PR Jepara– Dua klub besar Ligue 1 yang sama-sama mengalami kekalahan di ajang Eropa akan saling bertemu pada akhir pekan ini. Olympique Lyonnais akan menjamu Paris Saint-Germain di Groupama Stadium, pada malam Minggu WIB, dalam pertandingan yang diperkirakan akan berjalan sengit dan penuh dengan harga diri.
PSG baru saja mengalami kekalahan di Liga Champions setelah kalah dari Bayern Munich, sementara Lyon juga menderita kekalahan berat di Liga Europa melawan Real Betis. Kini, kedua tim tersebut akan berusaha memperbaiki kekecewaan mereka di kompetisi lokal.
PSG Berusaha Mencari Penghiburan Setelah Dihancurkan oleh Bayern
Laga tengah pekan di Parc des Princes berubah menjadi mimpi buruk bagi Paris Saint-Germain. Tim yang dilatih oleh Luis Enrique tidak mampu mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di Liga Champions setelah kalah 1-2 dari Bayern Munich.
Dua gol cepat Luis Díaz di babak pertama membuat Joao Neves hanya mampu menyamakan skor, dan meskipun pemain asal Kolombia itu dikeluarkan karena kartu merah, PSG tetap tidak berhasil membalikkan situasi.
Kekalahan tersebut tidak hanya merusak semangat, tetapi juga menjadi peringatan keras bagi tim juara bertahan Ligue 1 dan Eropa. Dalam kompetisi lokal, Les Parisiens masih berada di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin dari Marseille dan Lens, namun penampilan mereka belum sepenuhnya stabil.
Kemenangan sempit 1-0 melawan Nice pekan lalu baru tercipta pada menit ke-94 berkat gol Gonçalo Ramos — tanda bahwa PSG sering kali kesulitan memperoleh tiga poin.
Meski demikian, PSG masih memiliki rekor laga tandang terbaik di Ligue 1 musim ini dengan raihan 11 poin dari enam pertandingan. Satu-satunya kekalahan mereka saat bermain di luar kandang terjadi dalam pertandingan yang penuh gengsi, Le Classique, ketika dikalahkan Marseille.
Lyon Berkeinginan Membuat Groupama Stadium Menjadi Neraka Bagi PSG
Di sisi lain, Lyon datang dengan semangat tinggi untuk memperbaiki hasil yang tidak memuaskan di Eropa. Kekalahan 0-2 melawan Real Betis di Liga Europa menjadi pukulan berat bagi Paulo Fonseca, terutama karena ini adalah pertandingan kedua berturut-turut tanpa mencetak gol bagi Les Gones.
Namun, di kandang sendiri, Lyon justru tampil sangat perkasa.
Dari tujuh pertandingan yang dihelat di Groupama Stadium musim ini dalam berbagai kompetisi, enam di antaranya berhasil dimenangkan. Hanya Toulouse yang mampu meraih poin penuh, meskipun dengan skor sempit 2-1.
Dukungan yang diberikan oleh pendukung Lyon menjadi kekuatan utama bagi tim tersebut. Mereka selalu mencetak gol dalam setiap pertandingan kandang musim ini dan kini memiliki kesempatan untuk mendekati posisi papan atas—kemenangan melawan PSG akan membuat mereka hanya terpaut satu poin dari juara bertahan.
Namun, masalah konsistensi masih menjadi tantangan. Dalam tiga pertandingan terakhir di berbagai kompetisi, Lyon tidak berhasil meraih kemenangan, termasuk hasil imbang saat bermain di kandang Paris FC dan Brest, serta kekalahan saat bertanding di Spanyol.
Secara historis, Lyon masih kesulitan menghadapi PSG. Dalam enam pertemuan terakhir di berbagai kompetisi, mereka selalu mampu mencetak gol, tetapi lima di antaranya berakhir dengan kekalahan. Terakhir kali Les Gones berhasil mengalahkan PSG di kandang sendiri terjadi pada masa kepemimpinan Thomas Tuchel tahun 2019.
Kondisi Tim
PSG akan menghadapi pertandingan ini dengan kondisi cedera yang cukup mengganggu. Ousmane Dembélé (betis) dan Achraf Hakimi (pergelangan kaki) dipastikan tidak bisa tampil selama beberapa pekan. Mereka bergabung dengan Nuno Mendes (lutut) dan Desire Doué (otot paha) yang sedang menjalani perawatan.
Namun, terdapat sedikit berita positif bagi Luis Enrique: bek tengah Illia Zabarnyi telah pulih dari skorsingnya dan siap memperkuat lini pertahanan.
Di sisi lain, Lyon juga menghadapi kendala. Dua pemain bertahan — Abner dan Hans Hateboer — masih dalam masa larangan bermain. Ainsley Maitland-Niles kemungkinan besar akan dimainkan sebagai bek kanan, sementara Nicolas Tagliafico tetap menjadi pilihan di sisi kiri.
Kehadiran Ernest Nuamah (ACL) dan Malick Fofana (pergelangan kaki) menyebabkan penurunan kekuatan serangan Lyon, sementara pemain tengah Orel Mangala (lutut) diperkirakan akan pulih pada bulan depan.
Perkiraan Susunan Pemain
Lyon (4-2-3-1):Greif; Maitland-Niles, Mata, Niakhate, Tagliafico; Tessmann, Morton; Sulc, Tolisso, Moreira; Satriano.
Paris Saint-Germain (4-3-3):Chevalier; Zaire-Emery, Zabarnyi, Pacho, Hernandez; Neves, Vitinha, Ruiz; Barcola, Ramos, Kvaratskhelia.
Prediksi Skor Akhir
Kedua tim mengalami cedera, tetapi PSG masih memiliki kualitas pemain yang lebih unggul meski kehilangan beberapa bintang. Lyon akan memanfaatkan suasana kandang untuk memberi tekanan sejak awal, namun pengalaman dan efisiensi lini depan tim Paris bisa menjadi perbedaan utama.
Perkiraan skor: Lyon 1 – 2 Paris Saint-Germain
***






