Refleksi Idul Fitri 1447 H,  Pengendalian Diri dalam Menjalankan Tugas Profesi

- Editor

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Imron, S.H.,M.H., Bulan Ramadan proses menuju pribadi yg beriman dan bertaqwa, Selasa (24/3/2026).

Imron, S.H.,M.H., Bulan Ramadan proses menuju pribadi yg beriman dan bertaqwa, Selasa (24/3/2026).

BANDUNG BARAT, tujuhmenit.com – Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum penting bagi umat muslim untuk kembali kepada fitrah dan mempererat silaturahmi setelah melewati perjuangan melawan hawa nafsu di bulan Ramadan dengan berpuasa.

Hal ini disampaikan Imron,  S. H., M. H., Tim Advokasi tujuhmenit.com saat menyikapi hari Raya Idul Fitri1447 H, Rabu (25/3/2026).

“Kepada semua rekan-rekan, Saya mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” kata Imron.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imron juga mengatakan bahwa nilai yang terkandung dalam bulan Ramadan dan juga Idul Fitri harus menjadi refleksi bagi setiap muslim untuk memperbaiki diri, baik dalam konteks pribadi maupun profesi.

“Ramadan menjadi cermin bagi kita untuk saling menghargai dan melepaskan keegoan. Setelah proses itu ditempuh maka memasuki 1 Syawal kita kembali pada kesucian dengan saling bermaafan,” katanya.

Imron menganalogikan ibadah puasa bagi umat muslim seperti proses dimasukannya tubuh kedalam Kawah Candradimuka. Pada saat itu lah kita ditempa agar mampu mengendalikan hawa nafsu yang ada didalam diri, baik secara lahiriah maupun batiniah.

“Menahan hawa nafsu secara lahiriahnya adalah tidak makan dan minum. Sedangkan secara batiniah kita tidak melakukan tindakan yang bersifat emosional. Intinya pengendalian diri,” katanya.

Dalam upaya menyempurnakan ibadah diperkuat dengan menjalankan aktivitas lainnya seperti tarawih, tadarus, dan kiamul lail. Bahkan di 10 hari terakhir seluruh umat muslim dianjurkan untuk beritikaf di masjid.

“Rangkaian kegiatan ibadah ini merupakan penempaan diri agat kita lebih mendekatkan diri pada Allah. Dan melepaskan segala hal yang bersifat duniawi,” katanya.

Sebagai praktisi hukum, Imron menegaskan pengendalian diri ini berhubungan erat dengan menjaga integritas dan profesionalisme dalam menegakkan keadilan, yang didasarkan pada hati nurani.

Baca Juga  Eduardo Perez Kecam VAR! Persebaya Surabaya Dihukum Kartu Merah Lawan Persik Kediri

“Idul Fitri adalah pengingat bagi kita semua untuk tetap berpegang pada nilai kebenaran, keadilan, dan tanggung jawab moral, ” ungkapnya.

Dengan demikian, kita mampu memilah untuk tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan norma hukum dan susila. Terlebih didalam dunia hukum,  tantangan dan godaannya cukup besar sehingga tidak sedikit praktisi hukum yang terjerumus dalam lembah dosa.

Imron berharap Idul Fitri 1447 H menjadi angin segar yang mampu membawa keberkahan, kedamaian, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama.

“Kita berharap agar diberikan kesehatan, keberkahan, dan kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan, terutama dalam menjalankan tugas profesi,” tutupnya. (Umay)

Berita Terkait

“Polantas Menyapa” Tetap Rutin di Samsat Cimahi, Pastikan Registrasi Kendaraan Berjalan Lancar
Lewat Polantas Menyapa, Satlantas Cimahi Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
Polantas Menyapa Samsat Cimareme: Edukasi Cek Fisik Kendaraan yang Benar, Tanpa Biaya Sepeserpun
Lebih dari Sekadar Pelayanan, Polantas Menyapa Ciptakan Pengalaman Baru di Samsat Cimahi
Lewat Polantas Menyapa, Urus Pajak Kendaraan di Samsat Cimareme Kini Lebih Mudah dan Ramah
Polantas Menyapa, Satlantas Polres Cimahi Terus Hadirkan Pelayanan Humanis di Samsat Cimareme
Warga Sambut Baik Edukasi Samsat dan Keselamatan dari Polantas Menyapa Polres Cimahi
Di Samsat Cimahi, Satlantas Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Sementara Hanya Bisa Dilewati Motor, Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka!!

Senin, 7 September 2026 - 11:58 WIB

GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Rekayasa Jalan Dampak dari Proyek Pembangunan Underpass dan Jembatan Dibahas Forum LLAJ Cimahi

Selasa, 1 September 2026 - 08:55 WIB

Kisruh Ditubuh FKPPI KBB Berujung Lapor Polisi, Imron Minta Semua Pihak Bersikap Dewasa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Jembatan Segera Dibangun, Nyebrang Dengan Rakit Bambu Akan Jadi Kenangan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Kasus Kredit BPR Cirebon Dilimpahkan ke PN Bandung, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Peringati HAN, Ngatiyana Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri Kota Cimahi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Cimahi Perangi Peredaran Narkoba Melalui Pawang Ronda

Berita Terbaru

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mengeluarkan SE tentang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai tindakan antisipasi bahaya penyebaran abu vulkanik yang dirilis pada Minggu, (6/9/ 2026).

Jawa Barat

Antisipasi Penyebaran Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Rilis SE PJJ

Senin, 7 Sep 2026 - 16:46 WIB

Hampir 2.000 orang diduga keracunan setelah menyantap menu MBG sejak Selasa (01/9/2026) hingga Kamis (03/9/2026). Foto: Ilustrasi

Peristiwa

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Minggu, 6 Sep 2026 - 05:46 WIB