AdinJava,SAMARINDA– Tahap Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur dan Kejuaraan Daerah Senior cabang olahraga Dansa atau Dance Sport, memukau para hadirin dan penonton yang menyaksikan di Dojang Taekwondo Polder Air Hitam, Jalan Kadrie Oening, AW Syachranie, Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, yang diselenggarakan pada 7 hingga 9 November.
Tidak ketinggalan, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, pada Sabtu (8/11/2025) merasa menghargai
Kontes provinsi dan BK Porprov Kaltim dihadiri oleh juri dari IODI Pusat, IODI Kaltim, serta dari Filipina.
Diketahui adanya tradisi meraih medali emas dalam cabang olahraga Dansa Kaltim di setiap Pekan Olah Raga Nasional (PON)
Semoga bukan hanya sekadar ajang persahabatan yang memperkuat semangat Kalimantan Timur. Gubernur berharap Kaltim masuk tiga besar nasional. Saya mendengar bahwa PON XXII berhasil meraih satu medali emas, dua perak, dan satu perunggu.
Terdapat 24 medali emas dalam Kejurprov dan BK Porprov tahun 2025. Saya bersama Pemprov Kaltim berharap agar di PON NTT NTB tahun 2028 juga mampu memberikan medali emas untuk Kaltim,” ujar Faisal.
Faisal menginspirasi atlet tari Kalimantan Timur untuk tetap semangat dan berlatih dengan tekun, karena tidak ada pencapaian yang didapat secara instan.
Tentu saja hal ini memerlukan usaha keras dan semuanya tidak lepas dari kinerja organisasi dalam membina atletnya. Melalui BK akan muncul potensi yang akan terpilih mewakili Kaltim pada PON 2028 yang akan datang.
Ssya memberikan pesan khusus kepada atlet terpilih bahwa latihan yang berat tidak akan sia-sia, setiap keringat yang kalian hasilkan hari ini akan menjadi bukti perjuangan kalian di lapangan nanti.
Tanamkan keyakinan bahwa kalian mampu memberikan yang terbaik. Jangan cepat puas dan jangan mudah menyerah, berlaga dengan semangat perjuangan, tunjukkan bahwa atlet Kaltim memiliki karakter dan jiwa juara sejati. Dari pihak pribadi Dispora Kaltim, terima kasih kepada IODI. Semoga lancar, selamat bertanding, dan semoga sukses di PON NTT NTB 2028,” ujar Faisal.
Ketua Harian KONI Kaltim, Husinsyah menyampaikan bahwa babak kualifikasi mempersiapkan POPROV VIII Paser 2026 mengucapkan selamat dan berharap kegiatan yang dilaksanakan hari ini dapat memotivasi para atlet untuk meningkatkan olahraga tari olahraga di Kaltim.
Seperti yang diketahui, PON XXII di Aceh Medan 2024 berhasil meraih 1 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Oleh karena itu, atlet kita memberikan dukungan dan motivasi agar hal tersebut dipertahankan dan jika memungkinkan ditingkatkan pada PON berikutnya,” katanya.
Ketua Panitia Taufik Siregar melaporkan bahwa peserta atau atlet yang bertanding berasal dari 9 kabupaten dan kota kecuali Kabupaten Mahakam Hulu (Mahulu) serta 24 kelas pertandingan dengan jumlah 156 atlet.
Kami sangat bangga karena hampir seluruh KONI Kabupaten telah mengirimkan atlet dan mendukung IODI dalam menyelenggarakan berbagai kejuaraan yang akan datang.
Terima kasih kepada para juri dan Ketua KONI Paser. Hari ini diikuti oleh 9 atlet IOIDI dari Kabupaten Paser, Kota Samarinda, Kutim Kubar, Balikpapan, Bontang, Berau, serta PPU. Kejuaraan Provinsi dan BK sesuai dengan program KONI wajib diikuti oleh kabupaten dan kota.
Hasilnya, dalam even PORPROV di Kabupaten Paser, dari 156 atlet kami, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kaltim atas dukungan penuh serta para Ketua Pengcab dan seluruh atlet yang hadir, sehingga BK Kualifikasi dan Kejuaraan Provinsi dapat terselenggara,” ujarnya.
Wakil Ketua I IODI Kalimantan Timur Eliansyah Kastan memberikan semangat kepada para atlet.
“Kami berharap dalam BK ini mereka bertanding dengan sungguh-sungguh dan kami berikan semangat agar bisa meraih medali yang menjadi kebanggaan kita. Alhamdulilah kita telah mampu menyelenggarakan. Semangat bertanding peserta BK dan Kejurprov serta menjunjung tinggi sportivitas telah memberikan motivasi pada anak-anak agar dapat berprestasi di masa depan,” ujarnya. (*)






