ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

- Editor

Selasa, 14 April 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Mulai April 2026, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi menerapkan kebijakan baru. Setiap hari Jumat ditetapkan sebagai hari bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Kebijakan ini bukan berarti libur, melainkan perubahan budaya kerja yang lebih menekankan pada capaian target, bukan sekadar kehadiran fisik di kantor.

Kepala BKPSDM Kota Cimahi, Siti Fatonah, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang agar pelayanan publik tetap berjalan lancar dan efektif.

“Kita mengubah pola pikir, dari yang tadinya cuma mengecek hadir, sekarang fokus pada hasil kerja. Skemanya, maksimal 75% ASN boleh WFH dan sisanya 25% tetap masuk kantor atau WFO,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, tidak semua jabatan bisa ikut bekerja dari rumah. Pejabat struktural, Camat, Lurah, serta unit yang melayani masyarakat langsung seperti RSUD, Puskesmas, Disdukcapil, hingga Mal Pelayanan Publik wajib tetap hadir. Begitu juga dengan unit kedaruratan seperti BPBD, Damkar, dan Dinas Perhubungan yang harus siap siaga.

Untuk menjaga kedisiplinan, pengawasan dilakukan secara digital yang cukup ketat. ASN wajib absen menggunakan aplikasi Akupinter yang terhubung dengan lokasi atau geotagging rumah masing-masing.

Selain itu, lewat aplikasi Si-Cakap, ASN wajib membuat rencana kerja sehari sebelumnya dan melaporkan hasil pekerjaannya lengkap dengan bukti fisik. Target jam kerja tetap dihitung, minimal 37,5 jam dalam seminggu.

Menariknya, kebijakan ini juga sejalan dengan program Birokrasi Hijau atau Green Bureaucracy. Langkah ini diambil untuk mengurangi emisi karbon akibat perjalanan dinas atau kendaraan pribadi, sekaligus menekan biaya operasional pemerintahan agar lebih efisien. (eri)

Baca Juga  Wilman Sebut Anggaran Riview Rp99 Juta Dibuat Untuk Mengakomodir Keinginan Wali Kota Terpilih

Berita Terkait

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat
Renungan Kemerdekaan RI ke-81 : Sudahkah Indonesia Benar-benar Merdeka?
Oland Kembali Pimpin DK PWI Jabar, Jalankan Tugas Sesuai Amanat Organisasi!
Peringati HUT RI Ke-81: Program PENARI Wujud Investasi Jangka Panjang Dalam Membangun Generasi Bangsa
PSEL Legok Nangka Segera Dimulai, Diprediksi Beroperasi 2029
KDM Nyatakan Perang Terhadap Peredaran OKT di Jawa Barat
“Pekan Ceria”, Disarpusda Cimahi Ubah Perpustakaan Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak
Kemarau Panjang, Cimahi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming dan UMKM

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:19 WIB

“Pekan Ceria”, Disarpusda Cimahi Ubah Perpustakaan Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:21 WIB

Kemarau Panjang, Cimahi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming dan UMKM

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:24 WIB

Hingga Sesi ke-31, 15 Km Kabel Semrawut di Cimahi Berhasil Dirapikan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:56 WIB

Sudah 3 Hari Pengemudi Ojol Hilang, Keluarga Lapor Polisi!

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:14 WIB

Tanggapan Objektif Politisi Golkar, Bicara Pilkada Cimahi 2030 Masih Terlalu Dini

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tanah Hunian Lama Belum Bersertifikat, Ngatiyana Siap Perjuangkan Tanah Para Veteran

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:17 WIB

Kemarau Datang, Hutan Gunung Paseban Kutawaringin Terbakar

Berita Terbaru

Sang saka merah putih berkibar. Foto: Ilustrasi

Nasional

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:23 WIB