Kapolri Ungkap Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta Diduga Pelajar, Presiden Prabowo Sudah Dapat Laporan

- Editor

Jumat, 7 November 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan pers Kapolri Jenderal Listyo Sigit soal insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Keterangan pers Kapolri Jenderal Listyo Sigit soal insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, BANGBARA.COM — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan perkembangan terbaru penyelidikan insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta.

Dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan pada Jumat (7/11/2025), ia hadir bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya.

Kapolri menjelaskan, sebagian korban ledakan telah diperbolehkan pulang, sementara dua lainnya masih menjalani operasi di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk saat ini, salah satu yang sedang menjalani operasi merupakan terduga pelaku. Motifnya masih kami dalami dari berbagai informasi,” ujar Listyo.

Ia menegaskan, polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku dan tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait latar belakang serta lingkungan tempat tinggalnya.

Ketika ditanya apakah pelaku merupakan pelajar dari SMAN 72, Kapolri tidak menampik. “Iya, sementara sedang kita dalami,” katanya.

Senjata yang Ditemukan Hanya Mainan

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan beberapa barang bukti, termasuk senjata yang sempat menimbulkan kecurigaan publik. Namun, Kapolri memastikan bahwa senjata tersebut hanyalah mainan.

“Jenis senjatanya mainan, ada tulisan-tulisan tertentu yang juga sedang kami dalami untuk mencari tahu motif pelaku,” jelas Listyo.

Ia menambahkan, proses penyelidikan masih berjalan untuk memastikan bagaimana pelaku merakit dan melancarkan aksinya. “Semuanya akan dijelaskan setelah hasil penyelidikan dan penyidikan lengkap,” tegasnya.

Presiden Prabowo Sudah Dapat Laporan dan Titip Pesan Waspada
Mensesneg Prasetyo Hadi dalam kesempatan yang sama menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah menerima laporan terkait peristiwa ini.

“Beliau prihatin dan meminta agar penanganan korban menjadi prioritas utama. Presiden juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan di lingkungan sekolah maupun rumah,” ujarnya.

Biaya Korban Ditanggung Pemprov DKI, Polisi Buka Posko
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung penuh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga  Harga Mati! Walhi Desak Pemprov Jabar Audit Lingkungan KBU

“Semua biaya perawatan, baik di rumah sakit ini maupun lainnya, akan ditanggung oleh Pemerintah DKI,” tegas Pramono saat menjenguk korban di RS Islam Cempaka Putih.

Kepolisian juga membuka dua posko bantuan bagi keluarga korban, masing-masing di RS Yarsi dan RS Islam Cempaka Putih, untuk mempermudah koordinasi dan penanganan pasca-insiden.***

Editor : Diens

Sumber Berita : Bangbara

Berita Terkait

Media Harus Sajikan Informasi Akurat dan Berimbang, Wali Kota Pastikan ASN Cimahi Terbuka Berikan Klarifikasi
Samsat Cimareme Tertibkan Prosedur Cek Fisik Bantuan Pajak 5 Tahunan Plat Luar Kota Lewat Polantas Menyapa
Program Polantas Menyapa, Inovasi Pelayanan Presisi Samsat Cimahi
Lemahnya Komunikasi Publik Pemerintah Di Tengah Krisis Global, Jadi Sorotan FWK
Pemkot Cimahi Catat Penurunan Tagihan Listrik Rp26 Juta Akibat WFH
Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG
Terkait Tudingan Jabatan Kadis DPKP yang Syarat Kepentingan, Amy Pringgo Buka Suara
Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 18:08 WIB

Garuda MP Deklarasikan Prabowo-Gibran Hingga Paripurna 2029

Rabu, 8 April 2026 - 07:44 WIB

Cara Masyarakat Pastikan Petugas Resmi Ukur Tanah BPN

Senin, 2 Maret 2026 - 11:18 WIB

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:50 WIB

Pasca Serangan Brutal, 17 Penerbangan Bandara Soetta Dibatalkan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:10 WIB

Jurnalis Mudah Bikin Marah Orang! Bagaimana Puasanya Kawan? 

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:12 WIB

Noda Dosa Dibalik Profesi Jurnalistik, Mengapa Meminta Maaf?

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:46 WIB

Catatan Hendry Ch Bangun: Ramadhan Ditengah Kelesuan Industri Media

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:55 WIB

Minimnya Pengawasan Jadi Celah “Wakil Tuhan” Berperilaku Kotor!

Berita Terbaru