5 Orang Korban Meninggal Ditemukan Akibat Longsor Sampah Bantargebang

- Editor

Senin, 9 Maret 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR masih melakukan pencarian korban longsor di TPST Bantargebang, Bekasi  , Senin (9/3/2026). Foto: Ilustrasi

Tim SAR masih melakukan pencarian korban longsor di TPST Bantargebang, Bekasi , Senin (9/3/2026). Foto: Ilustrasi

BEKASI, tujuhmenit.com – Terdapat 5 korban tewas akibat longsor sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi kembali ditemukan. Hingga saat ini Tim SAR terus melakukan pencarian untuk menemukan korban lainnya yang diduga kuat masih tertimbun.

“Sekitar pukul 12.05 WIB satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa menuju RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi,” kata pejabat Humas Kantor SAR Jakarta, Ramli Prasetyo, seperti dilansir detik.com, Senin (9/3/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Insiden terjadi secara tiba-tiba, sampah runtuh dan menimbun warung hingga beberapa truk sampah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saksi mendengar teriakan warga mengenai adanya longsor, kemudian melihat gunungan sampah tiba-tiba runtuh menutup jalan serta menimpa warung dan beberapa truk sampah,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo, dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Melalui grup komunikasi keamanan TPST, Informasi longsor sampah Bantargebang ini tersebar cepat, sehingga petugas segera menuju lokasi. Begitu pula dengan petugas kepolisian dari Polsek Bantargebang bergegas ke lokasi setelah menerima informasi tersebut.

Sesampainya di TKP,  petugas dan Tim SAR lansung melakukan pengamanan lokasi. Mereka melakukan evakuasi terhadap para korban. Bahkan pencarian dilakukan dengan menggunakan bantuan alat berat.

Proses pencarian difokuskan di beberapa titik terjadinya longsor. Selain itu, petugas juga berusaha melakukan antisipasi dengan adanya longsor susulan yang kemungkinan terjadi. (Umay)

Baca Juga  Penyusunan RKPD Tahun 2027 Pemkot Cimahi Akan Libatkan Publik

Berita Terkait

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi
Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru
Polantas Menyapa di Samsat Cimareme, Edukasi Cara Cek Fisik Kendaraan yang Tepat
Polantas Menyapa, Wadah Aspirasi Masyarakat di Kantor Bersama Samsat Cimareme Polres Cimahi
Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda
Ahli Menafsirkan Mimpi, Ua Lengser Sudah Tahu Prabu Munding Kawati Akan Jatuh
Adryan Harapkan SPPG Bisa Dirasakan Seluruh Masyarakat Bukan Hanya Penerima Manfaat
Dishub Cimahi Siagakan 104 Personel dan Pos Terpadu Pada Mudik Lebaran 2026

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Jumat, 10 April 2026 - 07:50 WIB

Program Polantas Menyapa, Samsat Cimahi, Semakin Tingkatkan Fasilitas dan Pendekatan Humanis

Kamis, 9 April 2026 - 07:46 WIB

Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

Kamis, 9 April 2026 - 06:41 WIB

Polantas Menyapa di Samsat Cimareme, Edukasi Cara Cek Fisik Kendaraan yang Tepat

Kamis, 9 April 2026 - 06:36 WIB

Pelayanan Makin Akrab, “Polantas Menyapa” Hadirkan Kenyamanan Baru di Samsat Cimahi

Rabu, 8 April 2026 - 20:03 WIB

Wilman Sebut Anggaran Riview Rp99 Juta Dibuat Untuk Mengakomodir Keinginan Wali Kota Terpilih

Rabu, 8 April 2026 - 07:40 WIB

Samsat Cimareme Ciptakan Sarana Tingkatkan Pelayanan Publik dengan Program Polantas Menyapa

Rabu, 8 April 2026 - 07:35 WIB

Polantas Menyapa Samsat Cimahi, Sebuah Wadah Aspirasi Wajib Pajak

Berita Terbaru

Virus Campak. Foto:Ilustrasi

Daerah

Pasien Tak Punya Riwayat Imunisasi, Kasus Campak Meningkat

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:11 WIB