7 Kebiasaan Orang Manipulatif Saat Memperlihatkan Diri Menurut Psikologi

- Editor

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AdinJava– Seseorang yang terlihat menarik di awal seringkali menimbulkan kesan yang tidak menyenangkan pada akhirnya.

Apakah kamu mengenal jenis orang semacam ini? Pembicara yang lancar dan memiliki kontak mata yang baik.

Mereka mengerti pesanan minuman Anda dalam lima menit, namun beberapa bulan setelahnya Anda menyadari batasan Anda telah melanggar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip dari Geediting, berikut ini 7 kebiasaan yang dilakukan oleh seseorang yang bersifat manipulatif terhadap orang lain. Simak penjelasannya!

1. Terburu-buru dalam Kedekatan

Orang yang menarik biasanya bergerak dengan cepat. Mereka mengamati minat, prinsip, dan gaya bicara Anda, lalu menunjukkannya.

Psikolog Robert Cialdini menggambarkan hal ini sebagai kesukaan dan kesamaan. Kita cenderung percaya pada orang-orang yang terlihat mirip dengan diri kita.

Tanda kecepatan adalah kelajuan dalam mendekat. Mereka berubah dari orang asing menjadi pasangan jiwa dalam waktu seminggu.

Anda menceritakan kisah, mereka juga memiliki kisah yang hampir mirip. Meski berbeda kota, iramanya tetap sama.

2. Mengubah Pujian Menjadi Hal yang Menarik Perhatian

Pujian yang asli memberikan rasa tenang dan membuat Anda merasa lega. Pujian yang bersifat memanipulasi semakin meningkat seiring berjalannya waktu.

Awalnya pujian itu tulus dan jelas karena Anda merasa dianggap penting, tetapi kemudian pujian tersebut mulai menuntut syarat.

Kamu hebat jika mendengarkan aku, atau aku menyukaimu memakai jaket itu, bukan yang lain kamu pakai.

Pujiannya menjadi latihan, dan persetujuan muncul ketika Anda memenuhi permintaannya terlebih dahulu.

Terasa enak, namun itu adalah ujian.

Hadiah tersebut merupakan tanda untuk terus melakukan hal ini atau cinta akan semakin berkurang.

Jika pujian lebih mengarahkan Anda daripada sekadar memuji Anda, itu merupakan pola yang perlu diperhatikan.

Baca Juga  Polisi Selidiki Keterkaitan Pelaku Peledakan SMAN 72 dengan Terorisme di Media Sosial

3. Memiliki Pengecualian Khusus

Orang yang sehat menghargai kata “tidak”, “nanti”, dan “bukan hari ini”. Orang yang manipulatif menganggap batasan sebagai sesuatu yang bisa dibentuk kembali.

Mereka akan mengatakan, biasanya saya tidak akan bertanya, tapi kita berbeda, atau aturan berlaku untuk orang lain.

Kalimat tersebut menggabungkan tanggung jawab, kepentingan, dan ego dalam satu paket yang rapi. Jika seseorang jarang menolak Anda tanpa melakukan negosiasi, mereka sedang menguji Anda.

4. Menampilkan Keraguan

Mereka memulai dengan mengganggu keyakinan Anda hingga kehilangan keseimbangan, dengan kritik-kritik kecil, fakta yang dipilih, dan lelucon yang tajam. Selanjutnya mereka memperkenalkan diri sebagai jawabannya.

Seiring berlalunya waktu, mereka menjadi alat yang harus Anda gunakan untuk mempercayai realitas Anda sendiri.

5. Mengubah Kerentanan Menjadi Senjata

Mereka membagikan kisah-kisah pribadi di awal agar menimbulkan kesan kepercayaan, kemudian mereka berharap mendapatkan akses ke kehidupan Anda dalam waktu yang sama cepatnya.

Jika Anda tidak mampu mencapai tingkat kedalaman yang sama, mereka akan merasa terluka. Anda merasa bersalah dan terbuka. Kerentanan tanpa batasan waktu merupakan tanda bahaya, bukan tanda aman.

Terapis fisik sering merekomendasikan batas toleransi. Kedekatan yang autentik secara perlahan memperluas batas tersebut.

Jika seseorang memanfaatkan rasa sakitnya untuk masuk ke ruang pribadi Anda, mereka sedang berdagang.

6. Mencatat Segala Sesuatu

Mereka menanggung biaya makan malam, memberikan sumber daya, serta memperkenalkan pekerjaan Anda.

Kemudian, beberapa minggu setelahnya, sebuah tagihan muncul. Bukan masalah keuangan, tetapi masalah hubungan, saya telah melakukan X untukmu, jadi Y seharusnya tidak menjadi masalah.

Yang membuatnya jeli adalah bukunya yang bersifat pribadi. Anda tidak pernah melihat aturannya, dan Anda hanya merasakan tekanannya.

Baca Juga  Jokowi: Hormati Jasa Soeharto, Meski Banyak Penolakan

7. Senyum Palsu

Kebiasaan terakhir muncul ketika Anda sudah terikat. Mereka secara diam-diam mengisolasi Anda dari orang-orang dan kegiatan yang memberi Anda perspektif.

Terasa seperti, saya merasa mereka tidak mengerti Anda, atau kita berada di jalur yang berbeda dari mereka.

Tidak lama lagi Anda akan melihat semakin sedikit orang yang menghadapi Anda, dan semakin banyak orang yang setuju dengan Anda ketika Anda menyesuaikan diri.

Hal ini bisa terjadi di dalam tim, kelompok teman, atau hubungan cinta. Penelitian John Gottman mengenai hubungan menunjukkan betapa pentingnya dukungan dari pihak luar dan makna bersama.

Para penghasut mengubahnya sehingga mereka menjadi sumber tunggal.

Ujian yang sederhana merupakan masa pemulihan, apakah Anda meninggalkan interaksi dengan mereka dengan lebih banyak sumber daya atau justru lebih tergantung?

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Ngatiyana Akui Kemacetan Bukan Kesalahan Petugas, Tapi Tanggung Jawab Penuh Wali Kota Cimahi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Wali Kota Cimahi Mohon Maaf Atas Kemacetan, Proyek Infrastruktur Serentak Ditarget Selesai Akhir Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Selain Tutup Informasi 6 Perusahaan Peserta Mikom Proyek SMPN 14 yang Gugur, Sekdis Beberkan Review DED yang Tak Diketahui Publik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Kantor RW 25 Melong Diresmikan: Wali Kota Sebut Ini Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Rumah Bersama Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Rekayasa Lalin Underpass Gatsu Berlangsung hingga Desember, Warga Diminta Siap-Siap Macet

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Sejumlah Proyek Infrastruktur Di Cimahi Segera Dimulai, Wali Kota Ingatkan Macet Bukan Alasan Terlambat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Wali Kota Cimahi Turun Langsung, Pimpin Operasi Pemberantasan Miras di Leuwigajah

Berita Terbaru