Cimahi Perangi Peredaran Narkoba Melalui Pawang Ronda

- Editor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi danDandim 0609/Cimahi Letkol Inf. Ratno, dalam kegiatan Pawang Ronda di Cipageran, Rabu (26/8/2026).

Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi danDandim 0609/Cimahi Letkol Inf. Ratno, dalam kegiatan Pawang Ronda di Cipageran, Rabu (26/8/2026).

 


CIMAHI, tujuhmenit.com – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cimahi turun langsung ke masyarakat dalam kegiatan Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda (Pawang Ronda) di Cipageran, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara unsur pimpinan daerah dan masyarakat sekaligus upaya menghidupkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).


Pawang Ronda diinisiasi oleh Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Cimahi. Wali Kota Cimahi Ngatiyana hadir bersama Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, Dandim 0609/Cimahi Letkol Inf. Ratno, Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cimahi Neneng Rahmadini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran jajaran Forkopimda disambut antusias oleh sekitar 100 warga. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran Forkopimda untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan mendengarkan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi warga, mulai dari masalah keamanan, peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang, hingga infrastruktur dan kondisi sosial.

‘Melalui Pawang Ronda ini, kami ingin memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga sekaligus mengedukasi warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang yang menyasar generasi muda,” ujar Ngatiyana.

Ngatiyana juga mengapresiasi peran masyarakat yang aktif menyampaikan informasi terkait berbagai persoalan di lingkungannya. Menurutnya, partisipasi warga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia turut mengapresiasi langkah jajaran Polres Cimahi dalam mengungkap peredaran obat keras terlarang berdasarkan informasi dan laporan dari masyarakat.

Selain persoalan keamanan, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait drainase, pencegahan banjir, perbatasan wilayah, hingga persoalan sosial akibat peredaran minuman keras.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ngatiyana menegaskan bahwa setiap masukan akan menjadi bahan pembahasan pemerintah sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Ipda Rizwan: Pastikan Pelayanan STNK Cepat, Mudah, dan Transparan 

Dalam kesempatan itu, Ngatiyana juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan akibat kemacetan yang terjadi selama pelaksanaan sejumlah pembangunan infrastruktur. Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap rekayasa lalu lintas dan mendorong percepatan pekerjaan agar pembangunan dapat segera diselesaikan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko menilai kegiatan ronda memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menjaga lingkungan dari potensi tindak kriminal. Menurutnya, ronda juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, kebersamaan, dan semangat gotong royong antarwarga.

“Ronda bukan sekadar menjaga lingkungan dari kriminalitas, melainkan momentum untuk menjaga tali silaturahmi, kebersamaan, dan gotong royong antarwarga,” ungkap Wahyu.

Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi menekankan peran masyarakat dalam menyampaikan informasi dan bersama-sama mencegah potensi gangguan keamanan sejak dari lingkungan masing-masing. Ia juga menyampaikan bahwa Polres Cimahi akan menggelar pemusnahan barang bukti hasil operasi di wilayah hukum Cimahi pada 31 Agustus mendatang.

“Barang bukti yang dimusnahkan meliputi narkotika, obat keras terbatas, minuman keras (miras), hingga knalpot brong. Masyarakat dipersilakan hadir untuk menyaksikan kegiatan tersebut sebagai bentuk keterbukaan kepada publik,” katanya. (Umay)***

Berita Terkait

GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan
Wujud Kepedulian Sosial, FKPPI dan PEPABRI Jabar Gelar Donor Darah
Rekayasa Jalan Dampak dari Proyek Pembangunan Underpass dan Jembatan Dibahas Forum LLAJ Cimahi
Kisruh Ditubuh FKPPI KBB Berujung Lapor Polisi, Imron Minta Semua Pihak Bersikap Dewasa
Jembatan Segera Dibangun, Nyebrang Dengan Rakit Bambu Akan Jadi Kenangan
Kasus Kredit BPR Cirebon Dilimpahkan ke PN Bandung, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang
Peringati HAN, Ngatiyana Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri Kota Cimahi
Tanggapi Keluhan WP, Samsat Cimareme Segera Perbaiki Toilet Rusak!

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Syukur Mandar: Ada Penjajah Yang Lebih Berbahaya dari Penjajah Yang Telah Diusir

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:21 WIB

FWK: Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:23 WIB

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: FWK Ingatkan Agar Pemerintah Peka Terhadap Keresahan Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Cacat Kelola Tingkat Dewa! Sebagian Besar Pemda Tidak Bisa Bayar Gaji ASN?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Diskusi FWK: Kesantunan Berbahasa Diperlukan dalam Berbangsa dan Bernegara

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:17 WIB

Kabinet Bayangan: Indonesia Darurat Korupsi Secara Struktural dan Sistemik

Senin, 27 Juli 2026 - 09:10 WIB

Karumga Mantan Jampidsus Kejagung Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa

Berita Terbaru

Hampir 2.000 orang diduga keracunan setelah menyantap menu MBG sejak Selasa (01/9/2026) hingga Kamis (03/9/2026). Foto: Ilustrasi

Peristiwa

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Minggu, 6 Sep 2026 - 05:46 WIB