Denny Siregar Sebut Roy Suryo Cs Diuntungkan Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tujuhmenit – Tokoh Denny Siregar menjadi viral di media sosial setelah memberikan komentar terkait penentuan status tersangka Roy Suryo dan kawan-kawannya dalam kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Di media sosial X, @Dennysiregar7, tokoh media sosial tersebut menganggap penunjukan Roy Suryo dan kawan-kawannya sebagai tersangka justru disambut dengan gembira oleh mereka.

“Roy Suryo dkk pasti gembira jika menjadi tersangka,” tulis Denny Siregar pada Jumat (7/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena pengadilan merupakan panggung yang besar. Kondisi ini justru menguntungkan mereka,” tambahnya.

Saat dihubungi, Roy Suryo menyatakan menghormati keputusan yang diambil oleh Polda Metro Jaya.

Roy Suryo juga menegaskan akan mematuhi seluruh proses hukum yang berlaku, sambil mengingatkan bahwa status tersangka tidak secara otomatis membuat seseorang menjadi terdakwa atau terpidana.

Selain merespons pengangkatannya, Roy juga menyentuh mengenai buron bernama “SM” atau Silfester Matutina, yang hingga saat ini masih bebas meskipun telah dihukum selama enam tahun secara inkrah.

“Adanya pengumuman dari Polda Metro Jaya pada Jumat siang, sebagai seorang pengamat telematika yang memiliki hak intelektual untuk melakukan penelitian ilmiah terhadap dokumen publik yang seharusnya diteliti (terutama telah dituangkan dalam buku ‘Jokowi’s White Paper’), saya tetap menghormati keputusan tersebut,” ujar Roy melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Jumat (7/11/2025).

“Namun, perkembangan selanjutnya sebaiknya semua mengikuti proses hukum yang berlaku, karena status ‘tersangka’ ini belum tentu menjadi ‘terdakwa’, apalagi ‘terpidana’,” katanya.

“Namun ada buron di Indonesia yang sudah ‘terpidana’ dan telah menjalani enam tahun hukuman tetap, masih ada yang bebas berkeliaran tanpa menghormati hukum sampai sekarang yang berinisial ‘SM’,” tambahnya.

Sosok Denny Siregar

Denny Zulfikar Siregar dilahirkan di Medan, 3 Oktober 1973.

Baca Juga  Ledakan Mengguncang Masjid SMAN 72 Kelapa Gading Saat Salat Jumat, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Nama keluarga Siregar diperolehnya dari ayahnya yang bernama Nawir Siregar.

Meskipun lahir di wilayah Sumatera, Denny Siregar sering kali pindah-pindah tempat bersama orang tuanya.

Saat masih kecil, Denny Siregar tinggal di Bangung, Jawa Barat. Setelah menginjak remaja, ia pindah ke Jakarta.

Kemudian, pindah ke Surabaya hingga menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi.

Denny pernah tinggal di Bali dan bekerja di sebuah perusahaan internasional.

Ia juga pernah memperoleh penghargaan The Best National Sales saat bekerja di sana.

Awal kariernya dimulai ketika ia bekerja di Radio Suara Surabaya sejak masih menempuh pendidikan sebagai mahasiswa dan mengambil ilmu jurnalistik di sana.

Denny juga aktif sebagai penulis dengan beberapa judul buku seperti Tuhan dalam Secangkir Kopi, Ngopi Bareng Denny Siregar, Bukan Manusia Angka, Semua Melawan Ahok, serta Jokowi: The Art of War.

Denny juga terkenal sebagai pemilik dan pengelola saluran YouTube COKRO TV, yang fokus pada berbagai topik menurut pandangannya, termasuk isu politik dan agama.

Tolak Jabatan Komisaris BUMN

Denny Siregar pernah menjadi perbincangan hangat setelah menolak posisi komisaris BUMN yang diusulkan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

Alasannya, terkait dengan sandal jepit. Bagi Denny, posisi sebagai komisaris BUMN adalah jabatan yang membuatnya harus bekerja di kantor dengan seragam formal.

Denny mengakui bahwa ia lebih memilih menggunakan sandal jepit saja karena terasa lebih nyaman.

Produser Film

Denny Siregar pernah menjabat sebagai produser film Sayap-Sayap Patah (2022) yang dibintangi oleh Nicholas Saputra dan Ariel Tatum.

Film ini diambil dari peristiwa Mako Brimob 2018 ketika sejumlah tahanan di markas kepolisian melakukan pemberontakan.

Selain film Sayap-Sayap Patah, Denny juga bertindak sebagai produser Kupu-Kupu Kertas (2024). Film tersebut mengangkat kisah yang berdasarkan pemahaman Denny Siregar terhadap peristiwa tahun 1965.

Baca Juga  Kapolri Ungkap Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta Diduga Pelajar, Presiden Prabowo Sudah Dapat Laporan

Namun, hanya tiga hari film tersebut tayang di bioskop, Kupu-Kupu Kertas tiba-tiba dihentikan peredarannya.

Berita Terkait

Betulkah Polemik PBNU Dipicu Persoalan Pengelolaan Kosensi Tambang? 
Bantuan Tak Kunjung Datang! Korban Bencana Jarah Swalayan dan Minimarket
Mengejutkan! Ada Bintang Dibalik Skandal Bandara Morowali. Siapakah Dia?
Banjir dan Longsor Terjang Sumatra, 174 Tewas dan 12.546 KK Mengungsi
Anomali Bandara Morowali Ancam Kedaulatan Negara dan Stabilitas Ekonomi. Harus Ditindak!
Pasca Gus Yahya Tidak Lagi Jadi Ketua, Miftachul Akhyar Pimpin PBNU
Pertimbangan Politik! Rais Aam Cabut Penasihat Khusus Gus Yahya
Perkuat Program MBG, BGN Gelar Rapat konsolidasi SPPG
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 14:14 WIB

Prediksi Skor, H2H, dan Susunan Pemain Bologna vs Napoli di Serie A

Minggu, 30 November 2025 - 13:29 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp21.000 dalam Seminggu

Minggu, 30 November 2025 - 12:44 WIB

Heboh 3I/ATLAS, Ini Fakta ‘Alien’ Menurut Sains dan Ulama

Minggu, 30 November 2025 - 06:43 WIB

Viral, Pemain Persib Kena Tilang Polisi Malaysia, Terkejut Tahu Robi Darwis Prajurit TNI

Minggu, 30 November 2025 - 05:58 WIB

Usaha Daffa Wardhana Membuat Hadiah Ultah Ariel Tatum, Hasilnya Menakjubkan dan Disukai Banyak Orang

Minggu, 30 November 2025 - 05:13 WIB

7 Trik Pintar Menggunakan AI ala Ahli Keuangan

Minggu, 30 November 2025 - 01:27 WIB

Susunan Upacara Hari Pahlawan 10 November 2025: Panduan Lengkap PDF dan Aturan Baju Profesi

Minggu, 30 November 2025 - 00:42 WIB

Update Terbaru: Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Sudah Sadar, KPAI Siap Bantu

Berita Terbaru

Teknologi

Harga Emas Antam Naik Rp21.000 dalam Seminggu

Minggu, 30 Nov 2025 - 13:29 WIB

Teknologi

Heboh 3I/ATLAS, Ini Fakta ‘Alien’ Menurut Sains dan Ulama

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:44 WIB