Bantuan Tak Kunjung Datang! Korban Bencana Jarah Swalayan dan Minimarket

- Editor

Minggu, 30 November 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasan chaos saat penjarahan terjadi di sebuah Minimarket di Srudik, Tapanuli Selatan, Sabtu (29/11/2025). tujuhmenit.com/ist.

Foto: Suasan chaos saat penjarahan terjadi di sebuah Minimarket di Srudik, Tapanuli Selatan, Sabtu (29/11/2025). tujuhmenit.com/ist.

SUMATRA, tujuhmenit.com – Penjarahan swalayan dan minimarket dilakukan korban bencana banjir terjadi di Tapanuli Tengah (Tapteng), tepatnya di kawasan Serudik. Kondisi ini dipicu tidak kunjung datangnya bantuan, Sabtu (29/11/2025).

Dalam suasana yang chaos, warga terdampak banjir  besar sejak 25 November lalu, beramai-ramai mengambil sembako seperti beras, mie instan dan air mineral dari rak-rak yang terpajang di swalayan dan minimarket.

Suasana kacau ini terekam dalam video amatir yang menyebar luas di media sosial (medsos).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu akun @horastapanuliutara mengutip, “Bantuan dinilai datang lambat, kebutuhan pangan sudah sangat menipis di daerah Tapteng. Ini salah satu Supermarket di Sarudik yang di jarah oleh masyarakat korban Banjir Bandang dan Longsor. Sangat kita sayangkan, tapi apa mau di kata kalau sudah urusan perut,” Sabtu (29/11/2025).

Menurut keterangan warga, aksi tersebut dipicu oleh kondisi darurat akibat banjir.  Penanganan yang dinilai lambat membuat masyarakat kesulitan memperoleh makanan dan kebutuhan sehari-hari, sehingga memicu kepanikan dan tindakan nekat.

Belum ada informasi mengenai apakah terdapat minimarket lain yang turut menjadi sasaran penjarahan. Aparat keamanan dan pemerintah daerah masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mencegah aksi serupa.***

Sumber: sumut.inews.id

Baca Juga  Tinggalkan Ego Sektoral, FWK Dorong Optimisme Nasional Hadapi Tekanan 2026

Berita Terkait

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia
FWK Minta Presiden Prabowo Jadikan Pergantian Menteri Momentum Memperbaiki Ekonomi Rakyat
Ini Kata Ekonom Tentang Pencopotan Menkeu Purbaya
Hasil Survei SMRC Elektabilitas KDM Meroket Kalahkan Prabowo, Gubernur Rasa Presiden!!!
Guntur Romli: Desil Tidak Lagi Berfungsi Sebagai Alat Pemetaan Kesejahteraan, Melainkan Alat Penjagalan
Sangat Dipaksakan, Guntur Romli Kritik Pedas Buku Islam Ala Prabowo
Ahmad Khozinudin: Gawat! UU Perampasan Aset Diekstensifikasi Menyasar Ke Semua Orang
Syukur Mandar: Ada Penjajah Yang Lebih Berbahaya dari Penjajah Yang Telah Diusir

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Meliput Erupsi Anak Gunung Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak

Minggu, 6 September 2026 - 05:46 WIB

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 21:29 WIB

Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 07:46 WIB

Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:13 WIB

Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994

Berita Terbaru

Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008, Danny Setiawan, meninggal dunia pada Sabtu (19/9/2026).

Nasional

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:07 WIB

Purbaya dicopot jabatannya sebagai Menteri Keuangan, digantikan Suahasil Nazara, Senin (14/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Ini Kata Ekonom Tentang Pencopotan Menkeu Purbaya

Senin, 14 Sep 2026 - 22:59 WIB