Gaji di Bawah Rp6,2 Juta: Daftar Gratis, Ini Syarat dan Cara Ikut Programnya

- Editor

Jumat, 21 November 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AdinJavaHidup di Jakarta memang penuh tantangan. Dengan biaya hidup yang mahal, harga kebutuhan pokok yang terus naik, serta kemacetan yang tak pernah berakhir, masyarakat harus cermat dalam mengelola keuangan mereka. Namun, ada kabar positif dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dapat sedikit mengurangi beban para pekerja swasta dengan penghasilan menengah hingga bawah. Melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2025, Pemprov DKI secara resmi meluncurkan program transportasi umum gratis untuk para pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp6,2 juta setiap bulan.

Kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat mengurangi pengeluaran transportasi, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam menekan polusi udara dan kemacetan di Jakarta.

Dengan penggunaan transportasi umum yang gratis, masyarakat diharapkan mulai beralih dari kendaraan pribadi menuju sistem transportasi publik seperti TransJakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam menciptakan kota yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi DKI berupaya membentuk sistem transportasi yang inklusif, sehingga seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pekerja dan warga yang kurang mampu, dapat memperoleh layanan publik tanpa menghadapi hambatan biaya.

Menurut Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, layanan transportasi yang gratis ini merupakan bentuk bantuan yang diberikan kepada penduduk Jakarta yang memenuhi syarat tertentu.

Namun, ia menekankan bahwa kebijakan ini hanya berlaku bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta.

Kebijakan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, yang menganggap program ini akan menjadi dorongan besar bagi masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum.

Selain mengurangi pengeluaran, masyarakat juga berperan dalam mengurangi emisi karbon serta mendukung inisiatif Jakarta Langit Biru.

Baca Juga  Tantangan Emisi untuk Target Suhu 1,5 Derajat Celsius

Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan Transportasi Gratis?

Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2025 menetapkan bahwa terdapat 15 kelompok masyarakat yang berhak menggunakan angkutan umum secara gratis.

Salah satu kelompok yang mendapat perhatian adalah karyawan swasta yang memiliki penghasilan di bawah Rp6,2 juta setiap bulan, atau berada di bawah 1,15 kali Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta pada tahun yang berlaku.

Berikut adalah daftar lengkap 15 kelompok masyarakat yang berhak mendapatkan fasilitas gratis ini:

1. Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

2. Personel TNI dan Polri.

3. Siswa dan mahasiswa yang memiliki KTP DKI Jakarta.

4. Pegawai kontrak atau bukan ASN di lingkungan Pemprov DKI.

5. Karyawan swasta yang pendapatannya kurang dari Rp6,2 juta setiap bulan.

6. Penyandang disabilitas.

7. Orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun.

8. Petugas Pengelola Infrastruktur dan Fasilitas Umum (PPSU).

9. Petugas pembersih dan pengemudi operasional dalam lingkup Pemprov DKI.

10. Petugas kesehatan di pusat kesehatan masyarakat dan rumah sakit daerah.

11. Para relawan sosial yang tercatat di Dinas Sosial.

12. Sopir taksi konvensional yang diatur oleh Pemerintah Provinsi DKI.

13. Guru kontrak dan pegawai pendidikan yang bukan PNS.

14. Tenaga kerja informal yang memiliki Kartu Pekerja Jakarta (KPJ).

15. Anggota keluarga yang menerima bantuan sosial dari daerah.

Kriteria utama bagi karyawan swasta adalah memiliki surat keterangan kerja yang sah serta penghasilan tetap di bawah Rp6,2 juta setiap bulan.

Jenis Transportasi yang Digratiskan

Warga yang memenuhi kriteria dapat menggunakan layanan transportasi umum yang dioperasikan oleh Pemprov DKI dan BUMD, yaitu:

1. TransJakarta (BRT dan Mikrotrans)

Baca Juga  8 Sifat Positif di Balik Tawa pada Candaan Sendiri

Layanan bus cepat yang melintasi berbagai koridor serta angkutan mikrotrans di seluruh wilayah Jakarta.

2. MRT Jakarta

Sistem transportasi bawah tanah dan atas tanah yang menghubungkan Bundaran HI hingga Lebak Bulus serta pengembangan menuju arah utara.

3. LRT Jakarta

Jalur angkutan ringan yang saat ini menghubungkan rute Velodrome – Pegangsaan Dua.

Ketiga jenis transportasi ini dapat digunakan secara gratis, cukup dengantap kartu yang terdaftar di gate masuk.

Cara Mendaftar Untuk Mendapatkan Pengangkutan Gratis

Pemerintah menyediakan dua cara pendaftaran agar masyarakat dapat memperoleh fasilitas ini, yaitu pendaftaran langsung melalui Bank DKI dan pendaftaranonline melalui situs resmi.

1. Pendaftaran Langsung

Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengunjungi kantor Bank DKI yang ditentukan sebagai lokasi verifikasi data penerima manfaat. Berikut tahapan yang harus diikuti:

– Kunjungi kantor cabang Bank DKI yang terdekat dan bawa dokumen persyaratan yang diperlukan.

– Serahkan berkas berikut:

– KTP Jakarta (asli dan salinan),

 – Kartu Keluarga (KK),

– Surat keterangan kerja atau bukti penghasilan bulanan yang berjumlah kurang dari Rp6,2 juta,

– Foto terbaru berukuran 3×4,

– Isi formulir pendaftaran yang tersedia dari petugas,

– Setelah diverifikasi, Anda akan menerima Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) yang terhubung dengan sistem pembayaran transportasi umum.

2. Pendaftaran Online

Jika ingin lebih mudah, penduduk dapat mendaftar secara online melalui situs resmi.http://www.layanankhusus.transjakarta.co.id

Langkah-langkahnya:

1. Akses situs dan klik menu “Daftar Program Transportasi Gratis”.

2. Isikan data pribadi sesuai dengan identitas KTP.

3. Unggah berkas pendukung seperti bukti gaji, surat keterangan pekerjaan, serta foto pribadi.

4. Tunggu proses verifikasi yang dilakukan oleh sistem.

5. Setelah mendapatkan persetujuan, pengguna akan menerima pemberitahuan melalui email atau SMS yang berisi informasi mengenai status pendaftaran serta jadwal pengambilan kartu di Bank DKI.

Baca Juga  Gembira! Menteri PU Pastikan Tol Getaci Mulai Dibangun 2026

Setelah kartu diaktifkan, pengguna dapat langsung menikmati transportasi umum gratis menggunakantap kartu di gate TransJakarta, MRT, atau LRT.

 

Durasi dan Evaluasi Program

Program ini berlaku selama enam bulan pertama setelah peluncuran, dan kemungkinan besar akan diperpanjang jika evaluasi menunjukkan dampak yang baik.

Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Bank DKI akan melakukan pengawasan berkala guna memastikan kebenaran data penerima subsidi serta efisiensi kebijakan dalam mengurangi kemacetan dan emisi kendaraan.

Selain itu, Pemprov DKI juga menyediakan sistem digital yang terhubung secara menyeluruh untuk mengawasi penggunaan kartu oleh masyarakat.

Sistem ini berfungsi untuk menghindari penggunaan fasilitas secara tidak sah oleh orang yang tidak berwenang.

Tujuan dan Dampak Program

Terdapat tiga tujuan utama yang ingin dicapai oleh Pemprov DKI Jakarta melalui kebijakan ini:

1. Mengurangi beban keuangan masyarakat, khususnya para pekerja swasta dan kelompok yang rentan dengan pendapatan rendah.

2. Mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, guna mengatasi kemacetan dan mengurangi emisi karbon.

3. Memicu perubahan pola perilaku transportasi, sehingga masyarakat terbiasa menggunakan angkutan umum secara teratur.

Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam membangun sistem transportasi umum yang bersifat inklusif dan adil secara sosial.

Berkat program transportasi umum gratis untuk karyawan dengan penghasilan di bawah Rp6,2 juta, Jakarta mengambil tindakan nyata dalam upaya menjadi kota yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:55 WIB

Samsat Cimareme Tertibkan Prosedur Cek Fisik Bantuan Pajak 5 Tahunan Plat Luar Kota Lewat Polantas Menyapa

Jumat, 17 April 2026 - 07:42 WIB

Program Polantas Menyapa, Inovasi Pelayanan Presisi Samsat Cimahi

Rabu, 15 April 2026 - 20:03 WIB

Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG

Rabu, 15 April 2026 - 15:37 WIB

Terkait Tudingan Jabatan Kadis DPKP yang Syarat Kepentingan, Amy Pringgo Buka Suara

Rabu, 15 April 2026 - 09:04 WIB

Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis

Selasa, 14 April 2026 - 19:13 WIB

ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

Selasa, 14 April 2026 - 11:07 WIB

DPRD Cimahi Minta Pemkot Tegas, Jangan Lembek Urusi Tata Ruang

Selasa, 14 April 2026 - 10:52 WIB

Tingginya Harga Plastik, DLH Cimahi Sebut Momentum Kurangi Barang Sekali Pakai

Berita Terbaru