Rekayasa Jalan Dampak dari Proyek Pembangunan Underpass dan Jembatan Dibahas Forum LLAJ Cimahi

- Editor

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum LLAJ Tahun 2026 tengah membahas rekayasa jalan sebagai dampak dari pembangunan. Rapat berlangsung di Aula Gedung C Pemerintah Kota Cimahi, Senin (31/8/2026)

Forum LLAJ Tahun 2026 tengah membahas rekayasa jalan sebagai dampak dari pembangunan. Rapat berlangsung di Aula Gedung C Pemerintah Kota Cimahi, Senin (31/8/2026)


CIMAHI, tujuhmenit.com – Selama pembangunan Underpass Jalan Gatot Subroto dan pemeliharaan Jembatan Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Pemerintah Kota Cimahi terus mengevaluasi rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.


Evaluasi tersebut dibahas dalam Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tahun 2026 yang digelar Dinas Perhubungan Kota Cimahi di Aula Gedung C Pemerintah Kota Cimahi, Senin (31/8/2026).

Forum LLAJ dihadiri Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Satlantas Polres Cimahi, unsur kewilayahan, perangkat daerah terkait, perwakilan kecamatan dan kelurahan, Ketua Organda, ketua RW terdampak, serta pihak pelaksana pekerjaan. Forum tersebut membahas evaluasi manajemen dan rekayasa lalu lintas setelah pengalihan arus diberlakukan sejak 19 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu rekayasa yang diterapkan yakni pemberlakuan dua arah atau counterflow di Underpass Dustira untuk mengoptimalkan kapasitas jalan dan membantu mengurai kepadatan lalu lintas.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, Jalan Amir Mahmud masih mengalami penumpukan kendaraan pada waktu tertentu, terutama pagi dan sore hari. Kepadatan dipengaruhi pergerakan kendaraan roda dua dan roda empat yang datang secara bersamaan dari sejumlah arah, antara lain Jalan Amir Mahmud arah barat, Kolmas, Babakan, Margamulya, dan Jalan Daeng.

Forum LLAJ mengidentifikasi simpang Jalan Daeng–Cihanjuang–Amir Mahmud sebagai salah satu titik yang perlu mendapat perhatian. Pengaturan dan penarikan arus di simpang tersebut akan dioptimalkan untuk membantu mengurai antrean dan mencegah penumpukan pada ruas jalan berikutnya.

Dinas Perhubungan Kota Cimahi bersama Satlantas Polres Cimahi juga melakukan pengaturan di sejumlah titik kemacetan dengan menambah jumlah personel. Pengaturan di lapangan akan terus disesuaikan dengan kondisi aktual, terutama pada jam rawan kepadatan, dan dievaluasi secara berkala apabila terjadi perubahan kondisi lalu lintas selama tahapan pekerjaan maupun setelah konstruksi.

Baca Juga  Tanah Hunian Lama Belum Bersertifikat, Ngatiyana Siap Perjuangkan Tanah Para Veteran

Selain rekayasa arus, Forum LLAJ memberikan perhatian terhadap kelengkapan perlengkapan jalan di sekitar lokasi pembangunan Underpass Gatot Subroto. Pihak kontraktor diminta segera memperbaiki dan melengkapi rambu lalu lintas serta perlengkapan manajemen rekayasa lalu lintas sesuai kebutuhan pekerjaan.

Perlengkapan yang menjadi perhatian antara lain traffic cone yang mengalami kerusakan, tali atau tambang pembatas berwarna oranye, serta Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ) yang perlu diperbaiki atau diganti akibat terdampak cuaca dan lingkungan.

Sementara itu, pemeliharaan Jembatan Raden Demang Hardjakusumah atau Jembatan Pemkot terus dilakukan. Secara teknis Jembatan Pemkot ditargetkan mulai dapat dilalui kendaraan roda dua pada, 5 September 2026, dengan tetap memperhatikan hasil pemeriksaan dan persetujuan pihak berwenang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi dan Kanit Kamsel Satlantas Polres Cimahi menekankan bahwa pembukaan akses tidak hanya mempertimbangkan target waktu, tetapi juga kualitas pekerjaan dan keselamatan pengguna jalan. Seluruh aspek teknis, keselamatan, dan kelayakan jalan harus dipastikan sebelum jembatan dibuka untuk umum.

“Sebelum jembatan dibuka untuk umum, perlu dipastikan seluruh aspek teknis, keselamatan dan kelayakan jalan telah memenuhi ketentuan sehingga masyarakat dapat menggunakan akses tersebut dengan aman,” tegas Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang.

Forum LLAJ juga menjadi ruang koordinasi antara pemerintah, kepolisian, unsur kewilayahan, masyarakat, dan pelaksana pekerjaan. Masukan dari camat, lurah, dan ketua RW terkait kondisi lalu lintas di wilayah terdampak menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan pola pengaturan, terutama menghadapi perubahan volume kendaraan pada jam sibuk.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kota Cimahi bersama Satlantas Polres Cimahi, unsur kewilayahan, masyarakat, dan pihak pelaksana berkomitmen menjaga kelancaran serta keselamatan lalu lintas. Rekayasa lalu lintas akan terus dimonitor dan dievaluasi sesuai kondisi lapangan agar dampak pembangunan terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalkan. (Zamzam)***

Berita Terkait

Sementara Hanya Bisa Dilewati Motor, Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka!!
GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan
Wujud Kepedulian Sosial, FKPPI dan PEPABRI Jabar Gelar Donor Darah
Kisruh Ditubuh FKPPI KBB Berujung Lapor Polisi, Imron Minta Semua Pihak Bersikap Dewasa
Jembatan Segera Dibangun, Nyebrang Dengan Rakit Bambu Akan Jadi Kenangan
Kasus Kredit BPR Cirebon Dilimpahkan ke PN Bandung, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang
Peringati HAN, Ngatiyana Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri Kota Cimahi
Cimahi Perangi Peredaran Narkoba Melalui Pawang Ronda
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Sementara Hanya Bisa Dilewati Motor, Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka!!

Senin, 7 September 2026 - 11:58 WIB

GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Rekayasa Jalan Dampak dari Proyek Pembangunan Underpass dan Jembatan Dibahas Forum LLAJ Cimahi

Selasa, 1 September 2026 - 08:55 WIB

Kisruh Ditubuh FKPPI KBB Berujung Lapor Polisi, Imron Minta Semua Pihak Bersikap Dewasa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Jembatan Segera Dibangun, Nyebrang Dengan Rakit Bambu Akan Jadi Kenangan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Kasus Kredit BPR Cirebon Dilimpahkan ke PN Bandung, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Peringati HAN, Ngatiyana Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri Kota Cimahi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Cimahi Perangi Peredaran Narkoba Melalui Pawang Ronda

Berita Terbaru

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mengeluarkan SE tentang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai tindakan antisipasi bahaya penyebaran abu vulkanik yang dirilis pada Minggu, (6/9/ 2026).

Jawa Barat

Antisipasi Penyebaran Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Rilis SE PJJ

Senin, 7 Sep 2026 - 16:46 WIB

Hampir 2.000 orang diduga keracunan setelah menyantap menu MBG sejak Selasa (01/9/2026) hingga Kamis (03/9/2026). Foto: Ilustrasi

Peristiwa

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Minggu, 6 Sep 2026 - 05:46 WIB