Dinyatakan bersalah terima suap senilai 127 juta RMB (sekitar Rp 284 miliar), Mantan pejabat tinggi Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (CPPCC), Li Weiwei, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
BEIJING, tujuhmenit.com- Li Weiwei dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Rakyat Menengah Hainan menerima suap dalam berbagai jabatan yang diemban sejak 2006 hingga 2024.
Seperti yang dilansir Republika, Selasa (3/2/2026), pengadilan juga mencabut hak politik Li seumur hidup dan menyita seluruh harta pribadinya. Upaya untuk mengembalikan kerugian suap yang belum terbayar akan terus dilakukan.
Li terbukti menyalahgunakan jabatan dan pengaruhnya untuk keuntungan pihak lain, termasuk dalam kontrak proyek dan operasional bisnis.
Dia pernah menjabat sebagai Komite Tetap Partai Komunis China (PKC) Provinsi Hunan dan Wakil Direktur Komite Kependudukan, Sumber Daya, dan Lingkungan Hidup CPPCC.
Mengingat jumlah suap yang sangat besar dan kerugian luar biasa yang ditimbulkannya terhadap kepentingan negara dan masyarakat, Pengadilan menilai tindakan Li layak mendapat hukuman berat karena.
Namun, pengadilan memberikan keringanan karena Li mengakui kejahatannya, secara sukarela melaporkan kasus suap yang belum diketahui penyidik, dan berusaha mengembalikan hasil suap.
Li Weiwei, 67 tahun, berasal dari Hunan dan bergabung dengan PKC pada Juli 1976. Sebelum memasuki dunia politik, ia bekerja sebagai guru di SMA No. 2 Kota Zhuzhou, Hunan. Karier politik Li mencapai puncaknya ketika ia menjabat sebagai Wakil Direktur Komite Kependudukan, Sumber Daya, dan Lingkungan Hidup CPPCC ke-14, sebuah badan penasihat dan konsultasi di China.
Pada Juli 2024, Li mulai diselidiki atas dugaan pelanggaran serius terhadap aturan dan disiplin partai serta hukum negara. Ia resmi ditangkap pada Februari 2025, dan perkaranya disidangkan secara terbuka pada 6 November 2025.
Kasus suap yang melibatkan Li menambah daftar panjang pejabat korup yang dihukum dalam upaya pemberantasan korupsi yang diinisiasi oleh Presiden Xi Jinping sejak 2012. Sehari sebelum vonis Li, pengadilan rakyat menengah Kota Xiamen juga menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mantan menteri kehakiman China atas kasus korupsi.***






