Kota Cimahi, tujuhmenit.com — Wali Kota Cimahi secara resmi memohon maaf sekaligus memohon kesabaran masyarakat menghadapi kemacetan yang melanda sejumlah ruas jalan kota, akibat berjalannya beberapa proyek infrastruktur strategis secara bersamaan. Pernyataan ini disampaikan langsung Wali Kota saat menghadiri peringatan HUT HARVETNAS ke-77 dan HUT PIVERI ke-62 di Gedung Kodim 0609, Kamis (20/8/2026), sebagai tanggapan atas maraknya keluhan warga di media sosial terkait rekayasa lalu lintas pada hari pertama pengerjaan.
Tiga proyek besar yang berjalan serentak meliputi pembangunan Underpass Gatot Subroto, penataan Flyover Padasuka (Deboin), serta pemeliharaan Jembatan Pemkot di kawasan Pemkol. Penumpukan kendaraan tak terhindarkan meski sosialisasi rekayasa lalu lintas telah dilakukan sejak satu bulan sebelumnya.
“Saya memahami ketidaknyamanan yang dirasakan warga. Mohon dimaklumi dan bersabar sementara waktu, karena semua ini dilakukan demi kemajuan dan kenyamanan jangka panjang Kota Cimahi,” ujar Wali Kota, Jumat (20/8/2026).
Untuk meringankan beban lalu lintas, Pemerintah Kota Cimahi telah mengerahkan personel gabungan dari Dinas Perhubungan, Polres Cimahi, dan TNI ke titik-titik rawan kemacetan. Pengaturan arus kendaraan terus dievaluasi dan disesuaikan agar perjalanan warga tetap berjalan seoptimal mungkin selama masa penyesuaian.
Pemeliharaan Jembatan Pemkot ditargetkan selesai dalam tiga bulan ke depan. Sementara pembangunan Underpass Gatot Subroto dan penataan Flyover Padasuka diproyeksikan tuntas pada Desember 2026. Seluruh jalur diperkirakan sudah dapat beroperasi lancar dan normal kembali memasuki tahun baru.
Wali Kota menegaskan seluruh proyek dilakukan dengan tulus, transparan, dan bebas dari penyelewengan apa pun. Langkah ini diambil semata demi kenyamanan mobilitas warga dan kemajuan Kota Cimahi yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Pemerintah juga berjanji akan terus memantau dan menyempurnakan pengaturan lalu lintas setiap harinya. Masyarakat diminta memaklumi dampak sementara ini, karena di balik kemacetan yang ada, sedang dibangun fondasi konektivitas kota yang jauh lebih baik di masa depan. (eri)






