Perang Dunia 3 Pecah!!! Inilah Wilayah Aman, Salah Satunya Indonesia?

- Editor

Senin, 26 Januari 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi terjadinya Perang Dunia Ketiga. Foto: net/tujuhmenit.com

Ilustrasi terjadinya Perang Dunia Ketiga. Foto: net/tujuhmenit.com

JAKARTA, tujuhmenit.com,- Pecahnya konflik di sejumlah kawasan membuat situasi global kian panas. Perang di Eropa hingga meningkatnya ketegangan di Timur Tengah memicu kekhawatiran eskalasi terjadinya Perang Dunia 3.

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah negara dan wilayah masih dinilai relatif aman apabila skenario Perang Dunia 3 benar-benar terjadi.

Inilah daftar negara dan lokasi yang disebut-sebut paling aman, sebagaimana dikutip dari Express, Minggu (25/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antartika
Lokasi pertama adalah Antartika, wilayah paling dingin di planet Bumi yang terkenal dengan pariwisata ekstrem. Namun, meskipun jauh dari tempat terjadinya konflik, kondisinya yang sulit tidak menjadikannya tempat yang ideal untuk berlindung.

Argentina
Menurut para ahli, apabila bom nuklir digunakan, Argentina bisa menjadi salah satu tempat teraman di Bumi.

Bukan hanya karena seberapa jauh sebagian wilayah Argentina dari tempat bom nuklir, tetapi juga karena negara tersebut memiliki tanaman yang tahan seperti gandum.

Bhutan
Setelah bergabung dengan PBB pada tahun 1971, Bhutan menyatakan dirinya netral.

Negara tersebut juga terkurung daratan dan berada di wilayah yang sangat bergunung-gunung, sehingga dianggap aman jika terjadi perang.

Cili
Cili juga memiliki persediaan tanaman yang tahan serta terletak jauh dari konflik yang sedang memanas. Negara tersebut juga merupakan salah satu negara paling maju di Amerika Selatan.

Fiji
Fiji adalah salah satu dari negara di bumi yang terisolasi, di mana jaraknya 2.700 mil dari negara terdekat, Australia. Pulau ini mendapat peringkat tinggi dalam Indeks Perdamaian Global karena angkatan bersenjatanya hanya beranggotakan 6.000 personel.

Greenland
Pulau ini merupakan pulau terbesar di dunia dan dimiliki oleh Denmark. Pulau ini terpencil, dengan hanya 56.000 orang yang tinggal di sana. Karena alasan itu, pulau ini tidak mungkin menjadi sasaran aksi militer.

Baca Juga  Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Polisi Tetapkan 8 Tersangka, Dibagi Dua Klaster Berdasarkan Peran

Islandia

Islandia secara teratur mendapat peringkat tinggi dalam Indeks Perdamaian Global. Tidak hanya terpencil, tetapi juga memiliki banyak cadangan air tawar, sumber daya laut, dan sumber energi terbarukan.

Ini berarti negara ini tidak akan terlalu terpengaruh oleh gangguan rantai pasokan jika terjadi konflik global.

Indonesia
Indonesia adalah negara yang biasanya bersikap netral terhadap konflik, yang disebut Gerakan Non-Blok. Presiden Soekarno menyatakan bahwa kebijakan luar negeri RI akan “bebas dan aktif” pada tahun 1948 silam.

Selandia Baru

Selandia Baru berada di posisi kedua dalam Indeks Perdamaian Global. Negara ini jarang campur tangan dalam konflik negara lain.

Afrika Selatan
Afrika Selatan memiliki infrastruktur modern serta sumber makanan dan air yang melimpah. Namun, pemerintah negara tersebut telah terlibat dalam konflik besar dalam beberapa bulan terakhir. Negara tersebut dituduh bersimpati terhadap invasi Rusia ke Ukraina meskipun secara resmi negara tersebut bersikap netral.

Swiss
Swiss terkenal dengan komitmennya terhadap kenetralan. Negara tersebut telah mempertahankan sikap ini selama sekitar 200 tahun.

Tuvalu
Terletak di Samudra Pasifik, Tuvalu terletak di antara Hawaii dan Australia. Negara tersebut terisolasi dan hanya memiliki populasi 11.000 orang, sehingga tidak mungkin menjadi target dalam perang dunia. ***

Berita Terkait

Iran Turup Selat Hormuz, Krisis Minyak Dunia Bakal Terjadi
Kematian Khamenei Jadi Isu “Perang Mental” Yang Ditebar AS dan Israel
Terima Suap, Mantan Petinggi Majelis China Divonis Seumur Hidup
IRGC Dianggap Teroris! Iran Meradang, Panggil Dubes Uni Eropa
AS Darurat Nasional, Trump Ancam Pemasok Minyak ke Kuba
Korban atau Pelaku Scam? Ribuan WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja
Tanggal 3 Januari 2026 Diperingati sebagai Hari Apa? Ini Daftar Hari Penting Nasional dan Internasional
2 Januari 2026 Jadi Hari Apa? Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 11:31 WIB

Iran Turup Selat Hormuz, Krisis Minyak Dunia Bakal Terjadi

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:50 WIB

Terima Suap, Mantan Petinggi Majelis China Divonis Seumur Hidup

Senin, 2 Februari 2026 - 22:11 WIB

IRGC Dianggap Teroris! Iran Meradang, Panggil Dubes Uni Eropa

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:16 WIB

AS Darurat Nasional, Trump Ancam Pemasok Minyak ke Kuba

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:28 WIB

Korban atau Pelaku Scam? Ribuan WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja

Senin, 26 Januari 2026 - 15:38 WIB

Perang Dunia 3 Pecah!!! Inilah Wilayah Aman, Salah Satunya Indonesia?

Senin, 10 November 2025 - 09:01 WIB

Tanggal 3 Januari 2026 Diperingati sebagai Hari Apa? Ini Daftar Hari Penting Nasional dan Internasional

Senin, 10 November 2025 - 02:15 WIB

2 Januari 2026 Jadi Hari Apa? Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

Berita Terbaru

Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal Purn. Alm. Try Surtisno.

Nasional

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia

Senin, 2 Mar 2026 - 11:18 WIB