Orang Tua Siswa SD Pambudi Dharma Keluhkan Dampak Lingkungan TPST Santiong

- Editor

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SDN Pambudhi Darma yang letaknya Bersebelahan Dengan TPST Santiong.

SDN Pambudhi Darma yang letaknya Bersebelahan Dengan TPST Santiong.

WKota Cimahi, tujuhmenit.com – Keberadaan bangunan megah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Santiong yang berdampingan langsung dengan SD Negeri Pambudi Dharma di Jalan Kolonel Masturi, Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi, menuai keluhan dari orang tua siswa.

Salah satu orang tua murid kelas 1 yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak lingkungan yang dirasakan anaknya.

Ia mengeluhkan anaknya kerap merasa mual saat berada di sekolah, yang diduga dipicu oleh bau tidak sedap dari aktivitas TPST Santiong. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan dampak kesehatan jangka panjang bagi para siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SDN Pambudi Dharma, Adi Sofyadi Sulaeman membenarkan adanya keresahan yang dirasakan pihak sekolah. Selain persoalan bau, ia menyebut getaran dari aktivitas mesin TPST juga menjadi perhatian serius.

“Yang dirasakan itu ada getaran, kemudian ada juga kekhawatiran terkait bau. Walaupun sekarang tidak selalu terasa, tapi bisa saja sewaktu-waktu tercium. Ini tentu berpotensi kurang sehat bagi peserta didik,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

Adi menambahkan, kekhawatiran utama pihak sekolah adalah keselamatan dan kenyamanan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

Ia mengakui ada wacana relokasi sekolah, namun berharap lokasi pengganti tidak terlalu jauh dari tempat semula agar tidak menyulitkan orang tua siswa.

“Harapan kami kalau memang harus dipindahkan, jangan terlalu jauh. Orang tua juga mempertimbangkan jarak dan akses.

Kami tentu mengikuti kebijakan Dinas Pendidikan, yang penting lokasi baru benar-benar aman dan layak,” katanya.

Sementara itu, Kasie Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Sofwan, saat ditemui di kantornya menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kajian mendalam sebelum mengambil langkah lanjutan.

Kajian tersebut melibatkan konsultan dan tidak hanya menilai aspek lokasi, tetapi juga dampak sosial.

Baca Juga  Jokowi Tanggapi Wacana Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional: Semua Pemimpin Punya Jasa

“Dari hasil kajian, termasuk masukan dari warga sekolah dan orang tua siswa, pada prinsipnya mereka bersedia jika dilakukan pemindahan, dengan catatan tetap memperhatikan akses dan lingkungan,” jelas Sofwan.

Ia menyebutkan bahwa rencana relokasi masih berada di kawasan sekitar, sambil menunggu kesiapan lokasi yang dinilai paling aman dan layak.

Selain bau, getaran mesin TPST juga dilaporkan berdampak pada konsentrasi belajar, bahkan ada dugaan keretakan pada bangunan sekolah.

“Keluhan soal getaran ini memang perlu perhatian serius. Dampaknya bukan hanya ke kenyamanan belajar, tapi juga ke kondisi bangunan. Ini menjadi salah satu prioritas yang harus ditangani tahun ini,” tegasnya.

Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan peserta didik tetap menjadi prioritas utama. (eri)

Berita Terkait

Media Harus Sajikan Informasi Akurat dan Berimbang, Wali Kota Pastikan ASN Cimahi Terbuka Berikan Klarifikasi
Samsat Cimareme Tertibkan Prosedur Cek Fisik Bantuan Pajak 5 Tahunan Plat Luar Kota Lewat Polantas Menyapa
Program Polantas Menyapa, Inovasi Pelayanan Presisi Samsat Cimahi
Pemkot Cimahi Catat Penurunan Tagihan Listrik Rp26 Juta Akibat WFH
Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG
Terkait Tudingan Jabatan Kadis DPKP yang Syarat Kepentingan, Amy Pringgo Buka Suara
Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis
ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 18:08 WIB

Garuda MP Deklarasikan Prabowo-Gibran Hingga Paripurna 2029

Rabu, 8 April 2026 - 07:44 WIB

Cara Masyarakat Pastikan Petugas Resmi Ukur Tanah BPN

Senin, 2 Maret 2026 - 11:18 WIB

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:50 WIB

Pasca Serangan Brutal, 17 Penerbangan Bandara Soetta Dibatalkan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:10 WIB

Jurnalis Mudah Bikin Marah Orang! Bagaimana Puasanya Kawan? 

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:12 WIB

Noda Dosa Dibalik Profesi Jurnalistik, Mengapa Meminta Maaf?

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:46 WIB

Catatan Hendry Ch Bangun: Ramadhan Ditengah Kelesuan Industri Media

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:55 WIB

Minimnya Pengawasan Jadi Celah “Wakil Tuhan” Berperilaku Kotor!

Berita Terbaru