Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Memasuki hari kedua pelatihan keamanan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wali Kota Cimahi memberikan arahan secara virtual melalui Zoom Meeting kepada seluruh peserta.
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan pentingnya menjaga kualitas dan higienitas makanan, khususnya bagi para penerima manfaat di lingkungan sekolah.
Wali Kota meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi agar lebih selektif dalam mengeluarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Hal ini dinilai krusial untuk memastikan setiap penyedia layanan pangan benar-benar memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan.
Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan kepada seluruh SPPG agar tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan.
Ngatiyana menekankan bahwa kesehatan dan kualitas makanan harus menjadi prioritas utama.
“Pastikan makanan yang disajikan higienis, bergizi, dan bermutu, sehingga tidak ada lagi kejadian keracunan di sekolah sebagai penerima manfaat,” tegasnya.
Pengawasan rutin juga menjadi perhatian utama. Wali Kota meminta agar seluruh SPPG di Kota Cimahi dapat dikontrol secara berkala oleh Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) guna menjaga konsistensi standar keamanan pangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, menyampaikan bahwa pelatihan keamanan pangan ini tetap dapat berjalan meskipun tanpa dukungan anggaran dari APBD.
Para peserta membawa konsumsi secara mandiri, sementara materi pelatihan diberikan secara gratis oleh narasumber dari berbagai instansi, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, serta BP2KB.
Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kompetensi para pelaku SPPG dalam menyediakan makanan yang aman, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat, khususnya para pelajar di Kota Cimahi. (eri)






