Izinkan Pembangunan Rumdin, Ngatiyana Tegaskan Tak Intervensi Proyek

- Editor

Selasa, 21 April 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana Usai Melakukan Monitoring Di SDN Cimahi Mandiri 5. (Eri)

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana Usai Melakukan Monitoring Di SDN Cimahi Mandiri 5. (Eri)

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Isu pembangunan rumah dinas (Rumdin) Wali Kota Cimahi kembali menjadi sorotan. Menanggapi pemberitaan sebelumnya, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, akhirnya angkat bicara terkait proyek yang disebut-sebut mengakomodir keinginan pemimpin terpilih tersebut.

Ngatiyana membenarkan bahwa pembangunan rumah dinas ini memang akan dilaksanakan pada tahun 2026 ini. Padahal, proses persiapan dan pematangan lahan sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun lalu.

“Ya benar, saya mengizinkan pembangunan rumah dinas ini dilanjutkan. Pertimbangannya sederhana, selama 25 tahun Cimahi berdiri, kita belum punya aset ini. Daripada terus menyewa atau mengontrak tempat setiap tahun, lebih baik dibangun sendiri,” ujar Ngatiyana, Senin (20/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahun 2024, tahap perencanaan atau DED (Detail Engineering Design) sudah selesai dilakukan. Setelah itu, Ngatiyana sendiri yang menentukan lokasi pembangunannya berada di Jalan Aruman. Terkait isu bahwa desain proyek ini disesuaikan dengan keinginan walikota terpilih, ia membantahnya dengan tegas.

“Luasnya dibuat secukupnya saja, yang penting nyaman. Cukup bisa menerima tamu dengan layak, tidak perlu berlebihan atau gaya-gayaan. Yang penting fungsional dan enak dipakai,” tuturnya.

Menurutnya, membangun rumah dinas adalah investasi jangka panjang yang sangat bermanfaat. Bangunan ini nantinya tidak hanya dipakai saat ini, tapi juga akan digunakan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota di periode-periode mendatang.

“Dibuat 2 rumah berdampingan, tujuannya apa, untuk kedepannya kan kalo rumahnya berdampingan, nyaman jadi akur, ini harus singkron, tidak ada lagi wali kotanya jalan sendiri lalu wakil wali kotanya juga jalan sendiri,” ucapnya.

Kemudian, selain itu dengan berdampingannya tempat tinggal, semoga kedepannya ada keterbukaan dan kebersamaan antara wali kota dan wakilnya, tidak ada saling rahasia.

Baca Juga  Hanya Modal KTP Bisa Mudik Gratis, Buruan Daftar Sebelum Kehabisan Tiket!

Ngatiyana juga menegaskan kepada seluruh jajarannya yang terkait, untuk selalu mengutamakan kualitas kerja dan mematuhi seluruh mekanisme serta regulasi yang berlaku.

“Soal siapa pemenang tender atau kontraktor yang mengerjakan, itu urusan mekanisme. Saya tidak mau tahu soal itu, yang penting prosedur dijalankan dengan benar dan hasilnya berkualitas,” tegasnya.

Bahkan, ia memberikan ultimatum keras. Jika nanti hasil pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan aturan yang ada, ia tidak segan meminta pekerjaan itu dibongkar dan dikerjakan ulang.

Untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan dan bersih, Ngatiyana mengaku siap dan terbuka. Proyek ini nantinya akan berada di bawah pengawasan ketat aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian hingga kejaksaan.

(eri)

Berita Terkait

Pembangunan SMPN 14 Cimahi Senilai Rp4,8 Miliar Segera Dimulai, Usman Rachman Tekankan 5 Kunci Pengawasan
Sambut Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli “Ini Sekolahku” Wujudkan Sekolah Lebih Layak di SDN 104 Langensari
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Luncurkan MPLS 2026, Bangun Kesan Pertama Hangat Bagi Ribuan Siswa Baru
Tanpa Pengadilan, Sengketa Tanah di Cipageran Selesai dengan Jalan Tengah
Ramp Check Jelang Libur Sekolah Tindak 8 Kendaraan & 1 Bus di Cimahi Tak Layak Jalan
Bangun Program TNI Manunggal Air Bersih, Lebih dari 800 Keluarga di Cimahi Bakal Nikmati Aliran Air
Usia Seperempat Abad, Cimahi Arahkan Pembangunan ke Layanan Prima dan Ekonomi Warga
Kota Cimahi Tak Lagi Masuk 10 Besar Daerah ODGJ Terbanyak di Jabar

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:41 WIB

Usai Kasus Dugaan Korupsi di BGN, FWK Desak Presiden Prabowo Lakukan Evaluasi Menyeluruh Program MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:07 WIB

Israel Cegat Misi Kemanusiaan ke Gaza, PWI Pusat Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:42 WIB

Media Siber Sebagai Ruang Belajar Kedua, JMSI: Wajib Hadirkan Konten yang Mendidik

Minggu, 26 April 2026 - 14:10 WIB

Lipan 3108-1 Gelar Anniversary Ke 18 di AWC, Tidak Sedarah Tapi Lebih Dari Saudara

Kamis, 16 April 2026 - 13:02 WIB

Lemahnya Komunikasi Publik Pemerintah Di Tengah Krisis Global, Jadi Sorotan FWK

Minggu, 12 April 2026 - 18:08 WIB

Garuda MP Deklarasikan Prabowo-Gibran Hingga Paripurna 2029

Rabu, 8 April 2026 - 07:44 WIB

Cara Masyarakat Pastikan Petugas Resmi Ukur Tanah BPN

Berita Terbaru