LEMBANG, tujuhmenit.com- Dua ruas jalan desa di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat diperbaiki di akhir tahun 2025 ini. Perbaikan tersebut tidak lepas dari peran vital jalan tersebut sebagai jalur alternatif untuk memecah kemacetan.
Kedua jalan tersebut adalah Jalan Sukaraja-Ciputri di Desa Langensari dan jalan penghubung antara Desa Cibogo – Desa Kayuambon di Desa Cibogo.
Kedua jalan desa tersebut dalam kondisi rusak oleh karena itu perbaikan pun dilakukan. Pengecoran di Jalan Sukaraja-Ciputri sedang dilakukan Pemerintahan Desa Langensari.
Kepala Desa Langensari, Agus Karim mengatakan pengecoran tersebut dilakukan ada beberapa bagian jalan yang belum duperbaiki.
“Ada beberapa bagian jalan yang belum dicor dan bisa dilaksanakan di akhir tahun,” kata Agus Karim beberapa waktu lalu.
Masih menurut Agus, alasan pengecoran jalan di akhir tahun dikarenakan anggaran yang berasal dari Bantuan Keuangan Provinsi dan Dana Desa baru cair di awal Desember 2025.
“Ketika anggaran sudah ada kepastian cair maka pengecoran jalan langsung dilaksanakan karena sudah direncanakan sebelumnya,” katanya.
Agus juga tidak memungkiri bahwa pengecoran jalan akan mengganggu aktivitas warga. Namun proses perbaikan tersebut tidak akan memakan waktu lama dan hal ini bisa dipahami warga karena untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.
“Jadi untuk masyarakat diminta bersabar karena penutupan jalan tidak akan lama, nantinya juga manfaatnya bagi masyarakat juga,” ujar Agus.
Jalan Sukaraja-Ciputri memiliki peran strategis, selain menghubungkan tiga desa, juga menjadi jalur alternatif jika terjadi kemacetan di Jalan Tangkuban Perahu dan juga penghubung ke arah Kota Bandung via Dago Giri.
Sementara itu, aktivitas pengaspalan juga dilaksanakan oleh Pemerintahan Desa Cibogo. Pengaspalan dilaksanakan di jalan penghubung antara Desa Cibogo – Desa Kayuambon.
Akses jalan tersebut juga sering dimanfaatkan masyarakat dan wisatawan saat terjadi kemacetan. Kendaraan yang akan menuju pusat Kota Lembang, Maribaya dan ke Kota Bandung juga lebih memilih akses jalan ini.
Kepala Desa Cibogo, Abdul Syukur, mengatakan keberadaan jalan tersebut sangat penting dan menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Dikarenakan dalam proses peebaikan, pihaknya meminta warga untuk bersabar.
“Jalan untuk sementara ditutup karena jalannya sudah rusak dan mudah-mudahan penutupannya tidak terlalu lama karena cuma pengaspalan,” kata Abdul Syukur, Sabtu, (27/12/2025). (K 12)






