Disperkim KBB Rencanakan Garap 349 Unit Rutilahu

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi Rumah Tidak Layak Huni

Foto : Ilustrasi Rumah Tidak Layak Huni

Bandung Barat. tujuhmenit. com –
Di tahun 2026 tercatat sekitar 349 rumah warga kurang mampu di Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan mendapat bantu program perbaikan rumah tidak layak huni (RTH). Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) KBB, Anni Roslianti, Rabu (26/11/2025).

“Tahun 2026 dari quota 349 unit, ada 111 unit di kawasan kumuh mendapatkan CPCL (Calon Penerima dan Calon Lokasi). 238 unit lainnya di luar kawasan kumuh,” kata Anni.

Masih menurut Anni, seperti yang dilansir Republika.co.id, penerima perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) secara gratis ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025 ini ada sebayak 277 rumah yang mendapat bantuan RTH. Sebanyak 101 unit berada di kawasan kumuh dan 176 unit lainnya di luar kawasan kumuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain bersumber dari APBD, program rutilahu ini juga mendapatkan bantuan dari sumber dana lainnya, seperti dari perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR), bantuan Provinsi Jabar dan juga bantuan dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Tahun ini dari
Program CSR sebanyak 100 unit. Dari provinsi sebanyak 40 unit dan BSPS sebanyak 249 unit,” katanya.

Saat ini terdata sebanyak
15.410 unit rumah tidak layak huni yang menunggu bantuan perbaikan. Data tersebut didapatkan pihaknya dengan melakukan survey ke lapagan, rumah mana saja yang membutuhkan bantuan di setiap desa dan kecamatan.

Dari data tersebut yang sudah diakomodir dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2024-2029 sekitar 4.000 unit dari APBD KBB. Diharapkan bantuan RTH dapat terselesaikan sesuai dengan rencana yang telah dicanangkan. ***

Baca Juga  Polantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Tentang Persyaratan Balik Nama Kendaraan

Berita Terkait

Eksistensi Dokter Spesialis di Daerah Langka! Benahi Sistem Pendistribusian
Polantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Tentang Persyaratan Balik Nama Kendaraan
Mahfud MD Soroti Proyek Kereta Cepat Whoosh: Dugaan Korupsi hingga Inkonsistensi Pendanaan
Roy Suryo Anggap Penetapan Tersangkanya sebagai Kriminalisasi Peneliti Dokumen Publik, Sebut Bisa Jadi Preseden Buruk
Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Polisi Tetapkan 8 Tersangka, Dibagi Dua Klaster Berdasarkan Peran
Ledakan Mengguncang Masjid SMAN 72 Kelapa Gading Saat Salat Jumat, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 14:14 WIB

Prediksi Skor, H2H, dan Susunan Pemain Bologna vs Napoli di Serie A

Minggu, 30 November 2025 - 13:29 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp21.000 dalam Seminggu

Minggu, 30 November 2025 - 10:28 WIB

Dari Saluran Air Jadi Berkah: Warga Belajar dari Aliran Air

Minggu, 30 November 2025 - 06:43 WIB

Viral, Pemain Persib Kena Tilang Polisi Malaysia, Terkejut Tahu Robi Darwis Prajurit TNI

Minggu, 30 November 2025 - 05:58 WIB

Usaha Daffa Wardhana Membuat Hadiah Ultah Ariel Tatum, Hasilnya Menakjubkan dan Disukai Banyak Orang

Minggu, 30 November 2025 - 05:13 WIB

7 Trik Pintar Menggunakan AI ala Ahli Keuangan

Minggu, 30 November 2025 - 01:27 WIB

Susunan Upacara Hari Pahlawan 10 November 2025: Panduan Lengkap PDF dan Aturan Baju Profesi

Minggu, 30 November 2025 - 00:42 WIB

Update Terbaru: Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Sudah Sadar, KPAI Siap Bantu

Berita Terbaru

Teknologi

Harga Emas Antam Naik Rp21.000 dalam Seminggu

Minggu, 30 Nov 2025 - 13:29 WIB