AdinJavaNama Roy Suryo kembali menjadi perhatian dalam pemberitaan nasional setelah secara resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Kasus yang menimpanya kali ini terkait dengan dugaan penggunaan ijazah palsu milik mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Pengumuman penahanan terhadap Roy dilakukan pada 7 November 2025 oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri di Jakarta. Dalam perkara ini, Roy masuk dalam kelompok kedua dari delapan tersangka yang diumumkan oleh pihak kepolisian.
Isu dugaan pemalsuan ijazah Jokowi disebut tidak memiliki unsur politik dan hanya merupakan penerapan hukum sesuai laporan resmi. Roy mengatakan siap mengikuti proses hukum dengan menghormati aturan yang berlaku.
Ia mengajak masyarakat agar tidak melakukan spekulasi dan tetap menunggu dengan sabar proses hukum yang akan menentukan hasil akhir perkara tersebut secara objektif.
Perjalanan Karier Roy Suryo
Sebelum menjadi seorang politikus dan ahli telematika, Roy Suryo lebih dahulu mengawali kariernya di bidang akademik dan teknologi informasi. Ia memulai perjalanan sebagai dosen di Universitas Gadjah Mada (UGM) serta Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Mulai akhir tahun 1990 hingga pertengahan tahun 2000, Roy aktif dalam mengajar mata pelajaran fotografi dan seni media, sekaligus terkenal karena kemampuannya dalam menganalisis bukti digital.
Nama semakin terkenal di kalangan masyarakat setelah sering tampil di televisi dan media nasional sebagai ahli telematika dalam berbagai kasus penting.
Pada tahun 2005, dia memasuki Partai Demokrat dan mulai terlibat aktif dalam dunia politik, dengan reputasi sebagai tokoh yang cerdas dan memiliki pemikiran kritis.
Empat tahun setelahnya, Roy berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI dari Yogyakarta untuk masa jabatan 2009–2014 dan kembali menjabat hingga tahun 2019.
Karier politiknya mencapai puncak saat ia ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga pada 2013, menggantikan Andi Mallarangeng dalam Kabinet Indonesia Bersatu II.
Namun, masa jabatannya tidak terlepas dari kritik, termasuk perdebatan dalam menghadapi konflik di dalam organisasi sepak bola nasional.
Perkara Hukum dan Respons Roy Suryo
Kasus terkini yang melibatkan nama Roy Suryo kini menjadi perhatian besar dari masyarakat. Ia dikabarkan terlibat dalam dugaan tindakan pemalsuan dokumen akademik yang berkaitan dengan ijazah Presiden Jokowi.
Roy termasuk dalam kelompok tersangka yang diduga menerapkan cara yang tidak ilmiah dalam melakukan pengujian terhadap dokumen tersebut.
Kepolisian menegaskan bahwa penunjukan Roy sebagai tersangka tidak terkait dengan motif politik, melainkan murni hasil dari penyelidikan hukum.
Dalam pernyataannya, Roy menekankan bahwa status sebagai tersangka tidak berarti dia bersalah dan meminta masyarakat untuk menghormati prinsip praduga tak bersalah.
Ia menyampaikan bahwa dirinya siap memberikan keterangan berdasarkan fakta yang sebenarnya, serta menyerahkan seluruh proses kepada penyidik dan sistem peradilan yang berlaku.
Perkara ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan Roy, setelah sebelumnya ia juga pernah menghadapi masalah hukum terkait unggahan di media sosial.
Kehidupan Pribadi dan Latar Belakang Pendidikan
Roy Suryo lahir di Yogyakarta pada tanggal 18 Juli 1968, berasal dari keluarga bangsawan Jawa yang memiliki gelar kebangsawanan Kanjeng Raden Mas Tumenggung.
Bapaknya, Prof. Dr. Kanjeng Pangeran Haryo Soejono, dan ibunya, Raden Ayu Soeratmijati Notonegoro, dianggap sebagai akademisi dan tokoh yang dihormati di Yogyakarta.
Mengenai agama, Roy Suryo memeluk Islam dan sering menunjukkan sifat keagamaan dalam kehidupannya sehari-hari serta pendiriannya di mata masyarakat.
Pendidikan dasar dan menengah dilakukan di Yogyakarta, kemudian melanjutkan studi tinggi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM dengan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi.
Pada tahun 2005, ia menyelesaikan program magister di Fakultas Kedokteran UGM dengan fokus utama pada Perilaku dan Promosi Kesehatan.
Ia juga menyelesaikan program doktoral di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), memperkuat posisinya sebagai akademisi dan ahli komunikasi publik.
Selain berprofesi sebagai dosen, Roy aktif dalam menulis dan memberikan kuliah umum di seminar nasional mengenai teknologi informasi, komunikasi massa, serta etika media.
Biodata Lengkap Roy Suryo
Nama lengkap: Tumenggung Kanjeng Raden Mas Roy Suryo Notodiprojo
Tempat dan tanggal lahir: Yogyakarta, 18 Juli 1968
Orang tua: Prof. Dr. Kanjeng Pangeran Haryo Soejono dan Raden Ayu Soeratmijati Notonegoro
Agama: Islam
Pendidikan: Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Yogyakarta, Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada, Magister Perilaku dan Promosi Kesehatan Universitas Gadjah Mada, Doktoral Universitas Negeri Jakarta
Karir: Dosen di ISI Yogyakarta dan UGM, pakar dalam telematika serta multimedia, pembawa acara e-Lifestyle di Metro TV, anggota DPR RI periode 2009–2019, serta Menteri Pemuda dan Olahraga pada tahun 2013.
Kegiatan: Ketua Divisi Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat, narasumber di bidang teknologi, serta fotografer berprofesi.
Roy Suryo adalah tokoh yang dianggap pintar dan sering memicu perdebatan, dengan pengalaman luas dalam bidang teknologi dan politik Indonesia.
Isu dugaan ijazah palsu Jokowi kini menjadi bagian baru dalam perjalanan karier yang sering menjadi perhatian publik. Meskipun menghadapi masalah hukum, Roy tetap menunjukkan sikap tenang dan menghormati proses hukum yang berlangsung.






