Banjir dan Longsor Terjang Sumatra, 174 Tewas dan 12.546 KK Mengungsi

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah rumah mengalami kerusakan tertimbun lumpur dan kayu dalam musibah longsor dan banjir bandang di Kab. Pidie, Aceh, Jumat (25/11/2025). tujuhmenit.com/istimewa

Sejumlah rumah mengalami kerusakan tertimbun lumpur dan kayu dalam musibah longsor dan banjir bandang di Kab. Pidie, Aceh, Jumat (25/11/2025). tujuhmenit.com/istimewa

SUMATRA,  tujuhmenit.com – Tercatat sebanyak 174 orang meninggal dunia dan 12.546 Kepala Keluarga (KK) mengungsi dalam bencana banjir dan tanah longsor di tiga provinsi,  Sumatra Utara (Sumut), Aceh,  dan Sumatra Barat (Sumbar).

Jumlah ini merupakan data terakhir yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (28/11/2025).

Kepala BNPB, Suharyanto, menegaskan bahwa angka tersebut masih dapat berkembang, karena masih terdapat sejumlah wilayah yang belum bisa diakses dan proses pendataan terus berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di Provinsi Sumatera Utara, tercatat jumlah korban meninggal tertinggi, yaitu 116 orang dan 42 orang masih dalam pencarian,” kata Suharyanto.

Sedangkan untuk wilayah Mandailing Natal, belum ada laporan korban meninggal dunia akibat bencana tersebut. Petugas dilapangan masih melakukan penghimpunan data karena  masih ada beberapa titik longsor yang belum bisa ditembus, sehingga berpotensi menambah jumlah korban jiwa.

“Tentu data ini akan berkembang terus karena kami informasikan juga masih ada titik-titik yang belum bisa ditembus,” ucapnya.

Sementara untuk pengungsian di Sumut tersebar di berbagai wilayah dengan total 3.840 KK mengungsi.

Aceh

Di Aceh, BNPB mendata 35 orang meninggal dunia, 25 orang hilang, dan 8 warga luka-luka.

“Sementara yang terdata ada 35 jiwa yang meninggal dunia, 25 hilang, dan 8 luka-luka,” kata Suharyanto.

Dia menjelaskan sejumlah wilayah masih terisolasi sehingga pendataan belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Ada beberapa kabupaten/kota yang masih terputus. Ini masih belum bisa tembus sampai seluruh kabupaten/kota di wilayah Aceh, Provinsi Aceh,” jelasnya. Untuk jumlah pengungsi di Aceh hingga Jumat sore mencapai 4.846 KK.

Sumbar

Di Sumbar tercatat 23 orang meninggal, 12 orang hilang, dan 4 orang luka-luka.

“Untuk korban jiwa di seluruh Sumatera Barat itu 23 meninggal dunia, 12 hilang, dan 4 jiwa luka,” ujarnya.

Baca Juga  Pertimbangan Politik! Rais Aam Cabut Penasihat Khusus Gus Yahya

Meski lebih rendah dibanding dua provinsi lainnya, BNPB menilai dampak bencana di Sumbar tetap besar dan masif.

“Kalau dibandingkan dengan skala bencananya, misalnya Sumatera Barat sendirian, ya ini sangat-sangat besar dan sangat masif,” katanya.

Untuk jumlah pengungsi di Sumbar mencapai 3.900 KK, dengan Padang Pariaman menjadi daerah terdampak terparah.

Suharyanto menegaskan, seluruh data bersifat dinamis dan akan terus diperbarui. Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, serta pemerintah daerah masih berjibaku membuka akses yang terputus dan melakukan pencarian korban.

BNPB juga telah mengerahkan dukungan logistik dan fasilitas komunikasi darurat agar penanganan di lapangan berjalan lebih optimal. Pendataan akan terus dilakukan hingga seluruh wilayah terdampak dapat dijangkau secara penuh.***

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2025/11/28/19234691/banjir-longsor-di-sumatera-174-orang-meninggal-12546-keluarga-mengungsi?page=2.

Berita Terkait

Upayakan Percepat Distribusi, Sjafrie Perintahkan Kirim Bantuan Via Udara
Betulkah Polemik PBNU Dipicu Persoalan Pengelolaan Kosensi Tambang? 
Bantuan Tak Kunjung Datang! Korban Bencana Jarah Swalayan dan Minimarket
Mengejutkan! Ada Bintang Dibalik Skandal Bandara Morowali. Siapakah Dia?
Anomali Bandara Morowali Ancam Kedaulatan Negara dan Stabilitas Ekonomi. Harus Ditindak!
Pasca Gus Yahya Tidak Lagi Jadi Ketua, Miftachul Akhyar Pimpin PBNU
Pertimbangan Politik! Rais Aam Cabut Penasihat Khusus Gus Yahya
Perkuat Program MBG, BGN Gelar Rapat konsolidasi SPPG

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 14:14 WIB

Prediksi Skor, H2H, dan Susunan Pemain Bologna vs Napoli di Serie A

Minggu, 30 November 2025 - 13:29 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp21.000 dalam Seminggu

Minggu, 30 November 2025 - 10:28 WIB

Dari Saluran Air Jadi Berkah: Warga Belajar dari Aliran Air

Minggu, 30 November 2025 - 06:43 WIB

Viral, Pemain Persib Kena Tilang Polisi Malaysia, Terkejut Tahu Robi Darwis Prajurit TNI

Minggu, 30 November 2025 - 05:58 WIB

Usaha Daffa Wardhana Membuat Hadiah Ultah Ariel Tatum, Hasilnya Menakjubkan dan Disukai Banyak Orang

Minggu, 30 November 2025 - 05:13 WIB

7 Trik Pintar Menggunakan AI ala Ahli Keuangan

Minggu, 30 November 2025 - 01:27 WIB

Susunan Upacara Hari Pahlawan 10 November 2025: Panduan Lengkap PDF dan Aturan Baju Profesi

Minggu, 30 November 2025 - 00:42 WIB

Update Terbaru: Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Sudah Sadar, KPAI Siap Bantu

Berita Terbaru

Teknologi

Harga Emas Antam Naik Rp21.000 dalam Seminggu

Minggu, 30 Nov 2025 - 13:29 WIB