Gandeng Gen Z, Balai Pelestarian Kebudayaan Kenalkan Budaya Melalui Program Sakola Budaya

- Editor

Selasa, 18 November 2025 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalis Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

AdinJava, BANDUNG– Balai Pelestarian Kebudayaan atau BPK Wilayah IX Jawa Barat menyelenggarakan program tahunan Sakola Budaya 2025 dengan tema ‘budaya kita, inspirasi generasi’. Ratusan siswa SMA/SMK dari berbagai daerah di Jabar mengikuti kegiatan yang berlangsung pada 3-6 November 2025 di Kabupaten dan Kota Cirebon.

Program budaya ini merupakan upaya untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya kepada generasi muda melalui pendekatan yang edukatif dan kreatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPK Wilayah IX Jawa Barat, Retno Raswaty mengungkapkan bahwa sekolah budaya tahun ini melibatkan 100 siswa dan guru dari 31 sekolah yang berada di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Program ini dibuat sebagai tempat belajar yang menarik sekaligus mampu memupuk karakter, kreativitas, serta rasa bangga terhadap warisan budaya di Jawa Barat.

Terdapat 302 peserta dari seluruh Jawa Barat, tetapi hanya 100 yang terpilih. Hal ini menunjukkan antusiasme kalangan muda terhadap budaya yang sangat besar. Kendala yang dihadapi adalah bagaimana menyajikan penyajian yang menarik dan pendekatan yang sesuai dengan dunia mereka,” kata Retno dalam pernyataan resminya.

Ia juga menambahkan melalui program budaya, pihaknya berharap dapat menyajikan pengalaman langsung yang menyenangkan dan menginspirasi, sekaligus menjadi jembatan antara generasi muda dengan warisan budaya.

Sakola budaya muncul sebagai upaya menghubungkan generasi muda dengan warisan

budaya Jawa Barat, khususnya Cirebon, melalui pendekatan pendidikan dan inovatif,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai kegiatan, seperti pelatihan, kunjungan lapangan, latihan seni, pembuatan karya kreatif, serta pemaparan dan penghargaan budaya. Mereka memiliki kesempatan untuk mengunjungi tempat bersejarah, seperti Keraton Kasepuhan,

Keraton Kacirebonan, Museum Cakrabuana, dan Museum Topeng, serta menyaksikan

Baca Juga  Soeharto dan Gus Dur Diakui Berjasa Besar bagi Petani

pertunjukan tradisional Cirebon, seperti Tari Gandamanah, Sintren, dan Topeng Cirebon.

Hari pertama, peserta diajak menyaksikan Tari Gandamanah di Museum Cakrabuana sambil mengikuti workshop melukis dengan tema Warisan Budaya Cirebon. Tarian ini menggambarkan tokoh Gandamanah dalam cerita pewayangan, dengan gerakan yang perkasa dan penuh semangat.

Retno mengatakan, sekolah budaya bukan hanya sebagai alat pengenalan budaya,

namun mendorong peserta untuk mengubah pengalaman menjadi karya yang diminati

dan konten digital, sehingga budaya tidak hanya diturunkan, tetapi dihidupkan kembali

kembali dengan cara yang sesuai dengan era saat ini.

“Kami berharap siswa tidak hanya menjadi pengamat budaya, tetapi juga sebagai pencipta yang”

mampu menghidupkan kembali nilai-nilai kebudayaan sesuai dengan era saat ini,” katanya.

Direktur Jenderal Perlindungan Budaya dan Tradisi, Restu Gunawan yang turut

hadir dalam acara ini, mengapresiasi pelaksanaan sekolah budaya sebagai langkah

penting untuk meningkatkan kesadaran budaya di kalangan pemuda.

Kabupaten Cirebon memiliki banyak potensi budaya, baik berupa objek pelestarian kebudayaan maupun cagar budayanya. Diharapkan, anak-anak mampu membaca dan mereinterpretasi warisan budaya sesuai dengan pemahaman mereka,

kata Restu.

Ia menambahkan kegiatan ini sebagai sarana memperluas jaringan antar pelajar dari berbagai wilayah Jawa Barat agar terus berdiskusi, bekerja sama, dan menyampaikan pentingnya melestarikan budaya.

Salah satu peserta, Nur Rahma, seorang siswa SMA Negeri Bantar Kalong, Kabupaten Tasikmalaya, mengungkapkan bahwa ia mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan tersebut. Sakola Budaya, menurutnya, memberikan kesan mendalam tentang betapa pentingnya nilai budaya di tengah arus budaya asing.

“Dari semangat budaya lahir rasa percaya diri bahwa budaya Cirebon ini mencerminkan nilai luhur para leluhur kita dan bagaimana kalangan muda menghadapinya di tengah arus budaya asing yang masuk ke dalam masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Mengenali 8 Jenis Orang yang Tidak Layak Diberi Kesempatan Kedua

Sakola Budaya diciptakan sebagai wadah ekspresi bagi kalangan muda dalam menunjukkan kemampuan dan bakat mereka, mulai dari menulis, berkarya seni, melukis, hingga menghasilkan konten yang berisi tema warisan budaya.

Melalui kegiatan semacam ini, BPK Wilayah IX berharap munculnya generasi penerus yang

mampu mempertahankan kelangsungan nilai-nilai budaya, sekaligus menyajikan pemahaman yang baru

yang baru sesuai dengan perkembangan zaman. (*)

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Ngatiyana Akui Kemacetan Bukan Kesalahan Petugas, Tapi Tanggung Jawab Penuh Wali Kota Cimahi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Wali Kota Cimahi Mohon Maaf Atas Kemacetan, Proyek Infrastruktur Serentak Ditarget Selesai Akhir Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Selain Tutup Informasi 6 Perusahaan Peserta Mikom Proyek SMPN 14 yang Gugur, Sekdis Beberkan Review DED yang Tak Diketahui Publik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Kantor RW 25 Melong Diresmikan: Wali Kota Sebut Ini Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Rumah Bersama Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Rekayasa Lalin Underpass Gatsu Berlangsung hingga Desember, Warga Diminta Siap-Siap Macet

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Sejumlah Proyek Infrastruktur Di Cimahi Segera Dimulai, Wali Kota Ingatkan Macet Bukan Alasan Terlambat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Wali Kota Cimahi Turun Langsung, Pimpin Operasi Pemberantasan Miras di Leuwigajah

Berita Terbaru