Hukuman untuk Dalang Warung Bakso Non Halal di Solo, Wali Kota Minta Maaf

- Editor

Minggu, 16 November 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Warung bakso di Solo akhirnya kembali beroperasi setelah terjadi perdebatan mengenai label halal dan non halal.
  • Wali Kota memberikan sanksi kepada dalang di balik kontroversi bakso yang viral di Solo.
  • Pelaku di balik label non halal tersebut adalah pegawai pemerintah daerah yang sering melakukan pengawasan

 

AdinJavaSosok di balik viralnya warung bakso yang diberi label Non Halal akhirnya terbongkar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memberikan sanksi kepada petugas yang salah dalam menandai warung Bakso Remaja Gading sebagai tidak halal.

Ternyata pelaku yang menyebabkan kerugian pada Warung Bakso di Solo adalah seorang pegawai pemerintah kota.

Tindakan tegas ini dilakukan setelah beredarnya surat dan stiker yang tidak halal, yang sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Warung Bakso Remaja Gading diketahui kembali beroperasi pada Jumat (7/11/2025) setelah diumumkan bebas dari bahan yang tidak halal.

Sanksi tegas

Sebelumnya, warung ini pernah diberitakan menggunakan bahan yang tidak halal karena kesalahan dari petugas dalam pemberian label.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menyatakan bahwa petugas yang melakukan kesalahan dalam memberikan label telah menerima hukuman.

Kesalahan itu sempat memicu kecemasan setelah beredar surat dan stiker tidak halal yang ditempel di kios tersebut.

“Kita juga telah memberikan hukuman yang keras. Biar Kemenag yang menetapkan sanksi,” ujar Respati.

Respati menekankan bahwa proses pemberian label halal maupun non-halal harus dilakukan dengan sistem yang ketat agar tidak terjadi kesalahan serupa.

“Semua sertifikasinya halal. Menentukan halal tanpa ada beberapa tahapan. Tapi kemarin muncul dokumen, kami sudah meragukan petugas kami,” ujarnya.

Dorong Perizinan

Setelah kualitas produk di toko tersebut dipastikan, Respati mendorong pemilik usaha agar segera mengajukan izin.

Baca Juga  Polantas Menyapa Hadir di Samsat Cimahi, Warga Dibantu Langsung Urus Pajak

Menurutnya, hal ini penting agar pemerintah mampu menjalankan tugas pengawasan guna memastikan keamanan makanan.

“Kami sedang memeriksa izinnya. NIB, sertifikasi halal sedang dalam proses. Di sini saya mengajak seluruh rekan OPD untuk menyampaikan kepada masyarakat agar memperkuat keamanannya sehingga Kota Solo aman dalam hal makanan,” katanya.

Meskipun kejadian ini menjadi bahan evaluasi, Respati melihat sisi baik dari meningkatnya kesadaran pelaku usaha dalam mengurus sertifikasi halal.

“Kita lihat sisi positifnya, banyak pelaku usaha mengajukan sertifikasi halal,” katanya.

Respati terus berupaya agar proses sertifikasi halal menjadi lebih mudah, sehingga pemerintah mampu memastikan kehalalan produk yang berada di tengah masyarakat.

“Terus (pemantauan). Untuk memastikan produk halal di Kota Solo. Pemerintah Kota memastikan bahwa yang memiliki sertifikasi halal benar-benar halal, sedangkan yang non-halal jelas tidak. Kami mengimbau masyarakat agar tidak khawatir. Bagi pelaku usaha, silakan datang ke DPMPTSP kami,” katanya.

Wali Kota Minta Maaf

Pihak pemerintah kota melalui Wali Kota Solo Respati Adi menyampaikan permintaan maaf kepada pemilik warung bakso yang menjadi viral di media sosial.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, memohon maaf kepada masyarakat terkait kegaduhan yang muncul mengenai isu bakso mengandung bahan tidak halal.

Menurutnya, terdapat kesalahan dalam proses administrasi yang menyebabkan surat Dispangtan Kota Solo tersebar secara luas meskipun belum memiliki nomor registrasi.

Saya mewakili Pemerintah Kota Surakarta menyampaikan permintaan maaf jika dokumen yang belum memiliki nomor registrasi dapat terbit, kami merasa kecewa.

“Tetapi ini menjadi evaluasi bagi pemerintah kota dalam melayani pelaku usaha dan masyarakat,” katanya, dikutip AdinJavadari dari TribunSolo.com, Rabu (5/11/2025).

Pemilik merugi

Akibat adanya tuduhan tidak halal, warung bakso mengalami kerugian karena tutup selama dua hari.

Baca Juga  Samsat Cimahi Hadirkan Samsat Keliling, Layanan Pajak Kini Lebih Dekat, Cepat, dan Bersahabat

Selain itu, warung pernah dikunjungi oleh warga yang meminta penjelasan mengenai isu bahan tidak halal.

Beberapa pengunjung yang sudah marah menyalurkannya melalui ulasan Google sehingga peringkat warung menjadi 3,7 dari 5 poin.

Anak pemilik toko, Thirthania Laura Damayanthie, menyatakan tidak akan memperpanjang permasalahan meskipun mengalami kerugian akibat isu yang cepat menyebar.

“Ya, ketika tahu hasilnya, saya merasa lega. Besok sudah dibuka, ya seperti biasanya,” katanya.

Setelah informasi tersebut menyebar, kepercayaan konsumen berkurang karena isu makanan yang tidak halal sangat sensitif.

Langkah pertama yang dilakukan Laura adalah menghubungi beberapa kreator konten untuk membantah berita yang beredar.

“Bagi para pelanggan kami, semoga dapat kembali percaya pada Bakso Remaja karena kami telah berusaha sekuat tenaga untuk membuktikan dan telah ada hasil laboratorium yang negatif, semoga pelanggan dapat merespons hal ini dengan bijak,” tambahnya.

Sekarang, ia sedang menangani sertifikasi halal serta surat izin usaha agar kejadian serupa tidak terulang.

Berita viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Google News AdinJava

Berita Terkait

“Polantas Menyapa” Tetap Rutin di Samsat Cimahi, Pastikan Registrasi Kendaraan Berjalan Lancar
Lewat Polantas Menyapa, Satlantas Cimahi Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
Polantas Menyapa Samsat Cimareme: Edukasi Cek Fisik Kendaraan yang Benar, Tanpa Biaya Sepeserpun
Lebih dari Sekadar Pelayanan, Polantas Menyapa Ciptakan Pengalaman Baru di Samsat Cimahi
Lewat Polantas Menyapa, Urus Pajak Kendaraan di Samsat Cimareme Kini Lebih Mudah dan Ramah
Polantas Menyapa, Satlantas Polres Cimahi Terus Hadirkan Pelayanan Humanis di Samsat Cimareme
Warga Sambut Baik Edukasi Samsat dan Keselamatan dari Polantas Menyapa Polres Cimahi
Di Samsat Cimahi, Satlantas Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:14 WIB

Mayat Wanita Dalam Kardus Hebohkan Warga Babakan Ciparay

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:41 WIB

Usai Kasus Dugaan Korupsi di BGN, FWK Desak Presiden Prabowo Lakukan Evaluasi Menyeluruh Program MBG

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:37 WIB

Calon Jemaah Haji Asal Sukabumi Jadi Korban Penipuan. Dokumen Keberangkatan Palsu!

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:32 WIB

Dugaan Perusakan Fasum Milik Pemkot Cimahi, Kepala BPKAD Sebut Kewenangan Sebenarnya Ada di Sekda Sebagai Pengelola

Senin, 12 Januari 2026 - 23:25 WIB

Endang Terima Langsung Somasi Kuasa Hukum Keluarga MPS

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:16 WIB

Sampaikan Belasungkawa Untuk Korban Sengatan Listrik PJG Dishub, Komisi III DPRD Kota Cimahi Akan Periksa Semua Pekerjaan

Berita Terbaru

Hampir 2.000 orang diduga keracunan setelah menyantap menu MBG sejak Selasa (01/9/2026) hingga Kamis (03/9/2026). Foto: Ilustrasi

Peristiwa

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Minggu, 6 Sep 2026 - 05:46 WIB