Kota Cimahi, tujuhmenit.com —
Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya berkendara dengan aman. Samsat Cimahi menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan keselamatan berlalu lintas. Sasaran utamanya adalah wajib pajak yang datang yang ke Samsat, terutama dari kalangan generasi muda di wilayah hukum Kota Cimahi.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut arahan pimpinan, sekaligus bagian dari pendekatan langsung kepada pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Kanit Regident Iptu Endang Sudrajat menjelaskan, penyuluhan ini menekankan kewajiban mematuhi seluruh aturan lalu lintas. Mulai dari menggunakan helm berstandar SNI, memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku, hingga menghindari kebiasaan berbahaya seperti memegang ponsel saat berkendara atau balapan liar di jalan raya.
“Masih banyak ditemukan kasus di mana remaja yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM sudah nekat mengendarai kendaraan, bahkan tanpa perlengkapan keselamatan yang layak. Hal ini sangat membahayakan nyawa diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Iptu Endang Sudrajat, Sabtu (20/6/2026).
Ia juga mengingatkan akan bahaya mengemudi dalam pengaruh alkohol atau zat terlarang, serta mengimbau agar selalu memeriksa kondisi kendaraan dan kelengkapan dokumen seperti STNK sebelum berangkat. Kolaborasi dengan Samsat Cimahi dalam kegiatan ini juga dimaksudkan agar masyarakat sekaligus memahami pentingnya melengkapi administrasi kendaraan demi kepastian hukum dan keamanan berkendara.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran kepolisian dan Samsat bukan hanya untuk menindak pelanggaran, tetapi juga menjadi mitra dan sahabat masyarakat yang peduli menjaga keselamatan bersama,” tambahnya.
Program ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah setempat. Ke depannya, sosialisasi serupa akan terus digelar secara rutin, mulai dari lingkungan sekolah hingga tempat-tempat keramaian, agar pesannya dapat menjangkau lebih banyak warga.
Melalui pendekatan yang edukatif dan akrab, diharapkan generasi muda bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan di Kota Cimahi dan sekitarnya dapat terus ditekan ke angka yang lebih rendah. (eri)






