Pusat Ismaili Houston, Jembatan Iman dan Dialog Cinta

- Editor

Rabu, 12 November 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HOUSTON, AdinJavaPanggung dunia untuk dialog antarbudaya dan pluralisme baru saja memiliki ikon barunya.

Pada hari Kamis, 6 November 2025, The Ismaili Center, Houston diresmikan oleh Wali Kota John Whitmire, dengan hadirnya Pangeran Rahim Aga Khan V, pemimpin spiritual komunitas Muslim Syiah Ismaili Nizari secara global.

Lokasi seluas 11 hektar yang menghadap Buffalo Bayou Park ini bukan hanya sebuah bangunan pribadi; ia merupakan pusat budaya dan sipil pertama yang dipersembahkan oleh komunitas Ismaili di Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadirannya mengingatkan pada semangat Ismaili, keseimbangan antara manusia, tempat, dan alam.

Arsitektur sebagai Jembatan Dialog

Pusat Ismaili di Houston merupakan yang ketujuh di dunia, bersama dengan kota-kota seperti London, Vancouver, dan Toronto.

Bangunan lima lantai yang memiliki luas 14.000 meter persegi ini dibuat oleh arsitek terkenal internasional, Farshid Moussavi dari Farshid Moussavi Architecture, London, serta desain lanskapnya oleh Thomas Woltz dari Nelson Byrd Woltz Landscape Architects.

Bangunan ini tidak meniru gaya historis, tetapi menghadirkan konsep abadi dunia Muslim, seperti cahaya sebagai bahan, ketertiban struktural, dan hiasan sebagai ukuran manusia, melalui keterampilan modern.

Inspirasi dari istana dan kehidupan rumah tangga Persia terlihat jelas dalam penggunaan eivans (beranda) serta tirai batu berlubang yang berfungsi mengatur cahaya dan privasi.

Dibentuk oleh iklim Houston, desainnya memanfaatkan atrium dan lantai yang terbuka, menciptakan ruang luar ruangan yang teduh, mendorong pergerakan sepanjang tahun antara bagian dalam dan luar bangunan.

Selain itu, terdapat sebuah oculus atau lubang bulat di atas, yang menjadi ciri khas dari atrium pusat, sejajar dengan pintu Jamatkhana (ruang ibadah), melambangkan keselarasan antara langit dan tempat suci.

Baca Juga  8 Sifat Positif di Balik Tawa Sendiri

Lanskap Refleksi dan Ketahanan Lingkungan

Lingkungan sekitar Ismaili Center yang meliputi lebih dari sembilan hektar taman dan halaman, merupakan hasil karya teknik lingkungan dan wujud keberlanjutan budaya.

Thomas Woltz menghabiskan lebih dari sepuluh tahun meneliti aspek ruang dan budaya taman-taman Islam kuno di Spanyol, Mesir, dan India, termasuk pola geometris serta makna air. Hal ini terlihat pada air mancur besar yang berada di pintu masuk utama.

Lahan yang condong ke arah Buffalo Bayou diubah menjadi sistem terasering berupa rumput, kolam refleksi, dan taman yang mampu menyesuaikan diri dengan banjir, dirancang untuk mengatasi kejadian badai 500 tahun di Houston.

Pilihan tanaman yang dipilih menggambarkan “transect of Texas”, mencerminkan kemampuan komunitas Ismaili dalam beradaptasi di tanah air yang baru.

Kompleks ini sepenuhnya fokus pada dialog, budaya, serta nilai-nilai kemanusiaan bersama.

Selain itu, kompleks ini akan menjadi sumber utama bagi sektor nirlaba dan budaya di Houston, menyediakan ruang untuk pertemuan, seminar, kuliah umum, serta pertunjukan.

Putra Rahim Aga Khan V mengatakan, bangunan ini mungkin dikenal sebagai Ismaili Center, tetapi bukan hanya milik umat Ismaili.

“Ia adalah untuk seluruh warga Houston, tempat yang terbuka bagi siapa pun yang mencari ilmu pengetahuan, refleksi, dan diskusi,” kata Rahim.

Wali Kota Whitmire juga mengapresiasi Pusat ini sebagai simbol baru yang mencerminkan semangat terbaik Houston yaitu keragaman, kasih sayang, dan komitmen terhadap masyarakat.

Di dalam Pusat Ismaili, pengunjung akan menemui pameran seni, teater black box, kafe, ruang kelas, serta Jamatkhana.

Dengan tenaga kerja yang sebagian besar terdiri dari relawan, Pusat ini menegaskan semangat Ismaili dalam pelayanan, pertukaran intelektual, dan kemanusiaan bersama, menjadikannya sebagai simbol kebukaan.

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Ngatiyana Akui Kemacetan Bukan Kesalahan Petugas, Tapi Tanggung Jawab Penuh Wali Kota Cimahi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Wali Kota Cimahi Mohon Maaf Atas Kemacetan, Proyek Infrastruktur Serentak Ditarget Selesai Akhir Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Selain Tutup Informasi 6 Perusahaan Peserta Mikom Proyek SMPN 14 yang Gugur, Sekdis Beberkan Review DED yang Tak Diketahui Publik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Kantor RW 25 Melong Diresmikan: Wali Kota Sebut Ini Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Rumah Bersama Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Rekayasa Lalin Underpass Gatsu Berlangsung hingga Desember, Warga Diminta Siap-Siap Macet

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Sejumlah Proyek Infrastruktur Di Cimahi Segera Dimulai, Wali Kota Ingatkan Macet Bukan Alasan Terlambat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Wali Kota Cimahi Turun Langsung, Pimpin Operasi Pemberantasan Miras di Leuwigajah

Berita Terbaru