisa disesuaikan sesuai kebutuhan perusahaan, baik dalam bentuk on-site, virtual, maupun hybrid, dengan berbagai pilihan lama pelaksanaan half-day atau full-day.

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Sementara Hanya Bisa Dilewati Motor, Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka!!

Senin, 7 September 2026 - 11:58 WIB

GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Rekayasa Jalan Dampak dari Proyek Pembangunan Underpass dan Jembatan Dibahas Forum LLAJ Cimahi

Selasa, 1 September 2026 - 08:55 WIB

Kisruh Ditubuh FKPPI KBB Berujung Lapor Polisi, Imron Minta Semua Pihak Bersikap Dewasa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Jembatan Segera Dibangun, Nyebrang Dengan Rakit Bambu Akan Jadi Kenangan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Kasus Kredit BPR Cirebon Dilimpahkan ke PN Bandung, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Peringati HAN, Ngatiyana Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri Kota Cimahi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Cimahi Perangi Peredaran Narkoba Melalui Pawang Ronda

Berita Terbaru

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mengeluarkan SE tentang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai tindakan antisipasi bahaya penyebaran abu vulkanik yang dirilis pada Minggu, (6/9/ 2026).

Jawa Barat

Antisipasi Penyebaran Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Rilis SE PJJ

Senin, 7 Sep 2026 - 16:46 WIB

Hampir 2.000 orang diduga keracunan setelah menyantap menu MBG sejak Selasa (01/9/2026) hingga Kamis (03/9/2026). Foto: Ilustrasi

Peristiwa

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Minggu, 6 Sep 2026 - 05:46 WIB