Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

- Editor

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kota Cimahi, Asep Rukmansyah (Asep Ape). Foto : eri

Ketua Komisi III DPRD Kota Cimahi, Asep Rukmansyah (Asep Ape). Foto : eri

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Kasus perubahan sistem pengadaan proyek renovasi rumah dinas Wali Kota Cimahi yang awalnya lelang terbuka, lalu diubah menjadi Penunjukan Langsung (PL) masih menjadi perbincangan hangat. Perbedaan pandangan pun muncul antara pihak legislatif dan pengamat kebijakan publik.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cimahi, Asep Rukmansyah, menilai perubahan metode dari lelang ke penunjukan langsung itu sah-sah saja dan sesuai aturan. Ia merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 serta Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 58 Tahun 2021 yang mengatur soal tender cepat.

Menurutnya, perubahan ini diperbolehkan selama memenuhi syarat teknis tertentu, apalagi jika proyek sebelumnya belum selesai dan berganti tahun anggaran. Syarat utamanya adalah kontraktor lama harus menyelesaikan kewajiban denda atau penalti keterlambatan terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seandainya memang kontraktor tersebut (pemenang proyek) pada Desember kegiatannya tidak selesai dan loncat tahun, maka dengan Perwal Cimahi nomor 58 tahun 2021 dibolehkan mengadakan kembali proyek Penunjukan Langsung,” katanya.

Namun saat disinggung mengapa kontraktor proyek dari lelang ke PL itu berubah atau berganti jika benar alasannya seperti itu, Asep tidak memberikan tanggapan.

Sorotan Pengamat

Berbeda dengan pandangan DPRD, Pengamat Kebijakan Publik Jawa Barat, Agus Satria, justru menilai langkah ini berpotensi melanggar aturan dan sangat rawan praktik korupsi.

Ia menegaskan, pemerintah daerah dilarang menunjuk langsung penyedia jasa tanpa lelang yang melibatkan asosiasi seperti Gapensi atau Gapeknas. Praktik seperti ini dinilai sangat berpotensi menjadi “pengkondisian” atau rekayasa proyek.

“Di Cimahi sekarang terdengar sangat keras isu monopoli proyek oleh kelompok tertentu. Diduga ada sekelompok pengusaha yang menjadi alat untuk mengeruk keuntungan dan uangnya masuk ke kantong pribadi pejabat,” ungkap Agus, Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga  Dugaan Perusakan Fasum Milik Pemkot Cimahi, Kepala BPKAD Sebut Kewenangan Sebenarnya Ada di Sekda Sebagai Pengelola

Lebih jauh, Agus menuding adanya praktik kolusi di mana asosiasi disandingkan dengan pihak Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di lingkungan Pemkot.

“Diduga ada ‘pernikahan’ antara pihak PBJ dengan asosiasi untuk membagi-bagi proyek. Hal ini terjadi di beberapa dinas strategis seperti DPKP, PUPR, hingga Dinas Pendidikan. Dinas-dinas ini seolah ‘tersandera’ oleh aturan main yang dibuat asosiasi tersebut,” tegasnya.

Agus juga menyoroti lemahnya pengawasan dari DPRD. Ia menilai legislatif seolah diam dan membiarkan praktik ini terjadi, yang diduga kuat mengarah pada kongkalikong yang merugikan keuangan daerah. (eri)

Berita Terkait

Polantas Menyapa, Kanit Regident Cek Langsung Pelayanan Publik Samsat Cimareme
ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir
DPRD Cimahi Minta Pemkot Tegas, Jangan Lembek Urusi Tata Ruang
Tingginya Harga Plastik, DLH Cimahi Sebut Momentum Kurangi Barang Sekali Pakai
Jenazah Kapten Zulmi Tiba di Cimahi, Wali Kota: Almarhum Harumkan Nama Bangsa
Pertahankan Predikat Istimewa, Disdukcapil Cimahi Percepat Digitalisasi
Waspada Tilang Elektronik! Polantas Menyapa Ingatkan Masyarakat Blokir STNK Setelah Jual Beli
Polantas Menyapa, Samsat Cimareme Sosialisasikan Wajib Pajak Blokir STNK Usai Jual Kendaraan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:13 WIB

ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

Selasa, 14 April 2026 - 11:07 WIB

DPRD Cimahi Minta Pemkot Tegas, Jangan Lembek Urusi Tata Ruang

Selasa, 14 April 2026 - 10:52 WIB

Tingginya Harga Plastik, DLH Cimahi Sebut Momentum Kurangi Barang Sekali Pakai

Selasa, 14 April 2026 - 06:57 WIB

Jenazah Kapten Zulmi Tiba di Cimahi, Wali Kota: Almarhum Harumkan Nama Bangsa

Senin, 13 April 2026 - 07:31 WIB

Polantas Menyapa di Samsat Cimahi, Sosialisasi Pentingnya Blokir STNK Kendaraan yang Sudah Dijual

Senin, 13 April 2026 - 07:24 WIB

Program “Polantas Menyapa” Hadir di Samsat Cimareme, Layanan Jadi Lebih Cepat dan Ramah

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Sabtu, 11 April 2026 - 10:45 WIB

41.387 Warga di Cimahi Berhak Terima Bantuan CPP, Segera Dicairkan 

Berita Terbaru