Kenali Orca, Mamalia Laut yang Menghiasi Perairan Indonesia

- Editor

Selasa, 18 November 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AdinJavaPaus orca, yang juga dikenal sebagaikiller whale, merupakan salah satu hewan laut yang paling terkenal di seluruh dunia.

Meskipun sering dikenal sebagai paus pembunuh, orca sebenarnya merupakan spesies terbesar dalam keluarga lumba-lumba (Delphinidae).

Orca dianggap sebagai predator puncak di lautan dan memiliki penyebaran terluas dibandingkan dengan kelompok mamalia laut lainnya (cetacea), mencakup daerah kutub yang dingin hingga perairan tropis yang hangat seperti Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehidupan Sosial dan Bahasa Daerah Keluarga

Secara fisik, orca mudah dikenal karena corak warna tubuhnya yang hitam di bagian atas dan putih di bagian bawah, dilengkapi dengan bercak putih di dekat mata serta bintik abu-abu atau putih di belakang sirip punggung.

Lumba-lumba merupakan makhluk yang sangat bersosialisasi.

Mereka tinggal dalam kelompok keluarga yang disebut pod, biasanya terdiri dari beberapa hingga puluhan orang dengan ikatan yang kuat melalui garis keturunan.

Komunikasi merupakan kunci untuk kelangsungan hidup pod.

Di dalam kelompoknya, orca berkomunikasi melalui suara seperti klik, desisan, dan panggilan dengan nada yang tinggi.

Menariknya, setiap pod memiliki “cara berbicara” yang unik dan berasal dari sumber tertentu.

Dalam hal makanan, lumba-lumba memiliki kebiasaan makan yang beragam, tergantung pada populasi dan wilayah tempat tinggalnya.

Beberapa kelompok fokus mengonsumsi ikan seperti salmon, sedangkan yang lain berburu hewan laut seperti anjing laut, lumba-lumba, atau cumi-cumi.

Mereka sering berburu secara bersamaan dan terstruktur seperti kawanan serigala laut, menunjukkan tingkat kecerdasan yang luar biasa.

Munculnya Orca di Wilayah Laut Hangat Indonesia

Meskipun ikan paus orca biasanya ditemui di daerah laut yang lebih dingin seperti Norwegia dan Antartika, kemunculan mereka di kawasan tropis, termasuk Indonesia, bukanlah sesuatu yang tidak mungkin.

Baca Juga  Ledakan di SMAN 72 Jakarta, 54 Orang Terluka, Polri Selidiki Pelaku dari Sekolah

Orca telah tercatat melintasi berbagai perairan Nusantara, seperti Alor, Anambas, Uluwatu (Bali), Maratua (Kalimantan Timur), Teluk Manado, Raja Ampat, Biak, dan Flores Timur.

Beberapa peristiwa menarik terjadi pada bulan Januari 2025.

Indonesia dan Conservation International melaporkan adanya orca di perairan Kaimana, Papua Barat.

Penemuan ini diterbitkan dalam jurnal ilmiah pada tanggal 10 Januari 2025 dan menjadi catatan pertama munculnya orca di kawasan Important Marine Mammal Area (IMMA) Kaimana.

Dalam studi tersebut, orca teramati berhubungan dengan aktivitas perikanan bagan di wilayah tersebut.

Selain ikan orca, terdapat juga munculnya hewan laut lainnya seperti lumba-lumba bungkuk (Sousa sahulensis), lumba-lumba monyet Indo-Pasifik (Tursiops aduncus), lumba-lumba pemintal (Stenella longirostris), serta paus Bryde (Balaenoptera edeni).

Ancaman Dunia dan Upaya Perlindungan

Secara dunia, jumlah populasi orca diperkirakan mencapai 50.000 individu.

Namun, beberapa kelompok mengalami penurunan yang besar, misalnya populasi Southern Resident yang saat ini hanya tersisa sekitar 75 individu akibat dampak perburuan, polusi, dan kekurangan makanan utama mereka seperti salmon Chinook.

Ancaman utama yang dihadapi orca mencakup terjebak dalam alat penangkap ikan, kurangnya pasokan makanan akibat penangkapan ikan yang berlebihan, pencemaran bahan kimia, kebocoran minyak, serta gangguan dari aktivitas kapal dan kebisingan di bawah laut.

Di Amerika Serikat, seluruh populasi orca dijaga keberadaannya berdasarkan undang-undang Marine Mammal Protection Act (MMPA).

Dua kelompok populasi, yakni Southern Resident Distinct Population Segment dan AT1 Transient stock, memperoleh perlindungan tambahan berdasarkan Undang-Undang Spesies Terancam (ESA) dan MMPA.

Upaya perlindungan yang dilakukan meliputi menetapkan kawasan penting, memulihkan populasi mangsa, mengatur kegiatan kelautan, serta meningkatkan pemahaman masyarakat akan arti pentingnya menjaga mamalia laut ini.

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 11:31 WIB

Iran Turup Selat Hormuz, Krisis Minyak Dunia Bakal Terjadi

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:50 WIB

Terima Suap, Mantan Petinggi Majelis China Divonis Seumur Hidup

Senin, 2 Februari 2026 - 22:11 WIB

IRGC Dianggap Teroris! Iran Meradang, Panggil Dubes Uni Eropa

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:16 WIB

AS Darurat Nasional, Trump Ancam Pemasok Minyak ke Kuba

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:28 WIB

Korban atau Pelaku Scam? Ribuan WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja

Senin, 26 Januari 2026 - 15:38 WIB

Perang Dunia 3 Pecah!!! Inilah Wilayah Aman, Salah Satunya Indonesia?

Senin, 10 November 2025 - 09:01 WIB

Tanggal 3 Januari 2026 Diperingati sebagai Hari Apa? Ini Daftar Hari Penting Nasional dan Internasional

Senin, 10 November 2025 - 02:15 WIB

2 Januari 2026 Jadi Hari Apa? Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

Berita Terbaru

Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal Purn. Alm. Try Surtisno.

Nasional

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia

Senin, 2 Mar 2026 - 11:18 WIB