Penutupan Lokakarya Buku Cerita Daerah, Balai Bahasa Kalbar Teguhkan Komitmen Pelestarian

- Editor

Rabu, 19 November 2025 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Pelaksanaan Lokakarya Finalisasi Produk Penerjemahan Buku Cerita Berbahasa Daerah Tahun 2025 menunjukkan komitmen Balai Bahasa Kalimantan Barat dalam melestarikan bahasa daerah melalui karya sastra anak.
  • Proses penerjemahan tidak hanya berkaitan dengan bahasa, tetapi juga mengenai penyampaian perasaan dan makna. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi para penulis, penerjemah, pemeriksa, dan ilustrator.

TRIBUNPONTIANA.CO.ID, PONTIANAK – Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat mengadakan acara Penutupan Workshop Finalisasi Hasil Penerjemahan Buku Cerita Berbahasa Daerah Tahun 2025 pada Jumat, 7 November 2025.

Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian workshop tiga hari yang mengumpulkan penulis, penerjemah, ilustrator, penelaah, dan psikolog anak guna memastikan kualitas buku cerita berbahasa daerah yang akan diterbitkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat, Uniawati, memberikan penghargaan kepada seluruh peserta.

“Proses menerjemahkan tidak hanya terkait dengan bahasa, tetapi juga mengenai menyampaikan perasaan dan makna. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi para penulis, penerjemah, pemeriksa, dan ilustrator,” katanya.

Ia menekankan bahwa kegiatan ini akan terus berlangsung di tahun-tahun berikutnya dan hasilnya akan diajukan untuk mendapatkan ISBN sebelum dicetak serta didistribusikan secara gratis seperti lima karya sebelumnya yang telah disebarkan ke sekolah dengan AN rendah di Kalimantan Barat.

 

Pada acara penutupan, Ria Fitriati, guru SDN 21 Sungai Raya yang juga salah satu penulis terpilih, menyampaikan rasa terima kasih dan kegembiraannya karena bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Saya mengetahui proses seleksi ini dari kepala sekolah. Ini benar-benar pertama kalinya saya mengikuti lomba menulis dan tidak menyangka bisa lolos. Meskipun tulisan saya masih belum sempurna, saya senang bisa belajar. Ternyata menulis itu menyenangkan meskipun penuh tantangan,” katanya.

Baca Juga  Polantas Menyapa, Samsat Cimareme Sosialisasikan Prosedur Samsat Kepada Wajib Pajak

Ria menyampaikan bahwa pengalaman ini memberikan motivasi untuk terus menulis serta memperluas wawasannya mengenai pentingnya memperhatikan psikologi anak dan tata bahasa, khususnya ketika menulis dalam bahasa daerah.

“Kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam melestarikan bahasa dan budaya kita. Mari terus menulis, menerjemahkan, serta menciptakan karya,” ujar Ria Fitriati menutup pesannya.

 

Sebagai seorang penerjemah, Iin Parlina mengatakan bahwa proses penerjemahan memerlukan kerja sama yang baik antara penulis dan penerjemah agar pesan dapat disampaikan dengan benar.

“Kita perlu mengurangi ego. Penulis memiliki pesan khusus yang ingin disampaikan. Oleh karena itu, komunikasi dan kesepahaman sangat penting agar buku yang dihasilkan benar-benar berkualitas,” katanya.

Ia menganggap kegiatan pertemuan langsung semacam ini sangat berguna dalam memastikan keselarasan antara bahasa, makna, dan nuansa daerah yang ingin ditampilkan dalam buku.

Pada kesempatan yang sama, ilustrator Budi Kurniawan menyampaikan terima kasih kepada Balai Bahasa atas kesempatan yang diberikan untuk ikut serta.

“Kami mengubah bahasa tulisan menjadi bahasa visual. Sangat membantu jika ada panduan atau penjelasan dari penulis, khususnya mengenai hal-hal yang berkaitan dengan budaya lokal,” ujarnya.

Menurutnya, partisipasi ilustrator dalam melestarikan bahasa daerah merupakan bentuk kerja sama yang penting agar kisah menjadi lebih hidup dan bermakna bagi anak-anak.

Pemeriksa, Dr. Yusriadi, menilai karya peserta menarik dan menggambarkan kekayaan bahasa daerah di Kalimantan Barat.

Ia menekankan bahwa keragaman bahasa dan kisah ini merupakan bagian penting dari usaha melestarikan bahasa lokal.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah peremajaan, sedangkan tujuan dekatnya ialah mengembangkan rasa cinta anak-anak terhadap bahasa daerah,” katanya.

Di sisi psikologi anak, Ibu Winda Lestari, S.Psi., M.Psi., menyarankan agar penulis diberikan pelatihan terkait psikologi anak agar setiap karya cerita sesuai dengan tahap perkembangan anak dan menggunakan bahasa yang cocok untuk usia mereka.

Baca Juga  Samsat Cimareme Hadirkan Pengurusan BPKB yang Lebih Ramah dan Membantu

“Kisah cerita merupakan alat yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak. Bahasa, gambar, dan alur harus disesuaikan dengan pemahaman mereka, semoga nantinya para penulis dapat diberikan pemahaman lebih dahulu tentang psikologi anak khususnya,” katanya.

Kegiatan Workshop Penyempurnaan Produk Penerjemahan Buku Cerita Berbahasa Daerah Tahun 2025 ini menunjukkan komitmen Balai Bahasa Kalimantan Barat dalam melestarikan bahasa daerah melalui karya sastra anak. (*)

Berita Terkait

“Polantas Menyapa” Tetap Rutin di Samsat Cimahi, Pastikan Registrasi Kendaraan Berjalan Lancar
Lewat Polantas Menyapa, Satlantas Cimahi Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
Polantas Menyapa Samsat Cimareme: Edukasi Cek Fisik Kendaraan yang Benar, Tanpa Biaya Sepeserpun
Lebih dari Sekadar Pelayanan, Polantas Menyapa Ciptakan Pengalaman Baru di Samsat Cimahi
Lewat Polantas Menyapa, Urus Pajak Kendaraan di Samsat Cimareme Kini Lebih Mudah dan Ramah
Polantas Menyapa, Satlantas Polres Cimahi Terus Hadirkan Pelayanan Humanis di Samsat Cimareme
Warga Sambut Baik Edukasi Samsat dan Keselamatan dari Polantas Menyapa Polres Cimahi
Di Samsat Cimahi, Satlantas Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Bupati Garut Bahas Penanganan Kebakaran dan Penataan TPA Pasir Bajing Bersama Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Viral Video Kericuhan KOD Cup U-23, Adanya Kabar Korban Meninggal Dipastikan Tidak Benar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:41 WIB

ChiMa 2026 Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Bagi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Bupati M. Yamin: Jangan Sampai RDTR Hanya Baik di Atas Kertas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Baru 12 dari 147 Dokumen Terunggah, Sekda Bartim Minta OPD Percepat MCSP-R

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Ditargetkan Rampung Desember ini, Proyek Flyover Pusdikpom Cimahi Kembali Digarap

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Bupati Garut Pastikan Pelayanan Isbat Nikah Beri Kepastian Hukum bagi Keluarga

Berita Terbaru

Kadis DPMD, Dudi Supriadi, bersama Camat Batujajar Andi M Khitmat dan pejabat lainnya dalam acara pelantikan anggota BPD periode 2026-2034 di Aula Kantor Koperasi Desa Merah Putih, Desa Batujajar Timur, pada Rabu (15/10/2026

Daerah

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:55 WIB