Apa Itu “Agartha” dan “14 Words” di Senjata Mainan SMAN 72 Kelapa Gading?

- Editor

Senin, 17 November 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AdinJava– Petugas kepolisian menemukan senjata replika di lokasi ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang terjadi pada Jumat (7/11/2025) siang.

Meskipun bukan senjata asli, benda tersebut menarik perhatian karena di bagian tubuhnya terdapat beberapa tulisan yang berkaitan dengan pelaku teror dunia.

Ahli terorisme dan intelijen Ridlwan Habib mengungkapkan, tulisan-tulisan tersebut memang menyebutkan nama-nama pelaku aksi teror di dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Brenton Tarrant adalah pelaku teror di Selandia Baru yang menyebabkan 51 kematian. Alexandre Bissonnette merupakan pelaku serangan terhadap masjid di Kanada. Selanjutnya, terdapat seorang teroris dengan paham Nazi di Italia,” katanya, dikutip dariAdinJava, Sabtu (8/11/2025).

Di dalam foto yang beredar di media sosial, terlihat tulisan “14 Words. For Agartha” dan “Brenton Tarrant. Selamat datang di Nerakadi tubuh senjata itu.

Lalu, siapa sebenarnya individu-individu yang dimaksud dalam tulisan tersebut?

Untuk Agartha” dan “14 Kata

Teks “For Agartha” dan “14 Words” penuh dengan simbol serta berbagai teori konspirasi.

Frasa “14 Kata” terkenal sebagai semboyan ajaran keunggulan ras kulit putih dan sering dikaitkan dengan kelompok teror.

Kalimat lengkapnya berbunyi “Kita harus memastikan kelangsungan hidup orang-orang kita dan masa depan bagi anak-anak kulit putih(Kita perlu memastikan kelangsungan hidup bangsa kita dan masa depan bagi anak-anak kulit putih).

Slogan ini diciptakan oleh David Lane, anggota kelompok ekstrem kanan Amerika yang bernama The Order pada tahun 1980-an. Angka 14 mengacu pada jumlah kata dalam kalimat tersebut, dikutip dariThe Guardian (28/10/2008).

Maknanya digunakan sebagai tanda atau lambang oleh kelompok rasialis, neo-Nazi, dan ekstremis kanan.

Baca Juga  Jika Anda Sering Mengatakan "Terima Kasih" kepada Pelayan, Anda Mungkin Punya 8 Kualitas Langka Ini

Sementara itu, Agartha merupakan nama sebuah kota legendaris yang dipercaya berada di bawah permukaan bumi.

Dikutip dari Kompas.id, sutradara Joko Anwar pernah mengangkat kisah mengenai kota ini dalam serialnyaNightmares and Daydreams.

Cerita mengenai Agartha juga tercantum dalam buku Les fils de Dieu karya penulis Prancis Louis Jacolliot yang diterbitkan pada tahun 1873. Ia menyebut Agartha sebagai peradaban yang hampir berusia seribu tahun lebih tua dibandingkan Mohenjo Daro.

Meskipun demikian, bukti arkeolog menunjukkan bahwa Mohenjo Daro dibangun sekitar tahun 2.500 SM dan menjadi salah satu peradaban paling tua di dunia.

Sampai saat ini, belum ditemukan bukti arkeologis yang mengonfirmasi keberadaan Agartha.

Alexandre Bissonnette

Alexandre Bissonnette terkenal sebagai pelaku penembakan di sebuah masjid di luar kota Quebec, Kanada, pada 29 Januari 2017.

Ia menyerang jemaah salat Isya menggunakan pistol Glock, menyebabkan enam orang tewas dan beberapa lainnya terluka. Pada saat kejadian, sekitar 40 jemaah sedang berada di dalam masjid.

Di pengadilan tingkat pertama, Bissonnette dihukum 40 tahun penjara tanpa adanya kemungkinan pemotongan masa tahanan.

Namun, hukuman tersebut kemudian diturunkan menjadi 25 tahun di tingkat kasasi.

Ia terkenal sebagai pendukung paham keunggulan ras kulit putih, serta menghormati tokoh-tokoh sayap kanan seperti Donald Trump di Amerika Serikat dan Marine Le Pen di Prancis.

Brenton Harrison Tarrant

Brenton Harrison Tarrant, seorang warga negara Australia, terlibat dalam aksi penembakan massal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada 15 Maret 2019.

Ia menyerang Masjid Al Noor dan Pusat Islam Linwood, menyebabkan kematian 51 orang, serta melukai 89 orang lainnya, dikutip dariAljazeera (18/3/2019).

Selama menjalankan aksinya, Tarrant mengirimkan siaran langsung serangan tersebut melalui media sosial.

Baca Juga  Tahun 2026 Penuh Libur Panjang, Cek Tanggal Merahnya!

Ia pernah berencana menyerang masjid ketiga, tetapi ditangkap setelah mobilnya menabrak kendaraan polisi.

Peristiwa itu merupakan salah satu momen paling gelap dalam sejarah Selandia Baru.

Perdana Menteri Australia pada masa itu, Scott Morrison, menggambarkan Tarrant sebagai “teroris sayap kanan yang ekstrem dan ganas.”

Sampai saat ini, Polri masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai motif tersangka ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, termasuk dugaan bahwa pelaku adalah siswa dari sekolah tersebut yang pernah menjadi korban bullying.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenkopolhukam) Lodewijk Freidrich Paulus menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan spekulasi.

“Jangan menyebut ini sebagai tindakan teror. Belum, kita belum sampai pada titik itu, ya. Jadi biarkan pihak berwajib bekerja terlebih dahulu,” katanya.

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:37 WIB

Pengurusan STNK Lebih Mudah dan Nyaman Dengan Sentuhan Humanis di Samsat Cimareme

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:32 WIB

Samsat Cimahi Layani dan Edukasi Masyarakat Permudah Mekanisme Pembayaran Pajak Kendaraan

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:52 WIB

Polantas Menyapa Upaya Kepolisian Perkuat Komunikasi Bersama Wajib Pajak

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:47 WIB

Polantas Menyapa, Samsat Cimareme Edukasi Warga Soal Mutasi Kendaraan

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:21 WIB

Ancaman Gunakan Plat Nomor Tidak Sesuai Aturan Tak Main-main, Samsat Cimareme Beri Pemahaman Wajib Pajak

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:33 WIB

Kasus Penebangan Pohon Minimarket Masih Belum Dikenakan Sanksi, Terkait Perizinan Warga Menduga Ada Kongkalikong Orang Dalam

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:32 WIB

Dugaan Perusakan Fasum Milik Pemkot Cimahi, Kepala BPKAD Sebut Kewenangan Sebenarnya Ada di Sekda Sebagai Pengelola

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:22 WIB

Tingkatkan Layanan Pajak dan Administrasi Kendaraan, Program “Polantas Menyapa” Kunjungi Samsat Cimahi

Berita Terbaru