Wali Kota Cimahi : Punya BPJS Tak Aktif di RSUD Cibabat? Tetap Akan Dilayani Dulu, Diurus Belakangan

- Editor

Senin, 27 Juli 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Wali Kota Cimahi Ngatiyana memberikan jaminan tegas bagi seluruh warga, siapa pun yang datang berobat ke RSUD Cibabat, meski status BPJS-nya tidak aktif atau menunggak, tetap wajib dilayani sepenuhnya tanpa syarat di muka.

Pernyataan ini disampaikan saat meluruskan berbagai isu berkembang soal rencana perubahan nama rumah sakit, Senin (27/7/2026) di Aula Gedung B Pemkot Cimahi.

“Sering warga bertanya, ‘Bu, kalau sakit malam-malam tapi BPJS-nya mati bagaimana?’ Saya perintahkan tegas: layani dulu, rawat dulu, nyawanya yang utama. Administrasi dan penagihan diselesaikan nanti setelah pasien aman, dan pelayanan itu tetap gratis,” tegas Ngatiyana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan kebijakan ini adalah komitmen manajemen rumah sakit yang baru untuk membenahi total kualitas pelayanan.

“Silakan awak media turun langsung ke sana, cek pelayanannya, cek ketersediaan obatnya. Jangan biarkan persepsi buruk masa lalu menghalangi pelayanan baik yang sedang kami bangun,” ajaknya.

Bukti nyata pun sudah terlihat. Guntur, warga Kelurahan Utama yang sehari-hari sering mengantar tetangga berobat, merasakan perubahan itu sendiri.

“Hari ini saja saya antar pasien yang BPJS-nya menunggak lama. Langsung diterima dan ditangani tanpa dipersulit. Urusan administrasi ke BPJS diserahkan ke keluarga besok, pasien tetap ditangani sekarang juga,” ungkapnya. (Eri)

Baca Juga  Sapu Jagat RT Kerahkan 1.728 ASN Cimahi Untuk Turun ke RT, Target Kelola 60% Sampah di Sumbernya

Berita Terkait

GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan
Wujud Kepedulian Sosial, FKPPI dan PEPABRI Jabar Gelar Donor Darah
Rekayasa Jalan Dampak dari Proyek Pembangunan Underpass dan Jembatan Dibahas Forum LLAJ Cimahi
Kisruh Ditubuh FKPPI KBB Berujung Lapor Polisi, Imron Minta Semua Pihak Bersikap Dewasa
Jembatan Segera Dibangun, Nyebrang Dengan Rakit Bambu Akan Jadi Kenangan
Kasus Kredit BPR Cirebon Dilimpahkan ke PN Bandung, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang
Peringati HAN, Ngatiyana Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri Kota Cimahi
Cimahi Perangi Peredaran Narkoba Melalui Pawang Ronda

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Syukur Mandar: Ada Penjajah Yang Lebih Berbahaya dari Penjajah Yang Telah Diusir

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:21 WIB

FWK: Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:23 WIB

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: FWK Ingatkan Agar Pemerintah Peka Terhadap Keresahan Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Cacat Kelola Tingkat Dewa! Sebagian Besar Pemda Tidak Bisa Bayar Gaji ASN?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Diskusi FWK: Kesantunan Berbahasa Diperlukan dalam Berbangsa dan Bernegara

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:17 WIB

Kabinet Bayangan: Indonesia Darurat Korupsi Secara Struktural dan Sistemik

Senin, 27 Juli 2026 - 09:10 WIB

Karumga Mantan Jampidsus Kejagung Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa

Berita Terbaru

Hampir 2.000 orang diduga keracunan setelah menyantap menu MBG sejak Selasa (01/9/2026) hingga Kamis (03/9/2026). Foto: Ilustrasi

Peristiwa

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Minggu, 6 Sep 2026 - 05:46 WIB