Soroti “Paradoks Industri” di Cimahi, Aktivis Lingkungan: Menguntungkan Siapa Sebenarnya?

- Editor

Sabtu, 25 April 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Keberadaan kawasan industri di Kota Cimahi menuai kritik tajam dari kalangan aktivis lingkungan. Mereka menilai fenomena ini sebagai sebuah “paradoks”, di mana dalih pertumbuhan ekonomi tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan yang justru merusak ekosistem dan kurang berpihak pada masyarakat lokal.

Tim Advokasi Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Barat, Fauqi, menyoroti minimnya serapan tenaga kerja lokal meski pabrik menjamur. Menurutnya, industri di Cimahi seringkali hanya menjadikan wilayah ini sebagai basis produksi tanpa adanya distribusi ekonomi yang merata bagi warga sekitar.

“Di satu sisi, industri diklaim bisa menaikkan taraf hidup. Tapi faktanya, penyerapan tenaga kerja lokal sangat minim dan dampak ekonominya tidak dirasakan langsung oleh warga. Ini memunculkan pertanyaan, industri ini sebenarnya menguntungkan siapa?” ujar Fauqi, Jumat (24/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fauqi juga menyoroti sejumlah kejanggalan, mulai dari perencanaan tata ruang yang dianggap tidak sesuai, hingga pelanggaran yang sering terjadi dalam operasional industri.

Selain itu, proses perizinan seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dinilai masih sebatas formalitas. Partisipasi masyarakat seringkali diabaikan atau digantikan oleh oknum tertentu. Begitu juga dengan laporan Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) yang dianggap tidak transparan.

“Aturan yang dibuat pemerintah sendiri pun jarang ditaati. Kita kehilangan peran pemerintah dalam hal pengawasan dan penindakan tegas terhadap pencemaran yang terjadi secara sistematis,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Cimahi yang dikonfirmasi terkait hal ini belum memberikan tanggapan atau keterangan apa pun.

Sekretaris Apindo Kota Cimahi, Christina Sri Manunggal sudah coba dikonfirmasi, akan tetapi hingga berita ini dibuat tidak memberikan tanggapan. (eri)

Baca Juga  Program Polantas Menyapa, Layani Masyarakat Dengan Sikap Humanis

Berita Terkait

Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat: Tantangan dan Keberhasilan di Bawah Kepemimpinan Bupati Jeje Ritchie Ismail 
Terima Kado WTP & Penerbitan Perbup Tentang Pondok Pesantren, Warnai Hari Jadi KBB Ke-19
Fopdar Dukung Proses Penyidikan Dugaan Korupsi Disnaker Cimahi
Pererat Kebersamaan, DPW 234 SC Jawa Barat Gelar Silaturahmi Seluruh Pengurus Se-Provinsi
Terkait Pemeriksaan BPK Jabar, Dedi Mulyadi Akan Laporkan Masalah Kantin Sekolah ke Kejari Cimahi
234 SC Jabar Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan Oleh Disdik Cimahi
Melampaui Harapan, SMA Negeri 3 Cimahi Terpilih dan Siap Menjadi Sekolah Maung Jawa Barat
Dragon Ball, Sapi Kontes yang Berubah Nasib Jadi Kurban Presiden Untuk Warga Cimahi

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:36 WIB

Dorong Pelayanan Terbuka Samsat Cimareme, Satlantas Polres Cimahi Genjot Transparansi Lewat Polantas Menyapa

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:34 WIB

Satlantas Polres Cimahi Beri Kemudahan Masyarakat di Samsat Cimahi

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:52 WIB

Satlantas Hadir Layani Masyarakat di Samsat Cimahi, Buat Proses Perpanjangan STNK Cepat dan Responsif

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:47 WIB

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Cimahi Terus Hadirkan Pelayanan Humanis di Samsat Cimareme

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:34 WIB

Samsat Cimahi Berikan Pelayanan Cetak TNKB dengan Edukasi dan Humanis

Senin, 22 Juni 2026 - 06:28 WIB

Samsat Cimahi Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan ke Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 06:15 WIB

Samsat Cimareme Berikan Layanan Cepat, Ramah, dan Lebih Dekat dengan Masyarakat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:00 WIB

Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas, Samsat Cimahi Gelar Sosialisasi Keselamatan

Berita Terbaru