CISARUA, tujuhmenit. com, – Sebanyak 6 orang warga meninggal dunia dan 84 lainnya masih dalam pencarian menyusul bencana longsor yang terjadi di kaki Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Babakan RT 5 / RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat (23/1/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun tujuhmenit. com, Sabtu (24/1/2026), sedikitnya ada 30 rumah warga terdampak bencana. Longsor diakibatkan curah hujan yang menguyur kawasan tersebut dengan intensitas tinggi.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan baik terhadap korban maupun kerugian materil yang diakibatkan longsor tersebut.
“Jadi datanya ini masih bergerak, terbaru 6 orang meninggal dunia, 21 dilaporkan selamat, terus ada 84 orang masih dicari sampai saat ini,” ujar Nur Awaludin.
Keenam orang meninggal duni itu adalah Sunarya, Jajang, Nining, Enur, Aah, dan Rahmat. Mereka ditemukan dalam kondisi tertimbun material longsor.
Sedangkan 21 korban yang berhasil selamat, langsung mendapatkan penanganan dari tim medis. Mereka ada yang ditangani di Posko Pengungsian dan ada yang dibawa ke Puskesmas Pasirlangu.
“Kemudian untuk 21 korban yang selamat, mereka saat ini ditangani oleh Puskesmas Pasirlangu, sebagian ada yang di posko kantor desa,” kata Nur Awaludin.
Sedangkan untuk 84 orang warga yang dinyatakan hilang, masih dilakukan pencarian oleh tim dari pihak BPBD dan unsur lainnya. Para korban yang dicari tersebut diduga kuat tertimbun meterial longsor.
“Mereka belum ditemukan. Masih kita cari,” katanya.
Sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan, warga yang tinggal radius 100 meter dari titik longsor, diungsikan ke daerah yang lebih aman.
“Jumlah data masih bisa berubah, kita terus monitor dari posko kantor desa. Kebutuhan mendesak saat ini seperti makanan, selimut, dan pakaian,” ujar Nur Awaludin. (K12)






