Selain Dehidrasi, Suhu Tinggi Bisa Sebabkan Panas Matahari, Bagaimana Menghindarinya?

- Editor

Jumat, 21 November 2025 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALBAR TERKINI– Suhu tubuh yang meningkat secara drastis, biasanya melebihi 40°C, dan sistem pendinginan alami tubuh tidak berjalan dengan baik dapat menyebabkan keadaan darurat medis yang dikenal sebagai panas tinggi (heat stroke).

Keadaan ini berisiko mengancam jiwa karena dapat menyebabkan kerusakan pada otak, jantung, ginjal, dan otot jika tidak segera ditangani.

Penyebab Heat Stroke:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Suhu tinggi biasanya terjadi karena:
  • Suhu yang tinggi terpapar dalam jangka waktu lama.
  • Kegiatan fisik intensif dalam cuaca yang panas.
  • Dehidrasi berat yang mengganggu kemampuan tubuh untuk mengeluarkan keringat.
  • Ruang yang tidak memiliki sirkulasi udara yang memadai dengan suhu yang tinggi.

Beberapa tanda dan gejala yang umum terjadi pada Heat Stroke antara lain:

  • Suhu tubuh melebihi 40°C
  • Kulit kering, terasa panas, dan memerah (karena tidak mengeluarkan keringat lagi)
  • Sakit kepala hebat
  • Kekacauan, ketidakjelasan, atau penurunan tingkat kesadaran
  • Nadi cepat dan kuat
  • Mual, muntah
  • Kejang

Pertolongan Pertama

  • Jika seseorang diduga mengalami panas dalam:
  • Segera pindahkan ke lokasi yang lebih dingin.
  • Hilangkan pakaian berlebihan agar dapat membantu mendinginkan tubuh.
  • Bersihkan tubuh dengan air dingin atau gunakan kain yang basah untuk ditempelkan pada kulit.
  • Gunakan kipas angin atau sirkulasi udara alami untuk mengurangi suhu tubuh.
  • Segera hubungi layanan kesehatan darurat — kondisi ini tidak dapat ditangani sendiri.

Pencegahan 

Berada dalam cuaca yang terlalu panas, beberapa langkah pencegahan untuk menghindari kelelahan panas, antara lain?

1. Tingkatkan Konsumsi Air Putih

Minum air putih secara rutin, bahkan sebelum merasa lapar. Pada cuaca yang panas, tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat.

Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein atau alkohol karena bisa mempercepat proses dehidrasi.

Baca Juga  Fakta di Balik Pemutusan Raisa dan Hamish Daud, Jawab Isu Selingkuh Sabrina

2. Pakailah pakaian yang nyaman dan ringan

Pilih pakaian yang terbuat dari bahan katun atau linen dengan potongan longgar dan warna cerah. Bahan ini memfasilitasi sirkulasi udara dan lebih efektif menyerap keringat dibandingkan kain tebal atau sintetis.

3. Jangan melakukan kegiatan di bawah sinar matahari langsung

Hindari melakukan aktivitas berat di luar ruangan antara pukul 10.00 hingga 15.00, saat suhu mencapai titik tertinggi. Jika harus pergi keluar, gunakan helm, payung, atau kacamata hitam untuk melindungi diri dari paparan sinar matahari langsung.

4. Gunakan Sunscreen

Lindungi permukaan kulit dari paparan sinar matahari dengan menggunakan tabir surya yang memiliki indeks perlindungan minimal SPF 30. Oleskan kembali setiap dua jam, terutama jika mengeluarkan banyak keringat atau setelah berenang.

5. Beristirahat di Lokasi yang Dingin

Beristirahat di ruang yang dilengkapi pendingin udara atau memiliki sirkulasi udara yang baik dapat membantu tubuh mengurangi panas. Jika tidak tersedia AC, gunakan kipas angin dan buka jendela agar sirkulasi udara lancar.

6. Mengonsumsi Makanan yang Menyegarkan

Pilih makanan yang mengandung banyak air seperti buah-buahan (semangka, melon, jeruk) dan sayuran. Hindari makanan berat serta berlemak yang dapat meningkatkan suhu tubuh.

7. Perhatikan Anak-anak dan Lansia

Kelompok ini lebih rentan terhadap cuaca panas yang ekstrem. Pastikan mereka mengonsumsi air dalam jumlah cukup, menghindari pakaian yang berat, serta tidak berada di bawah sinar matahari dalam waktu yang terlalu lama.

8. Lakukan Pendinginan Tubuh Secara Berkala

Gunakan handuk basah atau semprotkan air ke wajah dan leher untuk membantu menurunkan suhu tubuh. Mandi dengan air dingin juga bisa menjadi cara yang efektif untuk menjaga tubuh tetap segar.

Baca Juga  Apa Itu Agartha dan 14 Words di Senjata Mainan SMAN 72 Kelapa Gading?

9. Kenali Tanda-Tanda Heat Stroke Secara Awal

Perhatikan tanda-tanda seperti sakit kepala, muntah, kulit kering, dan tubuh terasa sangat panas. Jika mengalami gejala tersebut, segera cari tempat yang dingin dan minum air. Jika keadaan semakin memburuk, segera hubungi layanan kesehatan.

***

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:50 WIB

Pasca Serangan Brutal, 17 Penerbangan Bandara Soetta Dibatalkan

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:07 WIB

Kematian Khamenei Jadi Isu “Perang Mental” Yang Ditebar AS dan Israel

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:50 WIB

Sebanyak 100.564 Warga, Dapat Bantuan Kepesertaan BPJS Kesehatan Pemkot Cimahi

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:50 WIB

Terima Suap, Mantan Petinggi Majelis China Divonis Seumur Hidup

Senin, 2 Februari 2026 - 22:11 WIB

IRGC Dianggap Teroris! Iran Meradang, Panggil Dubes Uni Eropa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:28 WIB

Diduga Kuat Tak Kantongi Izin Operasional, Indomaret Baros Ganggu UMKM dan Pedagang Kecil

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:16 WIB

AS Darurat Nasional, Trump Ancam Pemasok Minyak ke Kuba

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:23 WIB

Pelayanan Makin Dekat, Polantas Menyapa Hadirkan Kenyamanan Baru di Samsat Cimahi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Lewat Polantas Menyapa, Samsat Cimahi Jamin Layanan Transparan

Rabu, 4 Mar 2026 - 05:44 WIB