Pasien Sakit Terancam Akibat Jalan Rusak di Wonosobo, Dinas PUPR Janjikan Perbaikan 2026

- Editor

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Warga yang sakit dibawa oleh masyarakat karena jalan yang rusak ternyata merupakan rekaman video dari setahun yang lalu.
  • Meski menjadi perbincangan sekitar setahun lalu, tindakan pemerintah belum terlihat jelas.
  • Dinas PU melakukan perbaikan jalan pada tahun 2026

 

AdinJavaTerdapat sebuah video yang menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir di platform media sosial seperti TikTok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video menunjukkan warga yang mengantar pasien pulang dari rumah sakit.

Di berbagai kisah yang beredar, warga mengangkat pasien di jalan yang berlumpur.

Video itu diunggah oleh akun @KOMENGJW empat hari yang lalu dan telah mendapat perhatian masyarakat.

Di dalam video singkat tersebut, tampak sejumlah penduduk di Dukuh Gunung Mujil, Desa Wonosari, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, bekerja sama mengantarkan seorang warga pulang dari rumah sakit.

Disoroti

Ini dilakukan lantaran kondisi jalan yang sangat rusak, sehingga tidak mungkin dilalui oleh kendaraan.

Lokasi video menampilkan empat orang pria secara bergantian mengangkat tandu kayu sederhana di tengah jalan tanah yang licin dan berlubang.

Keterangan dalam video mengatakan, jalan tersebut “sudah sejak era kemerdekaan puluhan tahun tidak pernah mengalami pembangunan sama sekali”.

Setelah diunggah, video ini telah dilihat lebih dari 46 ribu kali, memperoleh ribuan jempol hijau, serta berbagai komentar dari pengguna internet.

Banyak pendapat mengungkapkan kondisi infrastruktur di daerah perbatasan Kebumen.

“Pak Prabowo lihat paakk ????,” tulis akun @yuyunaxstroy pada Sabtu (8/11/2025), sebagaimana dilaporkan AdinJavavia Kompas.com, Minggu (9/11/2025).

Dicecar warganet

Banyak netizen juga menyentuh mengenai penggunaan dana desa serta perhatian pemerintah daerah terhadap daerah terpencil.

Baca Juga  Polisi Selidiki Keterkaitan Pelaku Peledakan SMAN 72 dengan Terorisme di Media Sosial

“Uang desa untuk apa kue,” komentar seorang pengguna yang ikut memberikan tanggapan di kolom tersebut.

Merespons video yang viral ini, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kebumen, Joni Hernawan, mengonfirmasi bahwa jalan tersebut termasuk dalam kategori jalan kabupaten.

Mereka telah melakukan pemeriksaan di lokasi dan berencana untuk mengambil langkah terkait kejadian ini.

“Dinas PUPR akan membangun jalan tersebut dan telah dialokasikan dalam anggaran tahun 2026. Tadi Kabid Bina Marga melakukan pengecekan lokasi yang sempat viral di media sosial untuk memverifikasi informasi di lapangan, dan hasilnya memang benar merupakan jalan kabupaten di ujung ruas jalan lingkar selatan Karangsambung-Sadang, tepatnya di Desa Wonosari Kecamatan Sadang,” ujar Joni.

Faktanya

informasi terkini mengungkap bahwa kejadian yang terdapat dalam video tersebut bukanlah peristiwa yang baru.

Berdasarkan keterangan Nur Hamin, penduduk Desa Wonosari, video tersebut direkam pada November 2024.

Saat itu musim hujan, jalan rusak dan berlumpur. Orang yang dibawa dengan tandu adalah warga yang terjatuh dari motor, setelah dirawat di Rumah Sakit Sudirman, kemudian pulang setelah menjalani operasi tangan,” kata Nur Hamin saat dihubungi oleh Santi (8/11/2025), dikutip oleh AdinJavadari dari Kompas.com (9/11/2025).

Ia menceritakan, pasien tersebut telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada 27 November 2024, sementara kecelakaannya terjadi pada 15 November 2024.

Karena jalan menuju dusun mereka belum dapat dilalui kendaraan, warga harus membawa pasien sejauh sekitar 200 meter dari ujung jalan aspal ke rumahnya di Dukuh Gunung Mujil.

Menurut Hamin, laporan mengenai kerusakan jalan telah disampaikan kepada pemerintah desa sejak lama, baik secara lisan maupun tertulis.

Namun, hingga saat ini perbaikan belum terwujud.

“Sudah disampaikan sebelumnya, tetapi jawabannya hanya berupa saran agar masyarakat saling bahu-membahu mencari solusi sendiri, misalnya dengan mengumpulkan bahan batu. Belum ada tindakan langsung,” katanya.

Baca Juga  Harga Servis Rutin Truk: Estimasi Terbaru

Jalan yang menjadi jalur utama bagi warga Gunung Mujil sebelumnya belum masuk dalam kategori jalan PU (Pekerjaan Umum) atau jalan kabupaten.

Namun, kini jalan tersebut telah memiliki status sebagai jalan kabupaten.

Video lama ini kembali menjadi perbincangan setelah diunggah ulang oleh pengguna TikTok @KOMENGJW.

Meskipun video tersebut merupakan rekaman lama, kendala yang menjadi masalah utama hingga saat ini masih dalam keadaan rusak parah, terlebih setelah satu musim hujan.

“Ya, memang jalan yang dihadapi sampai saat ini masih sulit dilewati. Itulah mengapa ketika video itu kembali viral, banyak orang mengira kejadian itu baru saja terjadi,” kata Hamin.

Janji Kepala Dinas PUPR

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kebumen, Joni Hernawan menyatakan bahwa jalan tersebut termasuk dalam kategori jalan kabupaten.

Mereka telah melakukan pemeriksaan dan akan mengambil langkah terkait kejadian tersebut.

Dinas PUPR akan mengembangkan jalan tersebut dan direncanakan dalam anggaran tahun 2026.

“Baru saja Kabid Bina Marga melakukan pengecekan terhadap lokasi yang sempat viral di media sosial guna memverifikasi informasi di lapangan, dan hasilnya memang benar merupakan jalan kabupaten di ujung ruas jalan lingkar selatan Karangsambung-Sadang, tepatnya di Desa Wonosari, Kecamatan Sadang,” ujar Joni.

Berita viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Google News AdinJava

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:55 WIB

Samsat Cimareme Tertibkan Prosedur Cek Fisik Bantuan Pajak 5 Tahunan Plat Luar Kota Lewat Polantas Menyapa

Jumat, 17 April 2026 - 07:42 WIB

Program Polantas Menyapa, Inovasi Pelayanan Presisi Samsat Cimahi

Rabu, 15 April 2026 - 20:03 WIB

Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG

Rabu, 15 April 2026 - 15:37 WIB

Terkait Tudingan Jabatan Kadis DPKP yang Syarat Kepentingan, Amy Pringgo Buka Suara

Rabu, 15 April 2026 - 09:04 WIB

Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis

Selasa, 14 April 2026 - 19:13 WIB

ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

Selasa, 14 April 2026 - 11:07 WIB

DPRD Cimahi Minta Pemkot Tegas, Jangan Lembek Urusi Tata Ruang

Selasa, 14 April 2026 - 10:52 WIB

Tingginya Harga Plastik, DLH Cimahi Sebut Momentum Kurangi Barang Sekali Pakai

Berita Terbaru