Sebanyak 271 Jabatan Kepsek SD Kosong, Pemkab Tunggu Rekomendasi Pusat

- Editor

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 66 ASN dilantik oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Richtie Ismail, di Ballroom, Lantai 4 Gedung B Komplek Perkantoran Kabupaten Bandung Barat, Selasa (13/1/2025). /ist/tujuhmenit.com

Sebanyak 66 ASN dilantik oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Richtie Ismail, di Ballroom, Lantai 4 Gedung B Komplek Perkantoran Kabupaten Bandung Barat, Selasa (13/1/2025). /ist/tujuhmenit.com

BANDUNG BARAT,  tujuhmenit.com.-Hingga saat ini jabatan kepala sekolah (Kepsek) di 271 SD di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami kekosongan. Sehingga untuk sementara kekosongan tersebut, diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), karena Pemkab Bandung Barat belum dapat melantik para kepsek definitif.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Ade Zakir disela sela acara  Pelantikan 66 Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Bupati Bandung Barat Jeje Richtie Ismail di Ballroom, Lantai 4 Gedung B Komplek Perkantoran Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (13/1/2025).

“Untuk pelantikan kepala sekolah, ada beberapa yang masih menunggu rekomendasi dari pusat,” kata Ade.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadi ditegaskan ade,  alasan belum adanya pelantikan kepsek definitif  bukan karena kendala internal daerah. Akan tetapi, Pemkab Bandung Barat masih menunggu rekomendasi dari pemerintah pusat.

Kekosongan jabatan Kepsek ini juga terjadi di beberapa SMP di Bandung Barat. Pihaknya menunggu rekomendasi dari pusat sehingga pelantikan bisa dilaksanakan sesuai dengan yang diharapkan dalam mengisi kekosongan jabatan tersebut.

“Kita berharap rekomendasi dari pusat segera turun dan para Kepsek yang mendapatkan rekomendasi bisa segera dilantik dan melaksanakan tugasnya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Jeje Richie Ismail mengatakan jabatan fungsional (japung) memiliki peran penting dalam organisasi pemerintahan. Mereka dituntut rampilan dalam bidangnya, sehingga mampu meningkatkan potensi bagi organisasi dan masyarakat.

ASN di lingkungan Pemkab Bandung Barat tersebut terdiri dari 48 pengawas sekolah dan 18 tenaga teknis lainnya.

“Jabatan fungsional bukan sekedar syarat administrasi atau jenjang karir, melainkan amanah dan tanggungjawab yang harus dilaksanakan dengan sungguh sungguh,” kata Jeje.

Selain itu, Jeje juga menekankan agar mereka bisa meningkatkan potensi, menjaga etika profesi dan menghasilkan kinerja yang menghasilkan dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat.

Baca Juga  SPPG Jangan Hanya Cari Untung,  Deniswara Intruksikan Kader PP Awasi MBG

Terlebih saat ini ASN dihadapkan pada tantangan perkembangan teknologi dan tuntutan layanan publik yang terus berkembang, mereka harus mampu berkerja secara adaptif, inovasi dan kolaboratif.

“Jadikan jabatan ini menjadikan sarana kontribusi terbaik bukan hanya untuk instansi terkait, tapi untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat,” tugasnya. (K12)

Berita Terkait

Media Harus Sajikan Informasi Akurat dan Berimbang, Wali Kota Pastikan ASN Cimahi Terbuka Berikan Klarifikasi
Samsat Cimareme Tertibkan Prosedur Cek Fisik Bantuan Pajak 5 Tahunan Plat Luar Kota Lewat Polantas Menyapa
Program Polantas Menyapa, Inovasi Pelayanan Presisi Samsat Cimahi
Pemkot Cimahi Catat Penurunan Tagihan Listrik Rp26 Juta Akibat WFH
Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG
Terkait Tudingan Jabatan Kadis DPKP yang Syarat Kepentingan, Amy Pringgo Buka Suara
Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis
ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 18:08 WIB

Garuda MP Deklarasikan Prabowo-Gibran Hingga Paripurna 2029

Rabu, 8 April 2026 - 07:44 WIB

Cara Masyarakat Pastikan Petugas Resmi Ukur Tanah BPN

Senin, 2 Maret 2026 - 11:18 WIB

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:50 WIB

Pasca Serangan Brutal, 17 Penerbangan Bandara Soetta Dibatalkan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:10 WIB

Jurnalis Mudah Bikin Marah Orang! Bagaimana Puasanya Kawan? 

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:12 WIB

Noda Dosa Dibalik Profesi Jurnalistik, Mengapa Meminta Maaf?

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:46 WIB

Catatan Hendry Ch Bangun: Ramadhan Ditengah Kelesuan Industri Media

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:55 WIB

Minimnya Pengawasan Jadi Celah “Wakil Tuhan” Berperilaku Kotor!

Berita Terbaru